Cara Menangani Molting Atau Bulu Rontok Pada Kelinci


Banyak yang nggak tahu kalau kelinci pasti molting atau merontokan bulu, karena ini memang salah satu mekanisme kelinci untuk mengganti bulu mereka. Biasanya kelinci dalam setahun bisa dua atau tiga kali molting/ganti bulu. Beruntung Indonesia hanya mempunyai satu iklim tropis sehingga siklus molting/ganti bulu kelinci umumnya nggak sering dan cepat. Setiap kelinci memiliki siklus molting yang berbeda-beda tergantung dari keadaan mereka, jadi nggak bisa menebak kapan kelinci akan molting. Yang bisa dilakukan hanya memeriksa apakah bulu kelinci sudah mulai rontok dan berjatuhan.
  Contoh Molting
bulu kelinci rontok

 Apa Itu Molting?
Nah, banyak yang salah kaprah mengenai molting. Ada yang mengira moulting adalah sebuah penyakit, walaupun rontoknya bulu bisa jadi sebuah pertanda penyakit. Lalu seperti apa sih molting pada kelinci, biar nggak salah kira dengan kelinci yang sedang sakit. Salah satu ciri paling jelas kelinci moulting adalah dengan melihat lokasi dimana bulu itu rontok, biasanya rontok karena molting bentuknya seperti pulau dan pada bagian yang rontok, terdapat bulu baru yang lebih pendek dan lebih halus, bulu baru ini juga sering berwarna lebih muda dari bulu lama. Lama-lama pulau-pulau ini akan membesar atau bertambah sampai ke seluruh tubuh kelinci.Tapi cara ini nggak bisa dilihat pada kelinci berbulu panjang seperti english anggora maupun fuzzy lop dan jersey wooly. Jadi mau nggak mau ketika bulu rontok harus yakin kelinci sehat. 

Berapa Lama Molting?
Ini pertanyaan yang banyak banget datang. Ada yang hanya satu bulan beres, ada juga yang sampai berbulan-bulan masih saja molting. Sekali lagi masa moulting ini tergantung pada keadaan kelinci itu sendiri. Misalkan waktu Kimchi si fuzzy lop masih hidup masa moltingnya pendek banget, palingan sebulan juga udah beres. Sementara Bimbim si mini rex justru lama banget, sampai lebih dari tiga bulan bulunya rontok terus. Jadi kalau kelinci bulunya terus molting pasti ada yang salah dengan pelihara kelincinya.


Cara Menangani Molting
Ketika kelinci masuk masa molting, harus rajin disisir biar bulu-bulu lamanya bisa segera tercabut dan juga biar nggak rontok, lalu beterbangan di ruangan ini bikin bersin-bersin. Selain itu agar semakin cepat selesai kelinci diboost dengan vitamin. Pertanyaan vitamin seperti apa? Banyak kok dipasaran, misalkan t-rex atau oxbow for shiny coat.

Molting Terus?
Nah ini dia masalah paling umum, kenapa kelinci nggak pernah berhenti molting? Awalnya juga sempat bingung sejak si Bimbim mini rex, moltingnya kebangetan, apa karena bulu karpet mini rex beda dengan kelinci lain? Jadi moulting lama banget. Setelah konsultasi dengan breeder mini rex luar negeri melalui instagram, ternyara mini rex punya kebutuhan yang berbeda dengan kelinci lain. Maklum mini rex bobotnya 3kg dan makannya banyak banget. Ternyata bulu karpet mini rex membutuhkan asupan protein yang lebih besar, dan kata breeder tersebut disarankan mana claf atau sun flower seed. Setelah googling mana claf sama sekali nggak ada di Indonesia sementara sun flower seed aka kuaci bejibun dimana-mana. 

bulu kelinci rontok
Perhatikan lingkaran pada dahi, ada bentukan pulau. Itu adalah molting, bulu baru masih pendek, dulunya molting dari bawah perut tapi sekarang sudah hampir selesai tinggal bagian kepala saja.

 Cara Pemberian Kuaci
Pemberian biji kuaci ini pun harus disesuaikan dengan kebutuhan kelinci, jangan sampai kebanyakan. Sebab kuaci bisa menimbulkan kegemukan dan pup serta pipis menjadi amat bau. Cukup beri lima buah kuaci perhari sampai dirasa moltingnya selesai.

Harus diingat kelinci tidak akan memakan kuaci yang belum dikupas, jadi kudu dikupas dulu tuh biji kuacinya. Kalau nggak dimakan taruh saja di tempat peletnya, nanti juga kalau laper dimana atau kosongkan tempat pelet dan isi kuaci, kalau sudah habis baru kembali diisi pelet.

Bimbim si mini rex, mulai berkurang moultingnya setelah pemberian kuaci selama seminggu dan dalam dua minggu moultingnya beres. Sekarang bulunya kembali kinclong halus dan lembut bak karpet.

Oatmeal
Selain kuaci ada satu lagi yang bisa diberikan pada kelinci agar membantu masa molting cepat selesai, yakni oatmeal. Biasanya merk yang dipakai quaker oatmeal karena memang cuma itu satu-satunya, pemberian oatmeal ini pun tidak boleh banyak-banyak. Kadar protein yang tinggi bisa menyebabkan kelinci obesitas, apa lagi oatmeal sangat digemari kelinci sehingga terkadang lebih pilih oatmeal dari pada pelet. Tapi oatmeal ini jauh lebih praktis dari pada harus mengupas kuaci satu persatu.

No comments:

Post a Comment