Facebook Me

Join 1000+ subscribers

download untuk Gramedia digital best romance novel

Cara Root Paling Benar Samsung Galaxy Note Edge Docomo

Related Posts

Beberapa bulan yang lalu Samsung galaxy note edge docomo saya mengalami banyak masalah, padahal awalnya firmware versi docomo Japan 6.0.1 ini berjalan baik namun, lama kelamaan mulai overheat dan sering restart sendiri, saat baterai sering drop  dari 100% cepet banget turun ke 30 % atau 40 bakal langsung mati. Mau nggak mau Samsung galaxy note edge docomo ini harus diroot, biar semua apps docomo bisa dihapus dan kerja sistem android marsmellow jadi lebih ringan. Sayangnya Samsung galaxy note edge docomo nggak bisa dengan mudah diroot loh bahkan, saya sudah datang ke tempat services pun ditolak mentah-mentah, bilang kalau Samsung galaxy note edge docomo nggak bisa diroot.

cara root samsung galaxy note docomo
Secara OS mungkin Galaxy Note Edge ini udah jadul tapi, spec lainnya dari layar, kamera sampai chipset masih mumpuni banget.  

Akhirnya mau nggak mau kudu usaha sendiri, dari semua penelusuran di mbah google nggak ada satupun yang berhasil buat ngeroot Samsung galaxy note edge docomo ini. Sampai akhirnya saya kepikiran buat ganti firmware saja dan ini pun bukan perkara mudah sebab, Samsung galaxy note edge docomo cuma bisa dengan firmware docomo Japan saja. Berbagai versi firmware sudah saya coba dan gagal untuk diinstal via odin sampai, tanpa sengaja nyoba satu firmware costume asal Vietnam bernama MobileCityV1

Kenapa judulnya cara root sementara saya, nulisnya ganti firmware? Karena firmware MobileCityV1 ini sudah otomatis root saat, diinstal sudah ada superSU dan bisa langsung pindahin aplikasi ke sd card. So far cuma firmware ini saja yang berhasil diinstal sementara firmware versi global manapun nggak bisa, mau Singapore sampai India pun nggak bisa, saya sudah cari firmware buat Indonesia tapi, nggak nemu bahkan di situs Samsung sendiri nggak ada firmware Samsung galaxy note edge buat wilayah Indonesia.

Cara Instal firmware MobileCityV1    

Cara gampang kok, sama seperti instal firmware lainnya. Harus punya dulu :

1. USB Samsung driver (cari sendiri di internet)

2. Odin (cari sendiri aja yah)

3. MobileCityV1 firmware (klik di sini)

Selanjutnya :

1. Masuk ke recovery mode dengan menekan vol bawah + power + home

2. Buka Odin dengan run as administrator, pastikan di kolom ID:COM sudah terkoneksi lalu centang kolom AP dan masukan file firmware MobileCityV1 tunggu sampai clear kemudian, klik start dan tunggu sampai di kolom kanan atas muncul tulisan PASS.

3. Setelah berhasil instal firmware MobileCityV1 jangan dulu, nyalakan handphone, harus masuk lagi ke recovery mode lalu, pilih wipe data/ factory reset. Buat hapus seluruh data firmware terdahulu, kalau nggak nanti firmware MobileCityV1 bakal crash.

Kelebihan Firmware MobileCityV1 

1. Sudah langsung root

2. Ringan banget

3. Baterai awet

4. Nggak panas

Kekurangan Firmware MobileCityV1 

1. Nggak stabil, namanya juga rom costume pasti ada bugnya dan Firmware MobileCityV1 punya bug di beberapa apps, semisal Instagram beberapa kali restart pas mau IG story, terus nggak bisa instal facebook messenger dan Linkeind via google play, jadi harus instal manual pake apk. Untuk apps Trello bagian downloadnya nggak ada.

2. Downgrade ke lollipop, Firmware MobileCityV1 ini nggak berjalan di marsmellow tapi, Cuma lollipop saja, imbasnya adalah tampilan OS yang jadul dan air command yang ketinggalan zaman banget. 

3. Widget tanggal dan kota masih bahasa Vietnam

Setelah seminggu pemakaian, lagi-lagi Samsung galaxy note edge docomo ini kembali sering restart? Akhirnya saya balik lagi cari firmware Samsung galaxy note edge docomo dengan versi SC-OG1 dan berhasil menemukan firmware SC01GOMU1CPL2 android 6.0.1 marmellow ini adalah firmware awal docomo, saya lupa apakah ini yang dulu saya instal? 


Mau nggak mau saya pun instal kembali firmware SC01GOMU1CPL2 tapi, setelah selesai nggak wipe cache Samsung galaxy note edge docomokarena malas harus instal lagi semua apps. Anehnya, firmware SC01GOMU1CPL2 ini justru enteng banget dan gak bikin panas? Samsung galaxy note edge docomobisa berfungsi normal, padahal dulu pakai firmware docomo panas banget dan bikin drop baterai? Bahkan ada update ke SC01GOMU1CQG3 ini adalah update terakhir untuk Samsung galaxy note 3 pada tahun 2017.

Firmware SC01GOMU1CQG3 sama seperti firmware awal docomo dulu, isinya banyak banget apps docomo yang nggak penting. But somehow yang ini jalan mulus banget dan nggak bikin panas sama baterai drop. Nggak ada kendala berarti sih dengan Firmware SC01GOMU1CQG3 so far berjalan mulus, paling NFC yang ke lock dan sampai saat ini saya nggak tahu passcode osaifu-ketai apps buat jalanan NFC. 

Sayangnya saya lupa download dimana? Karena banyak banget web yang disambangin demi dapet firmware yang cocok tapi, kalau kalian searching pastikan cari dengan keyword firmware SC-OG1 SC01GOMU1CPL2 dengan size 3,7GB kalau di RAR jadi sekitar 2GB. 

Note : 

Firmware samsung galaxy note docomo ini nggak begitu friendly sama jaringan XL karena, kalau siang sinyalnya naik turun dan bikin cepat panas tapi, kalau malam adem banget bahkan sinyal full. Disarankan untuk pakai Telkomsel saja.

Pakai setingan APN XL internet jangan yang setingan APN 4G karena setingan APN XL Internet yang paling stabil buat samsung galaxy note docomo ini.

Ingat samsung galaxy note ini mentok di marmellow yang artinya dari 3GB ram yang tersisa setelah hanya 1,1GB saja makanya, saya instal CC cleaner pro dan 4GB ram memory boster. 

Jadi intinya root samsung galaxy note edge docomo ini susah banget, kalau baca dibeberapa web ada yang berhasil pakai Batman ROM tapi, kudu instal TWRP dulu dan itu ribet banget dah. 

Baca Juga : Cara Mengatasi Samsung Galaxy Note Edge Docomo Panas dan Drop Baterai

Related Post

Review Look That Kill Versi Drama Dari Terlalu Tampan

Related Posts

Ada sebuah film dari Prime Video Amazon.com yang menarik perhatian saya karena sekilas premisnya mirip sekali dengan film dari webtoon yakni Terlalu Tampan. Film berjudul Look That Kill ini menceritakan derita seorang remaja bernama Max yang mampu membunuh semua orang dengan wajah tampannya. Sehingga seumur hidupnya Max, harus menutup wajah dengan kain kasa. Dari sini saja sudah jelas terlihat premis yang mirip banget sama Terlalu Tampan, hanya saja Terlalu Tampan cuma bikin pingsan atau mimisan sementara Look That Kill terlalu sadis sampai semua orang yang meliat wajah rupawan Brandon Flynn langsung menemui ajalnya.

looks that kill review

Film yang dilabeli dark comedy ini lebih cocok disebut sebagai drama fantasi karena, saya nggak bisa lihat dimana jokenya? Bumbu drama coming age antara Max dan Alex jauh lebih kental. Buat pengemar All The Fault In Our Star mungkin bakal suka dengan Look That Kill sebab, plot ceritanya sama banget bahkan selama 01:30 saya nggak bisa melihat beda film ini dengan All The Fault In Our Star. 

Dengan pacing yang super lamban ditambah setingan di kota kecil, Look That Kill terasa seperti film berdurasi 2 jam lebih namun, beruntung plot ceritanya mengalir sekalipun nggak ada penjelasan kenapa muka si Max bisa membunuh semua orang, padahal Brandon Flynn mukanya biasa saja, kalau yang dicast seorang model mungkin masih bisa masuk akal. Sama sekali nggak ada penjelasan dari film Look That Kill tentang apa yang terjadi, termasuk pada saat dimana Alex nggak mati saat melihat wajah Max?  

Look That Kill justru bergulat pada keadaan kedua tokoh sentral Max dan Alex, dimana kedua sulit untuk menerima kondisi mereka. Max depresi karena nggak bisa punya teman dan harus perban wajahnya seumur hidup sementara  Alex merasa selama hidup dirinya hanya beban saja karena, ia sakit-sakitan dan divonis berumur pendek. Pada akhirnya keduanya saling belajar dari keadaan masing-masing.

Alex nggak lagi merasa sebagai beban dan siap menerima kematiannya, sementara Max menerima keadaan dan memanfaatkan wajah tampan nan mautnya untuk menolong orang-orang yang sedang menderita sakit parah, mendapatkan kematian yang tenang. Ia juga menjadi pribadi yang lebih optimis nggak lagi depresi. 

looks that kill review

Look That Kill punya premis yang bagus namun, sayang cerita terlalu standar dan saya merasa film ini seperti kurang sesuatu, kisah Max dan Alex masih kurang greget serasa banyak yang dicut pada saat editing. Padahal pacing lamban tapi, kerasa durasinya seperti diburu-buru banget. Beruntung acting Brandon Flynn dan Julia Goldani Telles dapet banget, jadi walaupun banyak hal yang nggak kita ngerti  tetep bakal enjoy aja sampai akhir. Ujungnya bakalan fokus sama inti cerita mengenai, pergulatan batin Max dan Alex, dari pada kenapa itu muka standar bule bisa membunuh siapapun yang melihat?

Baca Juga : Kenapa Terlalu Tampan Nggak Laku?

Related Post

Review dan Penjelasan Film Vivarium

Related Posts

Sudah nonton film Vivarium? Kalau sudah pasti ada banyak pertanyaan mengenai film fiction twisted ini. Film Vivarium sendiri merupakan sebuah science fiction psikologi horor, kurang lebih sama dengan The X-files bahkan bisa dijadikan sebagai salah satu episodenya. Film ini buka oleh pasangan Tom dan Gemma yang sedang mencari rumah, lalu menemui sebuah agen pengembang yang rada aneh, singkat cerita dibawalah mereka berdua menuju komplek perumahan yang semua rumahnya sama berwana hijau, lalu mereka pun ditinggalkan di sana. Pasangan ini terjebak dalam labirin perumahan dan nggak bisa lolos sampai akhirnya mereka diberikan petunjuk dalam kardus, untuk membesarkan seorang anak dan setelahnya akan dibebaskan.

Review dan penjelasan Vivarium

Lalu dimulailah perjuangan Tom dan Gemma untuk keluar dari labirin perumahan dan mengetahui siapa dan apa anak yang mereka besarkan ini. Keduanya punya cara yang berbeda dalam menghadapi hal ini, Tom depresi dan larut dalam kegilaannya sendiri sementara Gemma mencoba lebih realistis. Vivarium lebih mengulas efek psikologi terhadap Tom dan Gemma yang desperate untuk bisa keluar, ketimbang misteri apa yang sedang menjebak mereka.

Apa Itu Vivarium?

Komplek perumahan yang semua rumahnya hijau dan bak labirin ini adalah umpang bagi manusia, dimana akhirnya Tom dan Gemma nggak bisa keluar. Jadi Vivarium ada sebuah kandang yang dirancang khusus untuk menjebak dan mengamati mahluk penghuninya. Dalam film ini Vivarium bukan sekadar kandang biasa namun, bisa melibas realitas dan menghentikan waktu. 

Siapa The Boy?

The boy atau anak yang harus dibesarkan oleh Tom dan Gemma ini siapa? The boy adalah seekor anak dari mahluk hidup yang sudah lama berada di bumi dan hidup berbarengan dengan manusia, the boy membutuhan bantuan manusia untuk belajar banyak hal, agar bisa bertahan hidup bersama manusia namun, the boy ketika besar harus keluar rumah untuk bertemu dengan jenisnya, demi mempelajari keterampilan hidup jenisnya.

Kalau kalian penasaran seperti apa bentuk asli dari mahluk the boy, coba perhatikan buku merah yang selalu dibawa the boy. Saat Gemma membukanya, ada gambar fisiologis dari mahluk the boy. Dasarnya mereka berbentuk seperti manusia namun, dengan leher bisa mengembang dan dalam keadaan terdesak atau melarikan diri, mereka berlari dengan empat kaki.

Mahluk the boy tidak bisa mengenali emosi manusia, mampu meniru suara manusia dan berkomunikasi dengan suara seperti katak. Ingat suara katak yang didengar Tom saat menggali? Itu adalah panggilan untuk the boy dari kaumnya.

Karena bisa menciptakan jebakan realitas kemungkinan besar mahluk the boy adalah alien.     

Buku dan Film yang di Tonton The Boy

Gemma dan Tom memang membesarkan the boy namun, mereka hanya bisa memberikan keterampilan dasar untuk bertahan hidup diantara manusia. Maka dari itu jenis the boy, memberi pelajaran lewat tayangan TV yang sekilas terlihat seperti alat hipnotis dan buku merah yang selalu dibawa  adalah buku pelajaran mahluk the boy.  

 Kenapa Tom dan Gemma Mati?

Makanan yang dimakan Gemma dan Tom adalah plastik makanya nggak ada rasa sementara, mereka sudah berada dalam Vivarium selama berminggu-minggu. Lambat laun kesehatan mereka berdua semakin menurun.

Tom mati karena selama berhari-hari menggali lumpur tanah liat berwarna kuning bahkan, sampai tidur di dalam galian tersebut, akibatnya racun dari lumpur tanah liat terhirup . Saat dimandikan Gemma terlihat lebam di punggung. Tahukah, kalian bahwa Tom sebenar berkelahi dengan the boy makanya dia mengurung diri di kamar dan nggak keluar karena nggak berani ketemu.  

Sementara Gemma mati karena kelelahan dan kelaparan, ingat the boy mengunci rumah dan tidak memberi makan Gemma selama dua atau tiga hari. Semua kekuatan terakhir Gemma digunakan untuk membunuh the boy.

The boy tumbuh dengan cepat saat, keduanya akhirnya sepakat untuk membunuhnya sudah terlambat karena, the boy sudah besar dan kuat. Makanya Gemma menyesali keputusan  menyelamatkan the boy saat Tom hendak membunuhnya ketika kecil. 

Ending Scene Gemma

Dalam ending scene ketika Gemma berusaha mengejar dan membunuh the boy, ia jatuh ke Vivarium lain dimana ada manusia lain yang terjebak dan dipaksa untuk membesarkan mahluk the boy. Setiap Vivarium punya warna tersendiri karena, warna itu menjelaskan keadaan psikologi manusia yang terjebak di dalamnya.

Lalu Gemma kembali ke dalam Vivariumnya? Karena memang nggak ada niatan untuk membebaskan manusia yang sudah masuk ke dalam Vivarium. Yang dimaksud dengan release adalah kematian, jadi andai Gemma dan Tom membesarkan the boy dengan baik, mereka berduapun akan mati ketika the boy sudah besar.

Apa yang sebenarnya terjadi? Berdasarkan Sutradara Lorcan Finnegan

Kalau kalian jeli, sebenarnya film Vivarium ini sudah menjelaskan semuanya saat di awal. Ingat opening scene burung jenis brood yakni, jenis burung yang ogah membesarkan anaknya sendiri dan akan memilih untuk menaruh telurnya di sarang burung lain dan membiarkan burung pemilik sarang untuk membesarkan anaknya. Vivarium mengambil prinsip yang sama, mahluk the boy sudah lama berada bersama manusia dan cara mereka bertahan hidup adalah, dengan mengambil manusia menjadi parasit orang tua.

Selain itu Vivarium pun, mencoba menjelaskan realitas impian manusia untuk membeli rumah dan menciptakan pasar real estate. Akibatnya banyak real estate yang membuat rumah dan menjualnya dengan harga mahal namun, nggak ada yang sanggup membeli.

Baca Juga : Review Dan Penjelasan Film Annihilation

Baca Juga : Review dan Penjelasan Hereditary Serta Iblis Paimon

Related Post

Review Sputnik : Science Fiction Horror Rusia Dengan Ending Jeblok

Related Posts

Nggak sengaja nemu sebuah film yang terlihat sangat menjanjikan seru, mulai dari distributornya IFC Midnight Film sampai trailernya yang apik banget, kelihatan nggak cheesy. Lebih awesome lagi film Sputnik bukan dari negeri paman sam tapi, dari negeri Vladimir Putin. Sekilas film Sputnik terlihat seperti film Jake Gyllenhaal, berjudul Live tahun 2017 silam. Namun ternyata Sputnik lebih dari sekadar film science fiction standar Hollywood namun, kedodoran di storyline.

Review Film Sputnik

Premisnya memang nggak asing, dimana ada kosmonot yang kembali ke bumi namun, dihinggapi oleh parasite alien.  Jadi keseluruhan cerita film Sputnik ini Cuma mengulas, bagaimana bisa? Hubungan Antara si kosmonot dan si alien, ditambah bumbu humanisme dimana dokter dan ilmuwan yang diperintahkan militer untuk menyelidiki akhirnya jatuh simpati pada nasib si kosmonot.

Lima belas menit pertama nonton saya takjub banget, karena cinematografi sama art designya kece abis. Benar-benar dapet banget buat menggambarkan nuansa hopeless, lonely dan kelam ala-ala uni soviet tahun 1950an. Semua aktornya punya ekspresi datar, sepertinya semua orang di Rusia tahun 50an seperti itu yah? Belum lagi saya nggak terbiasa sama bahasa rusia yang benar-benar datar tanpa intonasi atau penekanan. Jadi awal-awal film Sputnik ini kerasa hampa tapi, bikin heran ujungnya bakal penasaran banget.

Sayangnya, setelah satu jam film Sputnik ini justru anjlok storylinenya. Kita awalnya dikasih pengharapan kalau film ini bakal punya plot twist atau ending tak terduga, malah berubah jadi klise banget. Capek-capek build intens triller ujungnya kek film-film science fiction biasa.

Misteri demi misteri yang terkuak Cuma berujung sama sebuah ending yang sudah ada di ribuan film lainnya.  Kolonel Semiradov yang dari awal bilang mau bantu misahin parasite alien dari si kosmonot ternyata, punya niat buat menjadikan  kosmonot dan parasite alinenya sebagai senjata adalah sebuah cerita yang super amat klise! Saya nggak ngerti, kenapa udah build cerita yang wah tapi, ujungnya meh?

Endingnya mereka sadar kalau, si kosmonot dan si alien sudah menjadi simbiosis mutualisme dan nggak bisa dipisahin. Adegan si dokter dan si kosmonot melarikan diri dari pangkalan militer juga, bikin geleng-geleng kepala. Soalnya tergolong gampang banget dan saya pikir si kosmonot juga bisa aja keluar sendiri dari dulu, cemana ini film?

review film sputnik

Beruntung dosa film Sputnik ini cuma di storyline dengan ending yang jeblok, selebihnya bagus banget. Jarang ada film eropa apa lagi rusia yang punya kualitas seperti Sputnik.

Baca Juga : Brightburn Horor Yang Mengecewakan

Baca Juga : Review Safety Not Guaranteed Film science fiction-romantic comedy

Related Post

Pengalaman Kena Mental Health Problem, Kelelahan Psikis dan Fisik

Related Posts

Dulu saya kira orang-orang yang kena mental health problem itu, tipikal manusia lemah yang baperan. Itu loh yang demen banget baca buku romance lokal sama nonton film romance lokal dan prestise terbesarnya nikah mahal. Ternyata semua orang bisa kena mental health problem atau masalah kesehatan mental dan saya baru saja mengalaminya. Yup, saya kena masalah kesehatan mental atau mental health problem tapi, bukan yang major kek depresi ataupun bipolar dan sebagainya.

Mental Health Problem Lelah Fisik dan Mental

Gimana Rasanya Lelah Fisik dan Mental?

Jadi beberapa hari yang lalu saya bangun dalam keadaan tubuh dingin namun, bukan mengigil dan nggak sakit atau kurang sehat, pokoknya seluruh tubuh terasa dingin. Selain dingin hal pertama yang saya rasakan adalah kurang bergairah tapi, nggak terlalu dipedulikan dan beraktifitas seperti biasa. Lambat laun timbul perasaan sedih atau down disertai ketakutan, sampai-sampai saya nggak bisa kerja dan kebingungan dengan kondisi ini seharian.

Percaya dah kalian semua nggak bakal mau tahu, gimana rasanya rasanya hopeless, ketakutan tanpa sebab dan merasa down sementara otak terus mikir, ini apa yang salah? Kenapa saya merasa takut? Kenapa saya merasa down dan everything felt so empty. Sumpah seharian itu seperti orang paranoid yang bingung sendiri, ini ada apa yah, kok ngerasa sedih, down sama takut?  

Sambil mikir kenapa begini, saya juga usaha untuk memperbaikin keadaan. Kalau ada hal yang nggak dimengerti seperti ini, hal pertama pasti lari ke agama dan  yang pertama coba dengerin al-quran via headphone, nggak membuahkan hasil terus coba sholat sunnah, again nggak ngefek! Karena nggak work akhirnya saya cuma bisa meringkuk di atas ranjang.

Seeking Professional Help

Begonya, dari pertama saya nggak mencoba mencari pertolongan professional, yah karena nggak ngerti juga. Sampai akhirnya kepikiran tuh kalau rasanya hopeless, ketakutan tanpa sebab dan merasa down pasti urusan sama psikolog dan inget kalau di tempat kerja lama, ada anak lulusan psikolog UNPAD.

Besoknya saya kontak, bekas rekan kerja di tempat lama yang lulusan psikolog. Setelah chat panjang lebar akhirnya, saya pun diagnose menderita Kelelahan Psikis dan Fisik. Saya disuruh merenung sebentar, buat cari penyebabnya, setelah dipikir-pikir panjang lebar akhirnya memang benar kondisi Kelelahan Psikis dan Fisik  ini akibat dari beberapa akumulasi hal.

Penyebab Kelelahan Psikis dan Fisik 

Dua minggu sebelum menderita Kelelahan Psikis dan Fisik. Saya kehilangan Sammy, Holland Lop yang sudah dipelihara selama lima tahun sekalipun, sudah menghabiskan hampir satu juta rupiah buat perawatan lalu, seminggu sebelumnya saya begadang sampai jam 3 pagi buat bikin pitch deck client dan grasak-grusuk ke Lebak Bulus karena ada deal sama PH buat kerjaan freelance setelahnya harus, cepat-cepat pulang sebab ada zoom meeting dan ini capek banget karena ngesot pake commuterline. Udah getuh, ditambah WFH selama 3 bulan lebih! Ok, jelas capek fisik karena kerjaan dan ngerasa kehilangan, karena pet mati mendadak terus WFH apa hubungannya? Bukannya lebih enak kerja dari rumah?

Well, buat banyak orang bisa jadi, buat saya sih nggak! Kok bisa? Too much negative energy di rumah karena yang kerja cuma saya. Yup, I’m the only one who make money around here, sisanya sampah parasite yang kerjanya cuma berkembang biak. Bayangkan saja sibuk kerja dari pagi sampai subuh terus kejar kereta ke Jakarta, terus tinggal sama sekelompok orang yang cuma wik-wik dan ongkang-ongkang kaki. Kenapa baru ngefek sekarang? Karena sebelum pandemi waktu pasti lebih banyak di kantor ketimbang di rumah bukan.

Jadi akumulasikan semua itu, merasa kehilangan, capek kerja sama tinggal bareng para pemalas yang cuma bangun main games, nonton film terus bikin anak.   Akhirnya meledak jadi mental health problem yang namanya Kelelahan Psikis dan Fisik. 

(Note : Link Tulisan Para Pemalas)

Cara Menangani Kelelahan Psikis dan Fisik

Terus, gimana cara menanganinya? Untung saya kontak ke orang yang tepat loh. Jadi rekan saya yang lulusan psikolog menyarankan untuk take a break sehari saja dan lakukan apapun yang dimau. Jadi hari itu saya nggak kerjain apapun,

1.Cuma diem di atas ranjang sambil main Animal Crossing New Leaf,

2.Lanjut nonton Drop Dread Fred,

3.Baca buku sama pesen gulu-gulu sampai dua big cup,

4.Dengerin audio book The Secret by Rhonda Byrne's dan ini beneran ngefek banget buat bikin mood balik, saya dengerin sampai 4 jam loh. Kita diajarin buat selalu bersyukur sama bring positive energy ke lingkungan sekitar.

5. Sisanya, merem aja walaupun nggak tidur. Udah gituh saja seharian, nggak  mikirin apapun.  

Hasilnya beneran work! Besoknya, I’m back to normal. Bangun seperti biasa, merasa bersemangat dan excited. Beruntung banget Lelah Fisik dan Mental ini cuma terjadi sehari, itu karena diagnose yang tepat dan saya dapet pertolongan yang tepat. Coba kalau nggak kontak rekan yang lulusan psikolog, bakal uring-uringan dan cari pertolongan yang nggak jelas bahkan salah, berujung pada semakin buruknya keadaan atau bahkan kondisi Lelah Fisik dan Mental ini berlarut-larut. Selain itu jadi  tahu apa saja yang harus dihindari biar sehat jiwa raga dan jadi ngerti pentingnya buat diri sendiri bikin energi positif jangan sampai sudah lelah kerja, masih juga dihajar sama energi negatif lingkungan sekitar.

Ini juga pelajaran buat saya yang sering banget nyepelin, orang-orang yang kena mental health problem. Dulu tuh, saya sering banget bilang kalau orang yang kena mental health problem adalah freak and weak. Sekarang pas udah pernah kena, baru ngeh gimana rasanya hopeless, ketakutan tanpa sebab dan merasa down. Beneran dah, nggak mau lagi ngerasa seperti itu, hidup udah seperti zombie saja.  Jadi ngerti sih kenapa, banyak penderita mental health problem ujungnya, apa lagi kalau bukan bunuh diri. Buat apa juga hidup kalau nggak merasa hidup?   

Kalau Merasa Sama, Harus Gimana?

Kalau diantara kalian tiba-tiba, ada merasa seperti di atas hopeless, ketakutan tanpa sebab dan merasa down. Langsung cari pertolongan profesional! Jangan minta bantuan orang terdekat sebab, bisa jadi mereka nggak ngerti dan kamu cuma dikira nggak enak badan saja. Alih-alih membantu malah jadi toxic positivity. 

Nggak punya temen psikolog? Gampang, ada banyak apps yang bisa bantu Mental Health Problem. Paling gampang Halodoc, terus konsultasi di situ kalau masih bisa gerak coba ke rumah sakit. 

Terus kalau diam saja gimana? Kan cuma Kelelahan Psikis dan Fisik toh obatnya juga cuma istirahat saja bukan? Nah itu kasus saya bambang-, bisa jadi kamu mengalami Mental Health Problem yang sama yakni, Kelelahan Psikis dan Fisik. Tapi, penyebab belum tentu sama! Ada banyak hal yang bisa bikin kamu menderita Kelelahan Psikis dan Fisik. Lain penyebab, lain juga cara penanganannya dan kadar  Kelelahan Psikis dan Fisik semua orang berbeda-beda, apa lagi kalau pernah mengalami lebih dari sekali. Jadi ingat Seeking Professional Help!

Baca Juga : Orang -Orang Pasif Dalam Hidup Saya

Baca Juga : Hidup Dengan Orang Pasif

Baca Juga : Bagaimana Manusia Pasif Menghancurkan Energi Anda

Related Post

Follow by Email Untuk Ebook Novel Gratis

Blog Archive

VIVA ID

Popular Artikel

Total Pageviews

Travel and Stuff

Kehidupan Liar Di Tengah Danau Istana Bogor

Siapa sangka sebuah pulau buatan yang terdiri dari sekumpulan pohon dan tanaman bakau ini, ternyata menjadi tempat berteduh bagi sebuah ...

Powered by Blogger.

.

.

Search This Blog