Review Krim Penumbuh Jambang & Rambut Kekinian Wak Doyok

Siapa nggak kenal dengan salah satu obat ganteng penumbuh jambang yang berasal dari Malaysia? Berkat promosi dan marketing yang ciamik melalui berbagai konten di social media. Penumbuh rambut dan bulu yang bernama Wak Doyok langsung tenar! Bukan cuma brandnya tapi yang bikinnya juga tenar, bahkan sang pembuat yang juga dijadikan brand ambassador, kalau krim penumbuh rambut dan jambang ini berkhasiat, acap kali hilir-mudik diberbagai media dengan wajah berjambangnya. Lalu apakah krim kekinian ini benar-benar berkhasiat menumbuhkan rambut dan bulu?

review krim wak doyok

Bentukan packegingnya sih biasa saja, bahkan kotaknya box terkesan amat start up. Krim Wak Doyok di import langsung dari negeri tetangga, kita bisa lihat alamat pabrik serta harga di berbagai negara dan entah kenapa sekalipun dari negeri seberang saja, harga krim Wak Doyok ini paling mahal ya di Indonesia? Buat yang pengen berjambang kudu merogoh kocek sebesar IDR 200.000 namun harga ini bisa berbeda-beda di setiap reseller.

Begitu saya lihat bahan-bahan krim start up ini, lumayan kaget juga karena mostly bahan-bahannya memang sudah lama dikenal sebagai obat untuk menebalkan dan menumbuhkan rambut, salah satunya kemiri dan dalam box ditulis buah keras (bahasa malay). Jadi intinya Wak Doyok itu adalah semacam obat atau kosmetik tradisional yang dikemas dalam packeging kekinian dan sejujurnya mau bikin sendiri pun bisa loh. 

Lalu pertanyaan sejuta ringgit adalah, bagaimana khasiatnya? Terus terang saya beli di sebuah online shop terkemuka dan sudah tiga bulan lebih memakainya, hanya saja nggak buat jambang! Ogah banget dah, tapi buat alis. Bukan apa-apa, soalnya alis sebelah kanan-sama kiri beda, yang satu tebel sementara satu lagi tipis banget. Jadi  dua kali sehari sekali, diolesin ke alis sebelah kanan, terus dipijit-pijit ringan. Kalau ada yang udah pernah pakai kemiri pasti inget dong, tangan pasti pada cemong kena kemiri, nah! Krim Wak Doyok juga, tangan jadi warna ungu kalau abis pakai ini, jadinya kudu cuci tangan. wanginya juga enak dan mirip banget sama wangi jintan hitam, karena memang jintan hitam salah satu bahan krim ini.

review krim penumbuh jambang dan rambut wak doyok

Khasiat?
Setelah tiga bulan pemakaian, saya notice kalau krim Wak Doyok ini sesuai dengan bahan-bahan yang dipakainya, maksudnya Wak Doyok itu nggak menumbuhkan bulu atau rambut, melainkan mempertebal dan melebatkan saja. Efeknya sama dengan kemiri yang sudah terlebih dahulu, dipakai orang banyak. Jadi nggak bisa tuh, menumbuhkan rambut atau bulu di bagian kulit yang memang nggak ada bulunya. Banyak yang bilang kalau krim ini sukses menumbuhkan jambang, ya memang pasti tumbuh. Sebab kulit wajah pria memang ditumbuhi bulu-bulu tipis karena hormon tosteteron, dan Wak Doyok membantu bulu-bulu tipis ini untuk menjadi lebat, ingat melebatkan bukan menumbuhkan, Jadi kalau wajah memang mulus banget atau sama sekali nggak atau bulunya maka nggak bakal bisa tumbuh jambang.

hasil pakai krim wak doyok

Note:
Buat pria kalau mau pakai Wak Doyok pastikan dulu punya bulu-bulu tipis nggak? Salah satu cara untuk memastikan kalau wajah punya bulu-bulu tipis adalah dengan rajin menshavingnya. Sebab bulu-bulu tipis di wajah akan tumbuh lebih tebal kalau sering di shaving, ketika bulu-bulu tipis di wajah sudah terlihat jelas baru dah olesin tuh Wak Doyok rajin-rajin ampe  bisa sebelas dua belas ama Osama Bin Laden.

 Baca Juga : Review Original Source : Wanginya Nendang Banget
 Baca Juga : Review Nature Republic :Bikin Wajah Mirip Boyband Korea

2 comments:

  1. Jadi intinya, puas nggk min buat nebalin alis, mau nebalin alis juga soalnya tpi ragu2

    ReplyDelete