Facebook Me

download untuk Gramedia digital best romance novel

Pokémon Brilliant Diamond and Shining Pearl Masih Enjoyable

Akhirnya game pokemon terbaru keluar Pokémon Brilliant Diamond and Shining Pearl dan saya sudah main selama kurang lebih hours 20. Awalnya sempat pesimis sama Pokémon Brilliant Diamond and Shining Pearl ini karena, dari pertama leak grafisnya downgrade banget ketimbang Sword and Shield artnya sama. Terus banyak banget komentar negatif tentang Pokémon Brilliant Diamond and Shining Pearl gak hype seperti Sword and Shield jadi mikir dua kali sebelum beli gamenya. Tapi, gimana udah poke freak semenak sekolah dasar jadi dicoba sajalah Pokémon Brilliant Diamond and Shining Pearl ini.

review pokemon brilliant diamond


Grafis ampas.

Memang gak ada ekspetasi apapun terhadap Pokémon Brilliant Diamond and Shining Pearl begitu main, grafis dengan chibi art samsek gak terlihat istimewa malah bikin serasa main NDSi lagi. Sekalipun banyak banget pembaharuan grafis seperti, grafis seluruh move yang baru dan semua NPC lalu background yang bergerak sesuai timeline sunrise dan sunset lumayan bikin Pokémon Brilliant Diamond and Shining Pearl terlihat sedikit lebih fresh.   

Storyline sama saja tapi enjoyable

Dari segi storyline juga sama saja Pokémon Brilliant Diamond and Shining Pearl ini, 100% sama seperti Pokemon Platinum, Diamond and Pearls paling ada beberapa cut scene yang baru. Tapi, plot cerita dengan team galactic ini jauh lebih seru ketimbang storyline membosankan Sword and Shield. Ada pembaharuan di gameplay super contest dan underground dan ini gak bisa dibilang remeh sebab, super contest dan underground buat saya adiktif, apalagi main online sama orang lain. 

Lalu ada fitur baru force XP dimana semua pokemon akan otomatis kebagian experiences walaupun gak ikutan battle. Ini ada minus dan plusnya sih, pastinya bikin gampang banget buat leveling dan penuhin pokedex. Ini ngebantu banget semua anggota tim pokemon biar punya level yang sama, sayangnya force XP ini gak bisa dimatikan. Jadinya baru gym ke ketiga aja semua pokemon udah over leveling. Untungnya competitive battle di Pokémon Brilliant Diamond and Shining Pearl kerasa banget, jadi status move seperti growl, charm etc bakalan kerasa banget efeknya dan gak bikin gampang one hot KO kecuali over levelingnya parah jompang banget.

Overall masih lebih worth it ketimbang Sword and Shield

Overall Pokémon Brilliant Diamond and Shining Pearl ini masih enjoyable! Masih bagus tapi, gak wah! Dan yang lebih jelas Pokémon Brilliant Diamond and Shining Pearl ini lebih entertaining ketimbang Sword and Shield yang mana main 10 menit saja mata udah ngantuk sementara Pokémon Brilliant Diamond and Shining Pearl malah sampai baterai switch habis gak ada bosennya. Well done Pokémon Brilliant Diamond and Shining Pearl akhirnya gak nyesel main game pokemon lagi. 



Perlu diingat kalau Pokémon Brilliant Diamond and Shining Pearl hanya sekedar remake untuk mengisi jeda waktu dua bulan sebelum launching Pokemon Legend Of Archeus padahal kalau mau usaha dikit saja, tinggal dikasih storyline baru ini Pokémon Brilliant Diamond and Shining Pearl pasti mantap.

Baca Juga : Pokemon Sword and Shield Yang Super Garing

Baca Juga : Review Nexomon Game Clone Pokemon Terbaik

Baca Juga : Review Monster Hunster Story : Wing Of Ruin

Related Post

Review Rexus KM9 Wireless Keyboard, Baterai Cuma Tahan Sehari!

Berhubung lagi WFH saya memutuskan untuk membeli sebuah mekanikal keyboard yang aesthetic banget dan sering wara-wiri instagram aesthetic study. Brand wireless keyboard ini adalah rexus dengan tipe KM9 setelah explore sana-sini di marketplace akhirnya dapat juga Rexus KM9 dengan mumer di toko hijau. Sumpah awalnya seneng banget bisa dapet wireless keyboard retro aesthetic ini tapi, setelah barangnya sampai dan dicoba, ternyata saya cuma menghabiskan uang saja dan menyesal, kenapa bisa begitu?

review rexus KM9

Desain Cantik Banget!

Dari segi desain Rexus KM9 ini bagus banget, bentuk retro dan cantik dengan keycaps mekanikal seperti mesin tik zaman purbakala. Finishing dari material plastiknya pun bagus banget, kelihatan barang mahal getuh. Sizenya compact 305 x106 x 36 mm dengan berat cuma 568 gram saja. 

Cara Pakai Bikin Pusing

Rexus KM9 awalnya bikin saya pusing tujuh keliling karena, dalam box gak ada penjelasan cara pasang dan pemakaian, hanya berisi mouse dengan reciever saja plus satu buah notes guideline yang sama sekali gak kasih tahu cara konek Rexus KM9 ke laptop! Begitu reciever dicolok cuma mouse saja yang berfungsi sementara Rexus KM9 sama sekali gak bisa konek! Sampai sellernya bingung dan berujung saya dikasih nomor service resminya, setelah dikontak barulah saya tahu kalau cara aktifin Rexus KM9 ini harus klik Esc dan + = 

Ngetik Jadi Cepet

75 keycaps Rexus KM9 ini bener-bener responsif dan bikin kita bisa mengetik cepat, ketimbang pake keyboard dari laptop. Jarak antara keycaps lumayan jauh dan ukuran keycaps yang besar, bikin kecepatan mengetik saya meningkat super cepat! Sumpah keycapsnya enak banget dan bakal bikin ketagihan buat ngetik sekalipun, memang keycaps Rexus KM9 ini ribut karena, ada suara ketiknya ...tok...tok...tok. 

Baterai Cuma Tahan Sehari?

Gila langsung seneng dong ketak-ketik sana sini, sampai akhirnya saya sadar kalau Rexus KM9 dengan 2,4Ghz ini membutuhkan daya yang super besar dan dua buah baterai AAA hanya mampu bertahan 24 jam saja. Awalnya saya masih berpikir positif, mungkin baterai jenis lain bakal lebih awet dan setelah mencoba berbagi baterai AAA dari panasonic, alkaline, energizer sampai sony recharge 4300 mAh gak ada satupun yang bisa bertahan lebih dari 24 jam!

Sumpah ribet banget, setiap pagi mau kerja harus ganti baterai dulu atau ngecharge baterai dulu! Lalu saya kontak selebgram study aesthetic yang kerap pakai wireless keyboard retro seperti Rexus KM9 ini. Dia bilang keyboard wirelessnya bisa bertahan lebih dari sehari tapi, memang gak bisa lama seperti dua bahkan seminggu itu gak bisa. I was like dame! Ini Rexus KM9 ujungnya cuma laper mata aja.


Alhasil, Rexus KM9 ini gak saya pakai, bikin kesel kalau lagi kerja tiba-tiba habis baterai. 

Overall menurut saya, wireless keyboard Rexus KM9 ini hampir sempurna dalam segala sisi kecuali, untuk urusan power dan benar-benar gak rekomen untuk dipakai kerja, bayangkan lagi asik ngetik tiba-tiba harus ganti baterai. Ujungnya saya beli lagi retro keyboard aesthetic namun, bukan wireless tapi usb power. Yang bikin heran adalah, kenapa rata-rata keyboard cantik ini powernya gak bisa tahan lama? Dugaan saya wireless keyboard dengan reciever 2,4ghz memang boros banget.


Buat kalian yang mau pake wireless keyboard, mending cari yang koneksinya pake blutooth, jangan reciever 2,4ghz. Lihat saja wireless keyboard iMac pake blutooth dan awet banget! Ini juga yang bikin saya langsung beli karena, dipikir bakal sama seperti wireless keyboard iMac dan ternyata malah buang-buang duit saja. 

Baca Juga : Review Ideapad S145

Baca Juga : HDD Docking Orico Penyelamat HDD Bekas

Related Post

Penulis Wattpad Mati Kutu Ketika Webinar

Jadi saya kemarin ikut sebuah webinar dengan salah satu speakernya adalah seorang penulis wattpad, speaker ini salah satu penulis wattpad yang pertama kali tenar. Kalau soal kualitas karyanya jangan tanya, sekalipun waktu itu sempat viral dan fenomenal tapi, karya penulis ini hancur lebur dicaci maki di Goodreads. Bahkan, bukunya salah satu buku wattpad paling dicaci maki dan dikasih rating satu di Goodreads.

Sumber gambar di sini

Sebenarnya dari awalpun saya sudah gimana getuh lihat dia jadi speaker, secara karyanya amburadul tapi, webinar gratis juga sih, mending nikmati saja dan penulis wattpad ini bukan satu-satunya speaker di webinar itu, masih ada dua orang kreatif lainnya tapi, mereka bukan penulis. Pas saya lihat penulis wattpad yang dulu pas pertama kali terkenal masih bocil nolep, sekarang sudah lumayan dewasa mungkin kuliah atau fresh graduate. 

Penulis wattpad ini saat webinar bukannya memperhatikan host tapi, malah sibuk melakukan sesuatu sepertinya main hape. Jadi ada beberapa momen dimana dia, bertanya ulang, "sorry gak kedengeran bisa diulang," katanya. Tapi yang bikin risih sekaligus ngakak adalah ketidakbecusan dia ketika sesi tanya jawab. Ketika ada pertanyaan teknis perihal menulis, si penulis wattpad ini ngalor-ngidul gak jelas. Bahkan cara menulis yang baik dan benar saja, jawabannya. "kita harus mood! Cara bikin mood gimana? Beda-beda setiap orang ada yang harus pake wangi-wangian ada yang etc." Terus ketika menerangkan plotingan pun seperti gak ngerti, banyak diam dan sesaat hemmm. Duh, untung masih ada dua speaker yang lain, kebayang kalau dia jadi speaker tunggal bisa mati kutu!

Keadaan diperparah saat ada yang tanya, "bagaimana seorang penulis prefesional ketika bukunya terbit tetap saja banyak kesalahan typo etc." Saya langsung ngakak sepertinya ada yang mau nyerang langsung si penulis karena, buku pertama dia yang terbit amburadulnya luar biasa termasuk hamparan typo tak terbatas. Terus si penulis wattpad jawab seperti ini, "itu adalah hal yang biasa, seorang penulis profesonal ketika buku terbit ada typo etc adalah hal yang wajar." Mungkin maksud dia buku pertamanya yang diterbitan oleh sebuah publisher tapi, gak diedit secara profesional kali yah. Karena bagaimana pun juga, gak wajar kalau ada seorang penulis prefesional, apalagi yang sudah mengeluarkan buku berkali-kali, masih saja ada kesalahan kecuali, salah cetak itu baru dimaklumi sebab, proses sebuah buku bisa terbit itu panjang dan harus melewati editor dan proofreaders. Jadi kesalahan seperti typo etc harusnya bukan sesuatu yang wajar. Gak seperti buku si Mbak penulis wattpad ini, cuma dilihat telah dibaca oleh berapa juta orang, terus langsung dah terbit. Jangan lupa covernya pake model instagram yang udah dikartunin.

Sebenarnya, ini bukan pertama kali saya melihat kebodohan penulis wattpad sebelumnya, saya sudah pernah menulis ada penulis wattpad yang ditanya, "kenapa EYD bukunya amburadul dan gak sesuai kaidah bahasa indonesia yang baik dan benar?" dan di jawab dengan pede oleh si penulis wattpad, "saya gak suka baca KBBI atau apapun itu."   

Yah sebenarnya ngakak aja sih sama penulis-penulis wattpad ini sebab, mereka tuh mikirnya karena karya mereka dibaca sama jutaan orang, otomatis mereka adalah penulis berkualitas padahal masih harus banyak belajar.  

Baca Juga : Tiga Hal penyebab Saya Malas Baca Cerita Wattpad

 Baca Juga : Review Dear Nathan Yang Amburadul


Related Post

Review Monster Hunter Stories 2 : Wings Of Ruin Versi Switch

Akhirnya setelah 90 jam bisa juga ngereview Monster Hunter Stories 2 : Wings Of Ruin game ini udah pernah dimainkan di 3DS dan sekarang versi switch yang sudah lama ditunggu-tunggu hadir juga. Versi rpg dari franchise monster hunter ini termasuk game yang lumayan mahal, apalagi beli pas lauching dapet sekitar 700 ribu. Tapi, apakah  Monster Hunter Stories 2 : Wings Of Ruin worth it dengan harganya?

Review   Monster Hunter Stories 2 : Wings Of Ruin  Versi Switch

Gameplay

Sebenarnya sama sekali gak banyak yang berubah dari gameplay  Monster Hunter Stories 2 : Wings Of Ruin , mekanisme tebak-tebakan speed, power dan technical masih dipertahankan dan kita dipaksa buat inget urutan mekanisme, seperti main gunting vs batu. Terus fitur bingo buat nambah, elemen power juga masih ada overall gameplaynya masih sama seperti yang versi 3DS. Satu-satunya yang berubah adalah fitur online, sekarang bisa main online bareng dan ambil misi co-op bareng orang lain. 

Review   Monster Hunter Stories 2 : Wings Of Ruin  Versi Switch

Gameplay  Monster Hunter Stories 2 : Wings Of Ruin  ini simple dan gak bikin pusing, kita cuma butuh ingatan bagus buat mekanisme gunting dan batu, mikirin gimana caranya bisa dapet bingo biar monster kita makin powerfull juga  mayan makan waktu selain itu, ada side quest dll yang bakalan bikin kita sibuk dan main lebih dari 50 jam. Belum lagi buat cari telur dan monster yang kita mau.

Gameplay Monster Stories 2 : Wings Of Ruin ini bakal maksa kita buat selalu upgrade monster karena, semakin jauh dan pindah kota kekuatan monster kita bakal jauh di bawah monster-monster di daerah baru. Selain itu, upgrade armor dan weapon pun wajib kalau gak mau keok lawan musuh dan ini, kudu cari bahan-bahannya dengan ngelawan berbagai monster. 

Kalau saya sendiri rada adiktif buat bikin monster di  Monster Hunter Stories 2 : Wings Of Ruin yang powerfull dengan cari elemen bingo yang pas, bisa keluar masuk nest buat semua elemen bingo monster bisa pas dan punya jurus yang powerfull.

Grafis

Peningkatan paling berarti memang ada di sisi grafis karena, sudah pasti grafis switch lebih ok ketimbang 3DS tapi, grafisnya justru masih di bawah Monster Hunter Rise? Sayang sekali kenapa juga gak dibikin sama saja? Selain itu scoring  Monster Hunter Stories 2 : Wings Of Ruin ini pun ciamik seperti Final Fantasy. 

Storyline  

Walaupun kasusnya beda tapi, storyline  Monster Hunter Stories 2 : Wings Of Ruin  mirip sama versi 3DS kita disuruh cari penyebab kenapa monster-monster jadi ganas dan penyebab pithole diberbagai tempat. Ceritanya sih standar dan gak bisa komen banyak karena, pas nulis ini belum tamat main strory baru ketahuan ada monster maha besar oltura. 

Overall

Buat yang suka turn based rpg apa lagi game seperti Pokemon bakalan suka banget, gameplay simple disertasi grafis dan scoring yang aduhai bikin betah main selama berjam-jam. Ada banyak yang bisa kita lakukan di  Monster Hunter Stories 2 : Wings Of Ruin  selain cuma namatin main story.  Selain itu  Monster Hunter Stories 2 : Wings Of Ruin  ini juga salah satu game yang collectibles seperti Pokemon jadi worth it lah buat beli fisiknya. 



Review   Monster Hunter Stories 2 : Wings Of Ruin  Versi Switch

Minusnya adalah, seperti game 3DS kita kudu grinding dan pastiin dapet elemen bingo biar semakin powerfull buat lawan bos terakhir dan ini repetitif banget, tiap dapet monster baru pasti kudu grinding bisa bisa ngejar level monster lama. Itupun, kalau attack dan defendnya bagus, sudah grinding sampai level 30 ternyata attack dan defend gak tembus 300 akhirnya cuma dapet capek saja.

Baca Juga : Review Pokemon Sword Yang Super Garing

Baca Juga : Review Nexomon Game Clone Pokemon

Baca Juga : Review Ni No Kuni Game Gibli

Related Post

Nikah Mewah Pinjam Uang Kemudian

Jadi beberapa hari lalu, saya dikontak via whatsapp oleh teman lama yang awalnya menanyakan kabar dan ngalor-ngidul kemana-mana. lalu obrolan standar kaum endon terjadilah, dia tanya udah kawin belum? Gue jawab aja, "belum." Terus teman lama ini ceramah panjang lebar, nyuruh buat cepetan married etc. Ujung-ujung teman lama ini, mau pinjam uang dan motor untuk usaha.

nikah mewah murah

I was like wha? Masalahnya beberapa tahun lalu perasaan nikahannya mehong dah! Kok sekarang mau pinjem uang dan motor? Kalau dulu nikahan sederhana mungkin saya gak bakal mikir panjang tapi, ini nikahannya pakai resepsi segala rupa. Mau membangun keluarga tapi, gak ada financial planning?

Terus terang saja sudah capek urusan sama manusia model begini, manusia lokal yang mindset dan prestisenya kewong. Dalam lingkungan saya pun begini, prestasinya nikah mewah setelahnya PMI (perumahan mertua indah) terus minta uang buat lahiran anak. Setelah bertahun-tahun apakah, uang budget nikahan mewah balik? Tentu tidak! Apakah rezeki pernikahan turun sendiri, simsalabim? Tentu tidak. Sudah ada banyak contoh di inner circle saya seperti ini bahkan, keluarga sendiri.  

Jadi, whatsapp teman lama saya ini, langsung saya anggurin saja. Mohon maaf, udah gak mau urusan sama tipikal manusia seperti ini. Saya sering lihat konten dari interpreneur luar yang bilang, kalau kamu mau sukses lihat kanan-kiri / berteman dengan siapa? Masalahnya kanan-kiri adalah tipikal manusia endon yang prestisenya kawin mewah kismin kemudian, makanya saya pun memutuskan hubungan dengan semua manusia tipikal seperti ini. Remove the toxic!  

Well, sebenarnya sudah lama sih manusia seperti ini saya remove dari sosial media dan saya gak berinteraksi dengan lingkungan sekitar karena, buat apa begaol sama manusia yang kawin mewah setelahnya PMI (perumahan mertua indah) terus, tanya sana-sini buat kerjaan, ujungnya bikin warung atau magabut. 

Kalau mau baca kaum endon yang prestisenya cuma nikah mewah silahkan: 

baca juga : Budget nikah mewah pulang ke rumah mertua kemudian

baca juga : Nikah mewah antara prestise dan kebodohan

baca juga : Akhir dari sebuah kotak mahar mewah

baca juga : Nikah mewah minta uang untuk lahiran kemudian

Rada kesel juga sih, kenapa selalu saja manusia-manusia seperti ini, selalu datang menghampiri. Saya sih sudah cukup sama manusia seperti ini, salah siapa punya mindset jongkok kemudian pusing tujuh keliling. Memang susah tinggal di lingkungan rendahan seperti ini, makanya saya amat memproteksi diri dari manusia-manusia seperti ini. Lebih baik dikatakan sombong dari pada, ikutan terjebak dalam pola pikir dan siklus hidup gak maju mereka. 

Ingat yah, you are who you hang out with dan always surrounding yourself with peoples with the same mission!

Related Post

Buku Indonesia X-Files Karya dr Abdul Mun’im Idries, Sp.F Kenapa Tidak Jelas Begini?

Baru saja selesai membaca salah satu buku most wanted yang selama ini saya cari, judulnya Indonesia X-Files karya dr Abdul Mun’im Idries, Sp.F seorang pakar forensic terkenal awal 90 sampai 2010an. Buku X-Files boleh dibilang sebagai memoar dari  dr Abdul Mun’im Idries, Sp.F dengan judul yang seperti itu, tentunya saya berharap sebuah buku memoar yang penuh misteri terhadap sebuah kasus-kasus yang pernah ditangani oleh dr Abdul Mun’im Idries, Sp.F tapi, ternyata buku yang saya temukan di google book seharga 30,000 ini lumayan jamet banget, kok bisa?

review buku Indonesia X-files

Indonesia X-Files karya dr Abdul Mun’im Idries, Sp.F masuk kategori buku gak jelas mau kemana? Apakah memoar hidup yang bersangkutan atau memoar semua kasus-kasusnya? Dari awal sama sekali gak menceritakan hidup dr Abdul Mun’im Idries, Sp.F tapi, langsung ke kasus-kasus bombastis yang pernah ditangani oleh dr Abdul Mun’im Idries, Sp.F beberapa bab awal saya langsung hook sama buku Indonesia X-Files ini sebab, menceritakan kisah-kisah kasus misteri dan penuh intrik politik seperti, kasus Trisaksi, mei 98, kasus Semanggi, Marsinah, Tragedi Tanjung Priok bahkan sampai kematian Soekarno.  

Selepas halaman 110 ke atas buku Indonesia X-Files ini, menjadi ambigu banget! Kok tiba-tiba membahas dasar hukum seperi pasal dan apa itu perkosaan, bagaimana kategori perkosaan,  legalitas forensic di mata hukum, lalu ada pasal-pasal yang menerangkan berbagai kejahatan. Saya jadi bingung buku Indonesia X-Files ini mau kemana?

Kemudian membahas pembuktian mati timebak atau karena hal lain, lantas simsalabim membahas kasus di Palestina lalu cara forensic untuk kecelakaan pesawat, buset dah ini buku Indonesia X-Files kok ngelantur ke mana-mana? Sebenarnya mau kasih tahu apa sih? Pengalaman menangani kasus-kasus atau tentang dunia forensic?

Baca Juga : Resensi When Breath Become Air, Memoar Yang Hambar

Saya sampai bosan membaca buku Indonesia X-Files ini sebab, banyak hal-hal sepele yang diterangkan dengan tidak beraturan. Sepertinya buku ini ditulis sendiri oleh dr Abdul Mun’im Idries, Sp.F tanpa dibimbing oleh editor. Alangkah bagusnya jika buku ini murni sebuah memoar saja, dari awal mula dr Abdul Mun’im Idries, Sp.F tertarik dan belajar forensic atau pun murni membahas kasus-kasus yang penah ditangani sehingga pas dengan judul bukunya Indonesia X-Files.

Baca Juga : Resensi The Secret Tentang Hukum Tarik Menarik

Buat saya buku Indonesia X-Files ini, gak terkonsep dengan baik! Mulai dari pemilihan cover yang sepintas terlihat seperti dibuat dengan apps canva sampai alur yang loncat sana-sini gak beraturan, membahas kasus, pasal dan dasar hukum lalu tiba-tiba kembali membahas kasus. Buku ini diperparah dengan ending yang gak banget, jadi ending seperti itu saja seperti saat kita baca berita di koran lalu habis. Amat disayangkan buku dari pakar forensic paling terkenal Indonesia malah jadi ampas seperti ini.   

Related Post

Nokia asha 501 Si Mungil Yang Ditinggal Mati Asha Software

 Akhirnya dapat juga Nokia asha 501 walaupun yang dari dulu diincer adalah, Nokia asha 503 karena, designnya jauh lebih bagus Nokia asha 503 dengan balutan case bening. Nokia 501 ini memang sudah jadi inceran semenjak dulu sebab, saya memang rada freak  sama gadget yang bentuknya lucu. Beruntung harga Nokia asha 501 ini susah amat sangat murah. Harga Nokia asha 501 ini cuma Rp 200,000 saja dalam kondisi second sementara full set dan kondisi mint harga Nokia asha 501 bisa Rp 500,000

Design dan layar

Pertama kali Nokia 501 ini mendarat dan saya genggam, memang jauh lebih kecil dari perkiraan. Layarnya yang cuma 3 inchi ini, benar-benar kecil banget tapi, masih bisa dilihat dengan nyaman. Touchscreen sangat presisi serta enak, di swipe kanan-kiri. Untuk urusan ngetik mungkin gak bakal bisa dipakai orang yang berjari besar sebab, keypadnya saja amat sangat mini, pas untuk ukuran anak SD. Untuknya saya punya jari yang kecil sehingga gak kesulitan untuk ngetik.

Fitur dan software

Nokia 501 ini, mentok di asha software platform 1.4 dan punya segudang fitur, dari browsing, Line, whatsapp, Twitter, game jar, sd card, double sim card sampai bluetooth ada loh!  U.I interfacenya simple tapi, ringkas dan jelas gak ribet. Namun, sayangnya sistem asha software platform sudah ditutup dan gak ada kelanjutannya. Sehingga semua fitur-fitur Nokia 501 ini gak bisa dijalankan. Line, facebook, twitter dan whatsapp udah gak bisa dipakai lagi karena, apps ini sudah gak ada pembaharuan dan gak dapet dukungan lagi dari pengembangnya. Untungnya buat browsing masih bisa dan ada fitur wifinya pula.

Salah satu kelemahan Nokia 501 ini, dibanding dengan asha lainnya adalah dia, gak bisa instal file jar langsung, jadi kalau mau masukin games harus download online sementara, fitur ini pun udah gak jalan jadi, pasrah saja dengan game bawaan. Padahal Nokia 501 ini, bisa connect ke laptop seperti smartphone loh, jadi pindah file dan foto mudah sekali. Hebatnya lagi, begitu dicolok masih bisa jadi modem loh.

Camera

Untuk camera dan Nokia 501 ini, memang gak bisa berharap banyak tapi, jauh lebih baik dari pada android cina. Pixelnya emang gak rapet dan gak ada auto fokus, hasilnya bisa dibilang lumayan untuk sebuah handphone feature bahkan, dibandingkan dengan android Mito masih bangusan Nokia 501 ini.

Hasil fotonya cerah dan masih terlihat jelas ketimbang android lokal walaupun, pixelnya memang gak rapat.

Overall

Sayang, asha software platform sudah mati, padahal Nokia 501 ini bisa jadi feature phone yang powerfull. Sekarang, Nokia 501 ini jadi seconday phone saja bentuknya yang mungil dan baterai yang awet semingguan bikin Nokia 501 ini, cocok dibawa kemana pun tanpa ribet.   

Baca Juga : cara memaksimalkan Nokia C3

Related Post

Perempuan dan Emak-Emak Kampung Belakang Komplek

Karena WFH mau gak mau saya jadi tahu tentang kehidupan perempuan-perempuan atau emak-emak belakang komplek ini. Mostly orang-orang belakang komplek kawin dengan perempuan yang gak kerja atau ibu rumah tangga, jadi mereka ini 24 jam berada di rumah dan selama hampir dua tahun ini, saya jadi tahu perempuan-perempuan belakang komplek perumahan itu keseharian seperti apa?

Kalau perempuan yang tinggal komplek perumahan semuanya bekerja, jadi setiap pagi mereka sibuk oder ojol buat pergi ke statiun atau berangkat dengan suami mereka, ada juga yang bawa kendaraan sendiri tapi, jarang. Sementara, perempuan belakang komplek sedari pagi, nongkrong di warung buat ngobrol ngalor-ngidul sambil nunggu tukang bubur dan tukang sayur.  Congor mereka udah ke toa masjid yang bisa kedengaran sampai berpuluh-puluh kilometer.

Tadinya, saya kira perempuan belakang komplek ini lebih baik karena, mendedikasikan hidupnya di rumah ternyata tidak sama sekali, malah perempuan yang tinggal di komplek dan pergi bekerja jauh lebih baik. Kok bisa saya bilang begitu? Sebab, saat pandemic ini anak-anak mereka gak sekolah, bukannya belajar di rumah, anak-anak ini malahan kelayaban seperti ayam liar dan emak mereka, baru sibuk panggil-panggil pas udah jam 5 sore, cari ke komplek buat nyuruh anaknya pulang.

Jadi perempuan dan emak-emak belakang komplek ini, pagi sekitar jam 8-10 sibuk nongkrong di luar, beli bubur, ngobrol dan beli sayur di tukang sayur. Setelahnya masuk rumah terus jam 12 siang sampai sore, ngobrol gak jelas lagi sama tetangga mereka sementara anak-anak mereka, diliarkan! Padahal, WFH harusnya belajar di rumah, banyak dari anak-anak ini malah mojok dan mabar, udah begitu main jauh sampai ke komplek. Sorenya, emak dan perempuan belakang kampung ini, sibuk cari anak-anak mereka sampai ke komplek.

Terus saya bingung? Dengan waktu sebanyak itu, masa anak-anaknya gak diajarin apa gituh di rumah? Perempuan dan emak-emak belakang komplek ini malah sibuk sendiri dengan kegiatan gak jelas mereka. Kegiatan mereka kek sampah banget! Mendidik anak juga kaga, malah ngalor-ngidul gajebo saban hari. Udah heboh banget kalau ada yang bunting, malahan prestasi mereka itu bunting aja saban tahun tapi, anehnya pas anaknya udah gede, ngurusnya kek ayam, cuma dikasih makan terus diliarkan gak jelas. Seperti masa pandemic ini, apa susahnya belajar bareng di rumah? Gak punya internet kan masih ada LKS sama buku pelajaran, setiap pagi bisa kali satu atau dua jam belajar bareng. Atau dengan waktu sebanyak itu, bisa home industry bikin olshop jualan apa getuh. Tapi, ternyata perempuan dan emak-emak belakang komplek ini, gak ada kegiatan sama sekali cuma, ngalor-ngidul ngobrol nggak jelas.

Kalau misalkan ditanya kenapa anak-anaknya gak belajar di rumah, jawabnya kek dajal. Bilang gak ada laptop sama internet. Lah, itu saya lihat anak-anaknya pada mojok mabar? Berarti ada pulsa kan? Terus mereka pake hape yang bisa main pabji sama mobile legend masa dipake belajar online gak bisa? Kemahalan beli laptop? Tapi, kalau kawinan atau sunatan kok bisa dangdutan tiga hari dua malam? Belajar di rumah lagian, gak melulu harus pake teknologi, itu buku pelajaran masih bisa dipake.

Udah dah, males urusan sama orang-orang ini. Lagi pula saya juga salah, gak mikir jauh sebab, umumnya perempuan-perempuan dan emak-emak belakang komplek ini cuma lulusan SMA jadi pola pikirnya juga mentok aja di situ. Jadi jangan heran kalau hidup mereka itu kek lingkaran setan aja, gak maju-maju cuma muter di situ.  

Baca Juga : Hidup Di Lingkungan Kampungan Bermindset Rendah

Baca Juga : Musyrik Demi Pernikahan Sempurna

Related Post

Review The One and Only Ivan : Film Keluarga Disney Terbaik Tahun Ini

Gak sengaja nemu film di Disney+ yang judulnya The One and Only Ivan, sepintas film ini tentang gorilla terlihat biasa saja, apalagi dengan label Disney pasti filmnya ramah untuk keluarga dan bakal simple. Ternyata The One and Only Ivan bercerita lebih dari sekadar film keluarga,  The One and Only Ivan berhasil membawa dark theme atau tema yang sulit ke dalam sebuah film keluarga. Tanpa harus mempertontonkan kekerasan.

the one and only ivan movie review

The One and Only Ivan sebenarnya diadaptasi dari novel dengan judul yang sama dan novel The One and Only Ivan, terinspirasi dari kisah Ivan the gorilla di tahun 90'an. Hanya saja dalam plot ceritanya mengambil sudut pandang dari para binatang, ini sebabnya The One and Only Ivan masuk kategori film fantasi karena semua tokoh utama yakni para binatang yang berbicara sepanjang film.

Premis The One and Only Ivan sendiri gak ada yang special, bercerita tentang Ivan seekor gorilla yang terjebak di dalam mal sebagai atraksi sirkus bersama hewan-hewan lainnya selama 27 tahun. Ia berjanji pada seekor gajah tua bernama Stella untuk bisa, memberikan hidup yang penuh kebebasan pada penghuni baru sirkus yakni, seekor anak gajah bernama Ruby.

Yang membuat saya suka dengan The One and Only Ivan adalah cara penuturan temanya, manusia adalah mahluk yang jahat tapi, tidak semua manusia itu jahat. The One and Only Ivan membawa tema yang berat namun, tidak menggambarkan manusia sebagai antagonis. Perasaan kesepian dan ketidaktahuan para binatang pun, berhasil digambarkan dalam film ini. 

Kehebatan The One and Only Ivan adalah, membawa tema berat ke dalam sebuah film keluarga tanpa harus judging. Penonton bakal bersimpati penuh pada Ivan dan Ruby tapi, gak perlu marah sama manusia yang sudah membawa mereka ke dalam mal. Kita bisa dibuat merasa bersalah tanpa dihakimi lewat film The One and Only Ivan. Film berdurasi 1:30 menit ini, mempunyai pacing yang lamban tapi, sama sekali gak terasa lamban, apalagi membosankan. Semua voice castnya pas, dari Ivan, Ruby sampai Henrietta bahkan, CGI untuk The One and Only Ivan berhasil dapat nominasi oscar tahun ini untuk best visual effect.

The One and Only Ivan adalah, salah satu film Disney terbaik di tahun ini, film ini jadi salah satu film tentang hewan paling bagus setelah Babe yang tahun 1995 berhasil menyabet 7 nominasi oscar. The One and Only Ivan punya vibe yang sama dengan film Babe. Ini salah satu film yang rekomen banget buat ditonton di Disney+  

Review : White Squall Film Tentang Tenggelamnya Kapal Albartoss

Baca Juga : Konten LGBT dalam Beauty and The Beast

Related Post

Penjelasan Ending The Turning

The Turning adalah film horor yang berdasarkan novella tahun  1898  The Turn of the Screw karya Henry James. Sepintar The Turning ini seperti film horor biasa, hampir keseluruhan film berkisah tentang hantu dan bagaimana tokoh utama Kate berusaha memecahan misteri di mansion fairchild namun, The Turning ini memberikan sebuah ending yang tidak terduga dan menyelamatkannya dari sebuah film horor mediocore yang bermodalkan jump scare scene. Imbasnya, kita bakal bingung dengan film The Turning ini, apakah sebenarnya yang terjadi?


Ending The Turning

Dalam ending pertama kita bakal disuguhi cerita dimana kate berhasil membawa Flora dan Miles keluar dari mansion lalu, adegan rewind ketika Kate menerima lukisan dari Ibunya dan memaksa Flora dan Miles untuk mengakui bahwa, mereka juga melihat hantu lalu Kate mengalami mental breakdown. Kemudian adegan berubah ke  kolam renang dalam rumah sakit jiwa dimana, ibu Kate dirawat. Saat Kate mendekati dan melihat wajah ibunya, ia berteriak lalu end credit. 

penjelasan ending the turning

Penjelasan ending.

Jadi buat apa ada dua ending seperti itu? Floria Sigismondi sang sutradara berusaha menciptakan efek ambigu dalam filmnya, kalau mau jujur The Turning sendiri memang gak begitu bagus dari plot bukan. Lantas mana ending yang benar? Ending yang benar adalah Kate yang mengalami mental breakdown setelah memaksa Flora dan Miles untuk mengakui bahwa, mereka melihat hantu juga. Dan adegan Kate berteriak saat melihat wajah ibunya sebenarnya, ia melihat wajah dirinya sendiri. Dengan kata lain, Kate mewarisi penyakit mental dari ibunya.

penjelasan ending the turning

Kalau kalian jeli, dari awal sudah dijelaskan ending mana yang asli. Lihat saja dari judulnya, The Turning aka berubah! Apa yang berubah? Kate yang tadinya waras berubah jadi ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) The Turning sepanjang film sebenarnya, menceritakan ketakutan Kate untuk jadi gila seperti ibunya.

Hint di film

Jadi sebenarnya gak ada hantu? Memang dari awal gak ada hantu dan semua yang diceritakan Mrs Grose adalah benar.  

1. Quint memang orang brengsek yang memperkosa dan membunuh Miss Jessel tapi, Quint juga sudah mati jatuh dari kuda karena mabok, Mrs Grose sendiri pernah cerita kalau dia yang memastikan Quint benar-benar mati.

2. Miles memang anak kurang ajar karena, bergaul dengan Quint, ini yang menyebabkan sikap Miles seperti dajal karena sering diajak mabok-mabok ke pub.

3. Flora gak mau keluar gerbang dan bilang akan mati kalau keluar gerbang. Mrs Grose pernah bilang, kedua orang tua Flora mati kecelakaan di luar gerbang mansion dan saat itu Flora melihat langsung. Jadi Flora ini trauma, setiap kali diajak keluar dari gerbang mansion.  

4. Cerita seram mansion fairchild ditambah prank menakutkan Miles adalah, pemicu utama penyakit mental Kate timbul. Rasa was-was ditambah ketakutan mendalam akan hantu Quint, membuat Kate berhalusinasi.

5. Saat memberikan paket berisi lukisan dari ibu Kate, Mrs Grose sudah mengatakan bahwa, semoga saja penyakit jiwa ibu Kate bukan genetik.    

Baca Juga : Review Dan Penjelasan Film Annihilation

Baca Juga : Penjelasan Film Hereditary

Related Post

Langganan via email, klik di sini

Blog Archive

VIVA ID

Popular Artikel

Total Pageviews

Ini Baru Loh

Dari mana Energi Negatif di Rumah Kamu Berasal?

  Disclaimer Kali ini saya mau bikin rangkaian artikel tentang energi negatif di rumah sebab, punya pengalaman tentang hal ini dan ini ada...

Powered by Blogger.

.

.

Search This Blog

Protected by Copyscape Online Plagiarism Scanner

Subscribe Us