Follow by Email Untuk Ebook Novel Gratis

Review The Sun Is Also a Star : Plot Tipis dan Adaptasi Gagal

Related Posts
Film The Sun Is Also a Star ini udah lama masuk list must watch saya karena bukunya, sempat nghype di hampir semua akun bokkstagram. Sayangnya The Sun Is Also a Star ini nggak masuk bioskop lokal jadi, kudu sabar nunggu bluray. Kalau dari segi cerita memang nggak menawarkan sesuatu yang baru sebab, plot The Sun Is Also a Star ini sama seperti six degrees of separation bahkan, The Sun Is Also a Star bisa dibilang versi cinta dari six degrees of separation.

Review film The Sun Is Also a Star

Gagal di Box Office
Adaptasi dari buku populer plus muncul Charles Melton aka Reggie mantle dari serial Riverdale. Film The Sun Is Also a Star diprediksi bakal booming! Tapi, nyatanya The Sun Is Also a Star malah gagal di box office padahal budget film The Sun Is Also a Star tergolong low banget cuma $7 juta dollar saja. Bahkan hampir nggak bisa balikin modal awal, kalau nggak ditambah pemasukan dari DVD bluray dan streaming.

Gagal Adaptasi dan Plot Tipis
Kok bisa film The Sun Is Also a Star ini ambruk di pasaran? Setelah saya tonton wajar saja sih karena,  film The Sun Is Also a Star ini menderita gagal adaptasi sebab, plot cerita tipis banget! Bahkan banyak beauty scene ditambah lagu-lagu kece dimasukan ke dalam film ini. Padahal durasi film cuma 1.40 menit saja bayangkan kalau semua beauty scene romantis dan beauty scene kota New York dihapus bisa cuma satu jam saja. 

Plot tipis diperparah dengan banyak flashback scene, buset dah! Udah tempelan beauty scene bejibun masih juga disuguhin flashback scene. Bayangkan cuma punya satu hari buat bikin cewek jatuh cinta tapi, nggak kerasa banget tuh aura deg-degan sama keburu-burunya, malah durasi 1.40 menit kerasa membosankan.

Kita juga nggak bisa simpatik sama karakter Daniel Bae dan Natasha. Karena dua-duanya missleading banget! Bayangkan Natasha yang keluarganya imigran miskin dari Jamaica tapi, gaya kece dan perlente bak tinggal di 5th avenue saja kemudian, Daniel Bae keluarga imigran Korea yang punya toko rambut khusus black people. Konlfik di keluarganya serasa hambar dan kakanya sama sekali nggak mirip orang Korea, itu mah orang Chinese please! Plot tipis bikin kedua karakter utama nggak bisa berkembang, jangan heran kalau chemistry Daniel dan Natasha malah kerasa janggal banget beud! Kek maksa buat fall in love dalam satu hari.         

Sinematografi Kece Abis!
Terlepas dari gagal adaptasi, film The Sun Is Also a Star punya kelebihan di sinematografi. Sumpah sinematografi film ini itu kece badai, padahal perkotaan tapi semuanya apik dan colornya pas banget. Bahkan, sinematografi indoornya pun keren, pas adegan di dalem karaoke pun simatografinya nampol antara natural light sama ambience colour Riverdale getuh.

Review film The Sun Is Also a Star

Menurut saya film The Sun Is Also a Star ini, lebih pas buat Netflix ketimbang layar lebar. Sayang banget screen writernya nggak ngerti gimana ngangkat cultural mix antara cewek kulit hitam sama cowok asia yang ada, malah gambar bagus tapi, cerita hambar banget.  

Related Post

Alasan Kenapa Saya Parno Dengan Mi Account dan Xiaomi Cloud?

Related Posts
Untuk para pengguna Xiaomi pastinya hapal jika brand ini, mempunyai fitur dan layanan yang mirip Iphone dengan icloudnya. Xiaomi punya Mi account dan Xiaomi cloud buat para penggunanya. Sebenarnya, haruskah kita menggunakan Mi account dan Xiaomi cloud ini pada saat menggunakan smartphone dari Xiaomi? kalau secara peribadi saya sih lumayan parno, kok bisa begitu? Mari kita simak penjelasan kenapa saya nggak pernah mau log-in ke Mi account dan Xiaomi cloud, apa lagi sampai back up semua data ke Xiaomi cloud.

Xiaomi diretas China

Fungsi Mi account dan Xiaomi cloud

Sebenarnya apa sih fungsi dari Mi account dan Xiaomi cloud?  Mi account diharuskan agar kita bisa mengakses Xiaomi cloud dan fungsi Xiaomi cloud sendiri kurang lebih sama dengan icloud, dimana kita bisa menyimpan kontak, foto, seting dan backup berbagai data  via cloud. Selain itu dengan mengaktifkan Xiaomi cloud, kamu bisa tracking smartphone. Xiaomi cloud memberikan akses pada fitur find device, andai kata smartphone Xiaomi kamu dicopet maka bisa dengan mudah mengetahui lokasi serta mengamankan data-data di dalamnya. 

Mi account dan Xiaomi cloud pun berfungsi banget, kalau kita ganti smartphone. Cukup login ke Xiaomi cloud maka semua setingan dan data, bisa dipulihkan ke smartphone lain tanpa harus pusing mindahin data satu persatu dan seting ulang smartphone baru kamu.

Kenapa Saya Nggak Berani Pakai Mi account dan Xiaomi cloud?

saya sendiri sudah terbiasa dengan icloud tapi, untuk Mi account dan Xiaomi cloud sama sekali nggak pakai. Kenapa? Karena ada isu thrust dengan brand asal Tiongkok ini. Kita semua sudah tahu bagaimana negara China dalam menghadapi privacy data, sebagai negara komunis dengan partai tunggal. China sama sekali nggak menghargai privacy semua warganya. Dan saya yakin 100% kalau negara China punya kewenangan untuk bisa mengakses semua data dari brand Xiaomi demi kepentingan negara. 

Lalu bagaimana dengan Icloud dari Iphone bukankah sama saja? Memang benar Iphone pun mengintip data kita namun, itu hanya sekadar untuk customize iklan yang akan tampil di berbagai apps bukan data kita secara keseluruhan. Sebab Iphone berasal dari Amerika yang mempunyai privacy policy untuk customers. Masih ingat dengan kasus Facebook dan Google yang disidang oleh dewan perwakilan Amerika karena diduga mengintip data para penggunanya?

Sementara untuk Xiaomi, mana mungkin disidang oleh pemerintah China karena mengintip data penggunanya? Justru pemerintah China akan memanfaatkan brand ini untuk mengumpulkan berbagai data demi kepentingan negara komunis tersebut. Pastinya, banyak yang bilang brand Xiaomi ketika memasuki negara lain bakal mematuhi privacy policy untuk customers. Memang betul on paper brand Xiaomi berkewajiban mematuhi privacy policy namun, apakah kamu yakin pemerintah China nggak minta buat ngintip data-data?  

Xiaomi di Amerika dan Eropa

Xiaomi sendiri di Amerika dan eropa berada dalam rules yang ketat, salah satunya dengan restricted provider and carrier serta penyesuaian google. Artinya produk Xiaomi yang dijual di Amerika dan eropa harus dapat certified by Google with native Google Android. Xiaomi versi ini sudah dipastikan oleh google dan pemerintah setempat aman dari proses mengintip sementara, di Indonesia justru sebaliknya, Xiaomi bisa leluasa lenggak-lenggok dengan ROM asli yang kita nggak tahu isinya apa saja? 

Tentunya masih ingat dengan kasus Huawei yang ditendang dari Amerika dan dilarang pakai OS android bukan? Hal ini disebabkan perangkat Huawei dirasa nggak aman oleh pemerintah U.S dan nggak punya versi certified by Google with native Google Android. 

China retas Xiaomi Cloud

Maka dari itu saya lumayan parno dan nggak aktifkan Mi account dan Xiaomi cloud sekalipun pakai Redmi 7A. Padahal kalau dipikir-pikir, saya juga bukan siapa-siapa dan apa sih yang bisa diintip dari data saya? Palingan cara dapetin kouta gratis dan donlot pelem gratis. Tapi gimana kalau yang pakai Xiaomi orang penting? 

Related Post

Cara Menghilangkan Iklan di Redmi 7A Tanpa Root

Related Posts
Salah satu penyakit Redmi 7A adalah banyaknya iklan yang bertebaran di user interface, sebagian besar iklan ini disisipkan ke dalam user interface aplikasi yang sering kita pakai seperti, music player, video player bahkan pada tampilan home screen shortcut. Lama-lama bikin kesal, apa lagi kalau iklan yang tampil adalah iklan lokal seperti aplikasi judi lokal yang gambar-gambarnya cewek seksi, belum lagi pas di video player kadang suka maksa kita untuk nonton video yang entah dari mana. 

Iklan di Dalam Interface Aplikasi Redmi 7A

Tapi Xiaomi masih baik karena iklan di Redmi 7A, cuma tampil di user interface bukan pop up seperti brand sampah Advan. Karena iklan-iklan ini tampil di bloatware dari Xiaomi, sahya kira tadinya Redmi 7A ini harus di root terlebih dahulu. Ternyata setelah riset, untuk bisa menghilangkan iklan di Redmi 7A cukup men-nonaktifkan saja aplikasi MSA.

Apa Itu Aplikasi MSA dari Xiaomi?

Apa itu aplikasi MSA? Sebuah aplikasi besutan Xiaomi yang kerap kali disematkan di smartphone murah mereka seperti Redmi 7A. MSA apk ini berfungsi sebagai push notifikasi untuk menampilkan iklan di dalam Redmi 7A, untuk menghapus aplikasi MSA harus di root terlebih dahulu nggak bisa langsung uninstal. Untungnya aplikasi ini bisa dihentikan fungsinya secara langsung.    

Cara Menon-aktifkan Aplikasi MSA

cara menghilangkan iklan di redmi 7A

Untuk menghilangkan iklan di Redmi 7A cukup pergi ke setting - manage apps - cari aplikasi msa. Kalau nggak nemu langsung saja ketik di kolom search msa nanti akan muncul sendiri. 

aplikasi msa di xiaomi

Cara mematikan aplikasi msa di Redmi 7A adalah dengan turn off data di bagian restric data usage. kalian juga bisa menghentikan dengan force close walaupun ada yang bilang, aplikasi msa ini kalau di force close bikin beberapa bloatware nggak jalan. Setelah itu redmi 7A sudah bersih dari iklan-iklan yang menganggu di beberapa aplikasi bawaan atau bloatware.

aplikasi msa di xiaomi

Sebenarnya selain menganggu, apa sih fungsi kita mematikan msa sehingga nggak ada lagi iklan? Ingat msa adalah push notification yang menarik iklan dari luar ke dalam Redmi 7A. Artinya msa menggunakan kouta tanpa kita ketahui, belum lagi msa ini bukan sekadar push notification karena, dari file size sebesar 14MB terlalu besar untuk sebuah aplikasi push notification. Saya mencurigai msa ini mempunyai tugas lain seperti mengumpulkan data-data dari pemakaian handphone sebab, selama ini iklan di Redmi 7A yang muncul di bloatware nggak sama dengan minat atau history browser saya. Iklannya random banget seolah acak tapi, untuk aplikasi yang menarik iklan secara random nggak perlu sampai sebesar 14MB. 

iklan di redmi 7A
Berikut tampilan bloatware di Redmi 7A yang sudah bersih dari iklan, biasanya iklan selalu muncul pada ketiga bloatware ini yakni, shortcut home screen, music player dan Mi video player. 


    

Related Post

Review Ala Kadar Redmi 7A, Smartphone Hebat Harga Satu Juta Saja.

Related Posts
Setelah Iphone SE mengalami kerusakan dan selalu restart maka, nggak ada pilihan selain lem biru alias beli baru. Tadinya pengen balik ke Iphone lagi tapi, berhubungan sedang bokek apalah daya harus melipir ke android. Dan pilihan saya dengan budget seadanya jatuh pada Redmi 7A, smartphone ini bisa tuker guling sama Iphone SE tanpa biaya tambahan loh. Setelah hampir satu bulan beradaptasi dengan android, akhir saya tulis review Redmi 7A ini walaupun, smartphone murah namun, Redmi 7A ini bisa dibilang nggak murahan dan jangan harap review detail yah karena, Redmi 7A ini bukan produk baru jadi, sudah banyak review detail yang bertebaran. Saya cuma mau review secara singkat saja.   

Review Redmi 7A Indonesia


OS 9 yang Mirip iOS 13.4

Yang pertama jadi pertahian saya adalah OS versi 9 yang ternyata mirip banget sama iOS 13.4. Terus terang saya rada kaget juga sih, soalnya terakhir pakai android adalah versi 6 atau marshmallow. Mulai dari swipe kanan buat balik sampai adanya quick ball yang niru assistive touch, full screen mode pun sama seperti iOS. Sayangnya setting OS android versi 9 ini ribet banget, beda dengan  iOS 13.4 yang simple. Butuh beberapa lama buat saya dalam mempelajari setingan  OS android versi 9 sementara waktu pertama kali pakai Iphone, cepet banget belajar iOS. 

OS versi 9 ternyata smooth banget, beda jauh sama versi 6 atau marshmallow yang lemot dan suka ngehang. Perpindahan dari satu apps ke apps lain nggak ada kendala, padahal RAM Redmi 7A cuma 2GB. Beda waktu zaman marshmallow dengan RAM 3GB saja, suka lemot dan bahkan sering force close.  Sayangnya Redmi 7A ini masih punya penyakit khas android yakni, tetap harus clear cache! Biasanya ada notif pas cache sudah menumpuk sementara Iphone dengan iOS-nya nggak perlu clear cache. 

Selain OS versi 9 Redmi 7A ini pun punya sistem ROM MIUI Global 11.0.7 dengan berbagai fitur bawaan dari Xiaomi. Secara user interface sih masih kalah dengan Iphone yang clean dan sleek, belum lagi ROM Redmi 7A ini dijejali berbagai bloatware yang mengandung iklan. Namun, beberapa fitur seperti second space, lock apps dan lampu led bikin Redmi 7A ini berhasil keluar dari kategori smartphone murah miskin fitur. 

Overall, Redmi dengan RAM 2GB dan  OS android versi 9 ini gesit serta mulus, semua aplikasi berat semisal Trello dan Google doc bisa terbuka dengan sempurna. kalau tanya game semisal pabji dkk, mohon maap saya bukan bocil jadi nggak main. Qualcomm SDM439 Snapdragon 439 yang disematkan ke dalam Redmi 7A ini memang dikhususkan untuk multi tasking dan power saving bukan untuk best performance

Dengan memori yang cuma 16GB Redmi 7A ini, memaksa saya untuk mikir dua kali untuk instal apps sebab, memori 16GB android berbeda dengan 16GB Iphone. Memori android bakal cepat penuh dikarenakan, sistem android dengan cache-nya. Dalam sehari pemakaian normal saja, cache yang saya hasilkan berkisar 700MB - 800MB bayangkan untuk pemakaian seminggu. Untungnya penyimpanan video dan foto bisa dipindahkan ke SD card dan ada fitur clear cache while lock.

Kualitas Foto Seadanya

Kualitas foto dengan embel-embel AI ini seadanya dan cuma bagus di siang hari dengan, kamera belakang 13MP hasilnya nggak sebanding sama Iphone SE yang cuma 12MP walaupun bukaan dan sebagai di Redmi 7A nggak bisa dibandingkan sama Iphone SE. Fitur AI foto baru pertama kali saya pakai di android, dimana foto akan menyesuaikan dengan objek, kalau dulu kita harus pilih manual untuk setingan berbagai kondisi. 

UI interface kamera Redmi 7A pun sama dengan Iphone cuma minus slow mo saja, digantikan dengan fitur PRO. Yang mana setelah saya coba, hasilnya cuma mencerahkan foto bukan memperjelas detail. Mending pakai  filter sekalian, ketika diproses editing. Kamera depan yang 5MP lebih parah, untuk fokus saja butuh beberapa detik dan kualitasnya standar banget. Sementara untuk video sudah 1080p baik depan maupun belakang, sayangnya cuma berjalan di 30fps saja.  

hasil foto malam hari Redmi 7A

kualitas foto Redmi 7A


Redmi 7A ini punya beberapa kekurangan yang dirasa lumayan menganggu, seperti :
1. Automatic brightness yang kacau banget. Pas di dalam ruangan kontras langsung menurun sampai layar kelihatan gelap banget, saya harus seting kontras layar manual. 
2. Terus setingan notifikasi di lock screen yang super duper ribet! Parahnya, notifikasi ini nggak bisa stay di lock screen jadi, kalau swipe ke bawah dari notification bar langsung hilang tuh notif di lock screen, padahal cuma diintip sama sekali nggak dibuka. 
3. Redmi 7A ini juga nggak punya fast charging jadi, kalau ngecash kudu nunggu lama banget. Mana baterainya sampai 4000 mAh
4. Kualitas foto yang standar  
5. Memori yang cuma 16GB dan kudu di root kalau mau mindahin apps ke SD card.

Kalau dibandingkan sama Iphone SE memang jauh tapi, saya nggak menyesal membeli Redmi 7A untuk pemakaian sehari-hari karena selain hemat baterai untuk seharian, Redmi 7A ini pun gesit dalam membuka berbagai apps yang saya butuhkan, nggak ada lagi kata lemot. Kualitas foto yang ala kadar dan setingan yang bikn mumet, dirasa bukan kekurangan berarti. Apa lagi kalau disandingkan dengan harga yang cuma satu juta rupiah saja.    


Related Post

Review Citra Fresh Glow Multifunction Gel Bright UV

Related Posts
Nemu produk baru yang mengandung UV nih, namanya Citra Fresh Glow Multifunction Gel. Belum lagi harganya terbilang ramah di kantung, cuma IDR 25.000 saja loh untuk kemasan 180ml dan menurut saya termasuk ekonomis. Yang menarik perhatian pertama kali adalah packeging yang ok banget dan tersedia dalam banyak varian bahkan, sepintas terlihat seperti produk makanan. Iseng saya lihat, ternyata Citra Fresh Glow Multifunction Gel adalah face and body lotion gel tapi, nilai jual utama yang bikin saya beli adalah bright UV karena selama ini kalau beli produk buat badan dan wajah pasti harus selalu ada UV. Maklum buruh korporat yang harus lewat jalanan Jakarta saban hari, butuh perlindungan maksimal dari terik matahari ibu kota.

Review Citra Fresh Glow Multifunction Gel Bright UV


Sebenarnya Citra Fresh Glow Multifunction Gel Bright UV ini fungsinya buat apa sih? Citra Fresh Glow Multifunction Gel berfungsi sesuai dengan namanya yakni Multifunction Gel. Jadi dengan harga 25 ribu rupiah kita bisa dapet, pelembab dan bright UV (bukan sun block) Citra Fresh Glow Multifunction Gel bakal melembabkan kulit kering sekaligus memberikan perlindungan minimal dari efek buruk sinar matahari. Itu sebabnya, disebut bright UV bukan sun screen maupun sun block, Citra Fresh Glow  nggak bisa dipakai terlalu lama di bawah paparan sinar matahari. 

Saya sengaja pilih Citra Fresh Glow Multifunction Gel Tomato Bright UV karena nggak pernah nemu produk yang mengandung tomat plus pomerade, jadi iseng saja buat pertama kali coba. Selain itu baunya juga pas banget, nggak terlalu kenceng dan cepat hilang. Produk ini mengandalkan pomegranate essence untuk perawatan kulit dan tomato essence untuk melawan efek buruk sinar matahari. kalau dilihat sepintas memang mirip sama produk body shop, apa lagi dengan 0% alcohol. Tapi, kalau kita baca ingredients nggak bisa juga dibilang 100% natural. 

lalu setelah dicoba Citra Fresh Glow Multifunction Gel Tomato Bright UV lumayan mengejutkan karena, gelnya adalah water based jadi nggak lengket dan langsung meresap. Pas banget buat bagian kulit yang kering seperti sikut, leher dan kaki. Sayangnya, begitu dipakai untuk wajah simsalabim dalam sekejap wajah saya langsung kering. Padahal kulit wajah saya cenderung berminyak loh, begitu pakai Citra Fresh Glow Multifunction Gel Tomato Bright UV, entah kemana itu minyak di wajah sampai kering dan kulit terasa kencang.

Embel-embel  Multifunction Gel ternyata punya efek yang nggak terlalu bagus sebab, fungsinya sebagai pelembab dan Bright UV jadi cuma setengah-setengah. Begitu dipakai pada bagian kulit yang kering Citra Fresh Glow Multifunction Gel Tomato Bright UV nggak bisa bertahan lama bikin kulit lembab dan untuk Bright UV pun seperti yang sudah dijelaskan, nggak bisa dipakai lama di bawah paparan sinar matahari. Paling dalam sejam saja, kulit udah kerasa kering dan imbasnya, kudu berkali-kali oles biar kulit kembali terasa lembab. Mau nggak mau,  Citra Fresh Glow Multifunction Gel Tomato Bright UV bakal cepet banget habis, pantesan harganya cuma 25 ribu bisa dapet 180ml. 

 Citra Fresh Glow Multifunction Gel Tomato Bright UV

Saya nggak bisa bilang Citra Fresh Glow Multifunction Gel Tomato Bright UV bagus atau jelek tapi, demi efek praktis dan multifungsi produk ini jadi nggak terasa. Beda seperti produk cream atau pure gel, kita pasti bisa merasakan efeknya lama sehingga yakin kalau kulit dalam perlindungan. Kelemahan Citra Fresh Glow Multifunction Gel Tomato Bright UV adalah, nggak bisa kasih good felling karena cepat meresap dan kita bakal merasa harus selalu berulang-ulang memakai produk ini. 



Related Post

Review Muriel's Wedding Film Wajib Untuk Perempuan Insecure

Related Posts
Pertama kali saya lihat Muriel's Wedding adalah waktu SMU di televisi pas jam tayang tengah malam, awalnya saya nggak tahu film tentang apa tapi, satu hal yang bikin saya nonton dari awal adalah tokoh utama Muriel's yang fans berat lagu ABBA dan dari awal film banyak banget lagu ABBA diputer dari dancing queen sampai fernando.

review muriel's wedding

 Muriel's yang Insecure
Murie'ls sendiri merupakan film komedi romantis tahun 1994 dari Australia dan film besar pertama bintang Toni Collete. Muriel's dikisahkan sebagai perempuan yang gendut dan bodoh, dimana lingkungan sekitarnya justru terus menjatuhkan kepercayaan diri Muriel's. Sang ayah kerap berteriak Muriel's pengangguran dan bodoh sementara teman-temannya nggak mau berteman, karena Muriel's gendut dan jelek.

Karena terus dijatuhkan oleh orang-orang sekitarnya, Muriel's kerap berbohong dan melakukan hal nekad agar bisa dianggap 'pantas' mulai dari mencuri baju sampai berbohong punya tunangan. Selain itu, Muriel's pun punya obsesi nggak sehat untuk bisa married karena, ia berpendapat bahwa dirinya bisa berubah dan jadi lebih baik kalau menikah.

Dari sinilah semua masalah Muriel's berasal, terus berbohong dan terobsesi untuk menikah karena ingin jadi pribadi yang lebih baik. Muriel's membenci dirinya sendiri yang gendut dan bodoh. 

Why I Love This Movie
Film Muriel's ini begitu membekas diingatan selain jalan cerita yang kena banget, Muriel's Wedding juga punya beberapa momen buat ketawa. Selang beberapa tahun tepatnya setelah saya bekerja, mulailah mencari versi bluray dan akhirnya ketemu. Entah sudah berapa saya lihat film ini karena, temanya memang nggak lekang oleh waktu bahkan masih relevan sampai sekarang.

review muriel's wedding
Muriel's akhirnya berhenti berbohong dan sadar kalau dirinya nggak berubah jadi lebih baik. Ia akhirnya menerima dirinya apa adanya. Nggak perlu berusaha agar diterima lingkungan dan orang-orang sekitar, cukup cari yang mau nerima apa adanya.

Muriel's Wedding ini ngajarin buat nerima diri kita apa adanya, nggak perlu berbohong apalagi sampai mati-matian buat bisa diterima sama lingkungan sekitar. Cukup cari lingkungan dan orang-orang yang mau nerima kita apa adanya dan itu yang bisa bikin bahagia. 


Baca Juga : The Flaminggo Kid Film Coming Age Cerdas 1984
Related Post

Penyebab dan Cara Mengatasi Iphone Restart Terus

Related Posts
Dua minggu lalu, Iphone SE 64GB saya tiba-tiba saja, restart terus menerus sampai habis baterai. Iphone restart terus menerus ini, hanya punya jeda waktu beberapa menit untuk berfungsi secara normal. Dan bikin saya panik! Karena selama ini mengira Iphone anti rusak, apalagi umur Iphone SE yang saya miliki belum genap satu tahun. Jadi kenapa Iphone restart terus menerus?


Nggak mikir panjang, saya  segera pergi ke tukang service langganan dan minta dicek serta dicarikan solusi terbaik, setelah dicek selama beberapa jam bahkan, sampai bongkar body akhirnya, tukang service saya nggak bisa menemukan masalah di baterai maupun kabel-kabel fleksibel. Jadi akhirnya Iphone SE saya di instal ulang iOS 13.4 dan berhasil! Iphone kembali sehat nggak pake restart terus menerus.

Sayangnya setelah saya pulang dan charge, Iphone SE kembali restart terus menerus dengan rentan waktu sekitar 15 menit dan 30 menit dalam keadaan nggak dicharge. Sialnya lagi, Iphone SE ini nggak bisa balikin beberapa data dari iTunes? Ketika saya restore hanya aplikasi saja yang berhasil kembali namun, foto dan video sama sekali nggak bisa balik ke gallery, belum lagi setingan folder pun nggak balik, jadinya aplikasi tersebar berantakan.

Akhirnya saya pun kembali ke tukang service dan setelah diperiksa, Iphone SE mengalami kerusakan hardisk sehingga nggak mungkin untuk diperbaiki. Solusinya adalah dengan ganti hardisk dan harga hardisk Iphone SE adalah Rp 750 ribu, itu pun nggak ada jaminan bakal awet karena bisa saja 4 atau 5 bulan bakal kembali restart terus menerus. Akhirnya atas saran tukang service langganan, saya pun berat hati menjual Iphone SE.

Penyebab
Menurut tukang service, Iphone SE saya sering dipakai sampai over heat dan dalam keadaan tercolok charger. Memang saat pertama kali restart, Iphone SE dalam keadaan panas sebab, sedang dipakai main game ringan Pokemon Home sedangkan dipakai dalam keadaan tercolok charger amat sangat jarang. 

Iphone SE saya belakangan memang panas karena, dipakai dalam jaringan 4G biasanya saya pakai 3G dan itu sudah cukup sebab jaringan 3G di Iphone cepat, beda sama 3G di android. Sungguh disayangkan Iphone dengan reputasi berkualitas tinggi, bisa keok hanya gegara sering dipakai dalam keadaan panas. 

Cara Mengatasi
kalau Iphone kalian restrat terus menerus, yang pertama dilakukan adalah mencari penyebabnya. Coba diingat kapan dan dalam keadaan apa, Iphone kalian pertama kali restart terus menerus. Kalau dalam keadaan normal, nggak tercolok charger ataupun panas.

Ke Tukang Service
Coba ke tukang service, biar dilihat apakah ada kerusakan di baterai dan kabel fleksibelnya.

Reset
Kalian coba reset ulang tapi, sebelumnya jangan lupa untuk back up di iTunes atau iCloud. Kalau setelah di-reset masih juga restrat terus menerus, coba diinstal ulang iOS. Ini adalah langkah terakhir untuk menyelamatkan Iphone. 


Lalu gimana, kalau setelah di instal ulang iOS tetap saja restrat terus menerus? Maka Iphone kalian bermasalah di hardisk. Kalau kekeuh pengen diservice silahkan tapi, ingat harga hardisk KW saja Rp 750 ribu apalagi hardisk resmi di iBox

  

Related Post

Blog Archive

Search This Blog

VIVA ID

Popular Artikel

Label Artikel

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Highlights

Review Mini Air Cooler, Pas Banget Buat Kamar Kost

Enam tahun yang lalu saya pernah mereview air cooler yang pada waktu itu digunakan untuk kamar kost dan seharga nyaris satu juta rupiah.  ...

Powered by Blogger.

.

.

Total Pageviews