Blog tentang tips pelihara kelinci, cara membeli rumah, review gadget

Ayo Subscribe Via Email

Lebih Alay dan Merusak, Bowo Alpenliebe Atau Dahsyat?

Dunia digital terlebih media sosial memang nggak pernah habis memunculkan sensasi atau perdebatan dan kali ini seorang bocah berumur 13 tahun terjebak diantara sengitnya popularitas dan haters. Bocah bernama Bowo Alpenliebe ini mencuat pertama kali saat melakukan meet and greet di Kota Tua dengan harga tiket sebesar 80 ribu perak. Sontak netizen terguncang dengan meet and greet ini, terlebih fans Bowo Alpenliebe adalah abg bau kencur yang masih minta duit  jajan ke orang tua. Mau nggak mau saya pun mulai mengikuti siapa Bowo Alpenliebe yang meet and greetnya dirasa terlalu mahal oleh netizen super missqueen. 

Ngapain Sih Bowo Alpenlibe?
Setelah saya telusuri Bowo Alpenliene mencuat tenar karena, menggunakan aplikasi kekinian Tik Tok yang pada dasarnya sama dengan Musically hanya saja jauh lebih user friendly. Terus terang saya sama sekali nggak melihat ada yang salah dengan semua konten buatan Bowo, receh sudah pasti! Tapi apakah konten Bowo Alpenliebe ini merusak? Menurut saya sama sekali nggak! Kecuali efek bikin pusing dan mungkin mual-mual setelah melihat beragam aksi lipsync yang cukup gemas. 

Ngebully Bowo Alpenliebe
Tak pelak beragam netizen dengan moral super tinggi mulai membully Bowo Alpenlibe, jari-jemari lentik netizen mengisi kolom komentar akun Bowo Alpenliebe yang mostly kasar banget! Sampai lupa kalau Bowo ini baru berumur 13 tahun dan netizen pun memahkotai Bowo Alpenliebe sebagai rajanya alay! Tunggu dulu, kalau kalian marah karena Bowo alay, kampungan dan sebagainya, sepertinya nggak afdol kalau nggak bawa-bawa biang kerok alay dan hiburan kampungan lainnya. Apa lagi kalau bukan Dahsyat! Dan hostnya sebagai ratu kaum alay pada masanya. (Tidak perlu disebut untuk menghargai yang sudah tiada)

Sudah Lupa Dengan Maholga?
Para netizen yang budiman dengan jemari lentiknya bisa membully Bowo Alpenliebe karena konten receh tapi nggak ada yang membully Dahsyat dan hostnya semasa dia masih hidup, bukankah itu aneh? Mengingat konten host Dahsyat ini bukan sekadar guyonan receh namun juga, acap kali menghina fisik dan kondisi orang lain, belum lagi dengan gaya merusak bin ngondek! Ratu alay ini malah bebas melenggang dengan mulus didunia hiburan, bandingkan dengan Bowo Alpenliebe yang hanya lipsync dan over pake filter sampe terlalu putih.

Tik Tok Dijegal Tapi Dahsyat Melenggang?
Bahkan aplikasi Tik Tok pun kena getahnya, sempat diberhentikan oleh Menkominfo. Bagaimana dengan acara sampah Dahsyat dengan segudang teguran namun, masih terus tayang? (walaupun sudah berhenti semenjak insiden dengan TNI) Saya kembalikan, lebih merusak mana? Bowo Alpenlibe apa Ratu alay Dahsyat? 

Bowo alpenliebe dan olga maholga


Bahkan setelah semua kontroversi, terkuak bahwa meet and greet seharga 80 ribu diprakarsai oleh fans Bowo Alpenliebe bukan Bowo sendiri. Status mencengangkan seperti jual ginjal dan agama Bowo yang dibuat oleh fans, saya kira hanya karena abg alay itu kurang kerjaan dan butuh perhatian. Sekali lagi bandingkan dengan paham ngondeka tunggal ika yang disebarkan oleh Ratu alay Dahsyat. 

Memang Bowo Alpenliebe vs Ratu alay Dahsyat bagai langit dan bumi sebab, Bowo cuma bocah yang nggak punya apapun selain kuota internet sementara Ratu alay Dahsyat punya tim dan sekumpulan petinggi TV yang memback-up. 

Jadi kalau kalian merasa jijik dan ngebully Bowo Alpenliebe cobalah berkaca pada beberapa tahun ke belakang dan tatap para sahabat Dahsyat. 
    
Share:
Read More

Hati-Hati Beli Paket Internet Lewat Aplikasi MyTelkomsel

Jadi kemarin saya baru saja isi ulang pulsa Telkomsel sebesar 100 ribu dan nggak lama beli paket internet Telkomsel dengan kuota 14Gb seharga 90 ribu lewat aplikasi MyTelkomsel. Namun, kali ini nggak seperti biasanya pesan sms dan notifikasi di aplikasi MyTelkomsel malah berbunyi "maaf sistem kami sedang sibuk"akhirnya saya tunggu sampai tengah malam, siapa tahu nanti sms dan notifikasi berhasil membeli paket kouta 14Gb seharga 90 ribu muncul. Tapi apa daya sampai tengah malam pun nggak ada sms dan notifikasi pembelian berhasil? Sampai akhirnya saya menelpon call center Telkomsel.

Paket internet Telkomsel  lewat MyTelkomsel

Lalu apa kata call center Telkomsel? Dia bilang saat saya beli paket 14Gb lewat aplikasi MyTelkomsel menggunakan kuota internet utama dan pulsa saya dari 100 ribu menjadi di bawah 90 ribu sehingga tidak mencukupi untuk beli paket 14Gb seharga 90 ribu." Mendengar hal tersebut saya ingin salto! Masa beli paket internet lewat aplikasi MyTelkomsel yang nggak lebih dari 3-5 menit saja bisa makan pulsa 10 ribu lebih! Pada kenyataannya memang begitu, kalau pakai internet telkomsel tanpa beli paket memang makan pulsa Afgan banget! Apa lagi pada saat itu saya sedang dijaringan 3G sehingga rada lama untuk membuka aplikasi MyTelkomsel.

Terus harus bagaimana? Kata call centernya kalau mau beli paket internet jangan lewat aplikasi MyTelkomsel. Lebih baik daftar lewat call center nanti dibantu atau pakai wifi. Capek dah, kalau begini sih seperti jebakan betmen. Mau nggak mau, saya harus beli pulsa tambahan 20 ribu lagi untuk beli paket internet 14Gb tersebut. Harusnya Telkomsel memberikan diskon kuota kalau perlu free of charge untuk aplikasi MyTelkomsel karena yang masuk situkan pelanggan semua dan saya yakin mereka masuk aplikasi MyTelkomsel lebih banyak hanya untuk beli paket internet. 

Walaupun begitu saya termasuk pelanggan setia paket internet Telkomsel sebab, kuota paket internet Telkomsel jauh lebih hemat dibanding provider lain tapi, kalau nggak beli paket internet Telkomsel bisa seribu kali lebih sadis dari pada provider lain, kasusnya seperti hal di atas buka aplikasi MyTelkomsel kurang dari lima menit saja kena potong pulsa banyak.

Share:
Read More

Review Notebook Asus E202S : Notebook Rasa Premium

Review Notebook Asus E202S / Celeron N3360/ Baterai 8 jam / Harga Rp 3.200.000 - Sudah sering pakai notebook murah, membuat saya jadi rada wah dengan notebook Asus E202S ini. Awalnya notebook Asus E202S ini merupakan pertukaran dari notebook Axioo MyBook 10 sampah yang saya jual kembali tapi nggak ada yang mau nerima, terpaksa jadi tukar tambah dengan Asus E202S ini. Awalnya saya memang nggak ngeh dengan notebook Asus E202S ini, berhubung nggak ada pilihan lain untuk tukar tambah, terlebih saya ingin notebook tipis dan ringan yang mumpuni untuk windows 10 dan segala urusan office. Sales tokonya memang rekomen banget Asus E202S tapi rada bingung sebab, harga notebook keluaran 2016 ini nggak murah. Notebook Asus E202S punya bandrol harga Rp 3.200.000 dan itu nggak turun-turun dari 2016. Akhirnya dari pada nyesel lagi dengan performa notebook murah yang murahan seperti Axioo MyBook 10, saya ambil juga. 

Desain

notebook murah  asus

Dari segi desain memang nggak ada yang istimewa, notebook Asus E202S ini mengusung desain minimalis. Hanya saja seluruh body notebook  Asus E202S punya kontur, mungkin biar nggak licin pas dipegang. Sekalipun terlihat tipis notebook  Asus E202S sama sekali nggak, bagian bawahnya tebal tapi untungnya notebook ini sama sekali nggak berat, cuma 1,2 kg sementara lebarnya hampir sama dengan kertas A4. Jadi masih bisa mobile tanpa makan tempat dan berat.


Desain minimalis ini juga berefek pada pelitnya port yang diberikan, kita cuma dapat 5 port saja yakni, 2 port USB, HDMI mini, sd card dan port SS. Sialnya dua port USB ditempat yang sama, sebelah kanan jadi kalau pakai mouse suka kena tuh flashdisk atau kabel HDD. Secara keseluruhan desain notebook Asus E202S bisa dibilang elegan dan mewah untuk ukuran sebuah notebook, apalagi kalau dapat warna selain putih atau hitam, because those colours make this notebook look ordinary.

Layar

notebook Asus E202S

Salah satu  keunggulan notebook Asus E202S adalah layar 11,6 inch yang dilengkapi teknologi tru 2 life technology, jadi layar ini memusatkan perhatiannya pada kontras sehingga nggak terlalu terang maupun gelap bahkan, dilihat dari sudut manapun tampilannya tetap jelas dan bening. Sayangnya kualitas audio yang lagi-lagi ditempatkan pada bagian bawah tergolong standar, alasan notebook Asus E202S menempatkan audio di bagian bawah agar terpantulkan dengan baik tapi, buat saya audio yang di tempatkan di bagian atas selalu terdengar lebih baik, lagi pula nggak selalu kita pakai notebook di tempat dengan alas yang keras dan rata.

Sementara untuk keyboardnya saya nilai baik sekali karena, penempatan yang nggak terlalu dekat antara tutsnya, masih tersedia jarak hanya saja tuts keyboard ini terbuat dari bahan yang sama dengan body yakni plastik jadi sedikit keras dan rada ribut..click..click..click  dan saya nggak bisa nemu shortcut untuk mematikan touchpad? Biasanya notebook semurah apapun selalu bisa matiin touchpad lewat tombol f.

Nilai plus terbaik notebook Asus E202S ada pada baterai yang mampu bertahan sampai 8 jam! Yup, notebook Asus E202S ini mampu melek sampai 8 jam bahkan dipakai browsing pun tetap awet. Jadi nggak perlu khawatir sering-sering cari colokan. Sayangnya baterai non-removeable jadi unibody atau menempel pada body sehingga sulit sekali untuk ganti baterai kalau ada masalah.

Performa


Terus gimana kinerja notebook Asus E202S ini? Dengan RAM hanya 2Gb dan OS windows 10 nampak mengkhawatirkan bukan? Sebab, windows 10 rata-rata membutuhkan 3-4Gb RAM. Terus terang Celeron N3060 bikin saya bingung dengan RAM hanya segitu, semuanya berjalan lancar? Saya pun mencoba photoshop tapi versi portable dan lancar saja. Sepertinya Asus melakukan sesuatu atau menambahkan teknologi tertentu, sehingga E202S ini mampu mengeksekusi dari office sampai multimedia dengan lancar, kalau untuk game saya belum coba karena, nggak pernah main game di  laptop. Sama satu lagi, notebook Asus E202S ini menurut saya lumayan ribut karena, kedengaran suara kipas atau mesinnya, walaupun halus tapi biasanya notebook itu adem ayem, ini kok seperti PC ada suara kipas dan mesin?

Walaupun begitu nampaknya Asus sadar notebook E202S bisa jadi lebih dari pada sekadar notebook biasa dan mengeluarkan varian baru dengan penambahan RAM 4Gb. Perlu diingat notebook Asus E202S ini nggak bisa nambah RAM karena, nggak punya dedicated memori slot, jadi nggak bisa cabut-tempel memori. Ini penyakit notebook jaman now yang ngincer body tipis. Asus pun rajin mengupdate otak notebook mereka terbukti pada seri E202S keluaran pertama yang menggunakan Celeron N3050 sementara versi saya pakai Celeron N3060.

Review notebook Asus E202S

Nampaknya dengan harga Rp 3.200.000 saya puas terhadap notebook Asus E202S, sekalipun performa standar sesuai dengan kebutuhan kantoran namun, terbayarkan dengan desain elegan dan daya tahan baterai 8 jam, kendati saya tetap penasaran dengan versi RAM 4Gb sebab, dengan RAM 2Gb saja lancar berjalan di windows 10 maka versi 4Gb kemungkinan bisa dipakai untuk editing video dan kebutuhan multimedia lain yang nggak terlalu berat, mengingat hanya dipersenjatai intel  Celeron N3060. Lumayan kalau dipakai nongkrong di starbuck nggak kalah sama yang pakai macbook air.
Share:
Read More

Viva News

Minat Kelinci Holland Lop? Klik Di Sini