Let me send you cool stuff!

Resensi Novel Korea Style Dari BaekYoung-Ok

Pernah baca novel dengan tema Korea? Tapi bukan novel Indonesia yang sok Korea. Novel asli dari penulis Korea. Novel dari penulis best seller Korea, Baek Young-Ok ini berjudul Style dan menceritakan kisah seorang penulis majalah fashion serta dilematis hidupnya saat di usia 30an. Style sendiri sebenarnya bagi saya cukup membingungkan karena, Style by Baek Young-Ok ini rada-rada nggak jelas mau jadi novel roman atau semacam Devil Wears Prada.

resensi novel Style Baek Young-Ok

Sinopsis
Style menceritakan tokoh utama yang saya nggak bisa inget namanya, mendapatkan tugas untuk meliput seorang misterius bernama Doktot Restoran. Sepanjang mendapatkan tugas kita bakal disuguhi glimps gimana hidup di dalam majalah fashion dan situasi saat berusia 30 tahun masih single plus belum mapan. Sang tokoh utama yang sudah terbiasa mewawancarai orang, tiba-tiba mendapatkan kejutan saat bertugas menguak Doktor Restoran. Ia bertemu dengan Park Woo Jin. Seorang teman kencan yang meninggalkannya di cafe sekitar 7 tahun lalu. 

Dari sini si tokoh utama kembali berurusan dengan cowok yang pergi begitu saja saat mereka berkencan, belum lagi tugas untuk menguak misteri tentang Doktor Restoran, membuatnya harus bertemu banyak dengan Park Woo Jin. Dalam perjalanan meliput Doktor restoran, satu demi satu misteri mengenai kenapa Park Woo Jin tujuh tahun lalu meninggalkannya serta siapa Doktor Restoran mulai terkuak.

Resensi
Novel Style dari Baek Young-Ok ini benar-benar membuat bingung plotingan dan alur cerita nggak pernah konsisten. Di awal kita bakal disuguhi alur maju mundur yakni, ketika tokoh utama menghadapi sebuah masalah, kita bakal disuguhi flash back perihal penyebab masalah tersebut namun, di tengah dan sampai akhir alurnya menjadi linear. 

Nama-nama Korea yang nggak familiar juga jadi masalah buat saya karena nggak bisa inget dengan semua nama-nama tokohnya. Sulit bagi otak saya untuk ingat semua nama Korea dan jadinya sering lost ini siapa dan itu siapa.

Premis Style pun ambigu banget, jadi mau roman atau Devil Wears Prada? Tujuan Style benar-benar nggak jelas. Apakah mau menceritakan si tokoh utama dengan hidup yang menyedihkan? Umur 30 masih single dan nyaris gendut plus masih bekerja sebagai penulis majalah atau mau menyelesaikan urusan cinta tujuh tahun lalu? Ending yang menguak siapa Doktor Restoran dan si tokoh utama yang naik jabatan, benar-benar nggak memorable. Plotnya menurut saya datar dan membingungkan, sama sekali nggak ada emosi. Memang banyak orang yang komplain bahwa ini gegara terjemahan yang gagal tapi entahlah, buat saya novel Style dari Baek Young-Ok ini susah untuk dinikmati.

Baca Juga : Resensi When Breath Become Air

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Resensi Novel Korea Style Dari BaekYoung-Ok"

Post a Comment

Minat Kelinci Holland Lop

feed