Fakta Mengerikan di Balik Kemisteriusan Putri Raja Salman

Kedatangan raja Salma di Indonesia memang mengundang kehebohan, tak ayal berbagai hal mengenai raja Salman pun menjadi perbincangan publik. Termasuk anggota keluarga kerajaan dari House Of Salman atau keluarga raja Salman. Salah satu yang paling menyedot perhatian adalah puteri satu-satunya dari raja Salman, yakni Hassa Bint Salman Al Saud. Berbagai sosial media disibukan dengan foto-foto si puteri raja Salman, namun tahukah anda? Bahwa tidak ada satupun dari foto yang beredar di sosial media merupakan Hassa Bint Salman Al Saud. Semua foto-foto yang beredar di sosial media merupakan hoax, hal ini pun membuat banyak pihak berspekulasi mengapa Hassa Bint Salman Al Saud tidak pernah menunjukan batang hidungnya di publik seperti puteri-puteri kerajaan Arab lainnya?

Siapa Hassa Bint Salman Al Saud
Hassa Bint Salman Al Saud adalah puteri satu-satu dari raja Salman, hasil pernikahan dengan istri pertama Sultana Binti Turki al-sudairi. Tanggal lahir Hassa Bint Salman Al Saud tidak diketahui secara pasti, namun lahir di tahun 1974. Jadi dari tiga kali perkawinan raja Salman dan 26 anaknya yang terdaftar secara legal sebagai anggota House Of Salman,  Hassa Bint Salman Al Saud merupakan satu-satunya princess dalam House Of Salman.

Sejak awal Hassa Bint Salman Al Saud, memang kalah pamor dengan semua saudara laki-lakinya, jadi jangan heran mengapa Hassa Bint Salman Al Saud tidak memiliki banyak foto, namun bukan berarti Hassa Bint Salman Al Saud tidak exist. Princess House Of Salman  sedari dulu terkenal sebagai pecinta seni dan kerap mondar-mandir Arab - Perancis. Ketika masih exist di lingkungan para pecinta seni, Hassa Bint Salman Al Saud dikenal dengan gayanya yang tidak mengenakan hijab dan selalu trendy layaknya perempuan eropa lainnya.

Selain kalah pamor dengan semua saudara laki-lakinya, Hassa Bint Salman Al Saud pun memiliki larangan bagi siapapun untuk memfoto dirinya. Konon agar tidak ada tekanan bagi raja Salman, perihal sang puteri yang tidak mengenakan hijab. Hassa Bint Salman Al Saud selalu dikelilingi oleh para bodyguard yang sigap untuk menghajar siapapun yang berusaha memfoto sang puteri, bahkan paparazzi sekalipun gagal untuk mendapat foto Hassa Bint Salman Al Saud. 

Sekarang anda tahu mengapa tidak ada satupun foto dari Hassa Bint Salman Al Saud. Beruntung beberapa foto semasa kecil atau sebelum akil balig dan wajib memakai hijab bertebaran dan sudah dipastikan bahwa itu adalah Hassa Bint Salman Al Saud.
Satu-satunya foto yang berhasil dikonfirm sebagai Hassa Bint Salman Al Saud. Terlihat dari pakaian yang digunakan, jenis pakaian tersebut umumnya memang dipakai oleh para puteri kerajaan Arab. Plus dia duduk dipangkuan raja Salman.


Kenapa Hassa Bint Salman Al Saud Menghilang?
Anda pasti bertanya-tanya kenapa Hassa Bint Salman Al Saud menghilang dari publik? Pada tahun 2016 Hassa Bint Salman Al Saud terlilit sebuah kasus pembunuhan! Kok bisa? Sang puteri memiliki sebuah flat super mewah di Paris, Avenoe Foch Flat. Ketika sedang merenovasi flat super mewahnya, Hassa Bint Salman Al Saud menangkap salah seorang pelukis sekaligus dekoratornya, sedang memfoto ruangan flat tersebut dengan handphonenya. Puteri kerajaan Arab ini langsung naik pitam dan menuduh si pelukis akan menjual foto-foto tersebut ke tabloid. 

Si pelukis menolak tuduhan Hassa Bint Salman Al Saud, bahkan sampai disuruh sujud dan mencium kaki si puteri, namun tidak juga dimaafkan. Hassa Bint Salman Al Saud lalu memerintahkan bodyguardnya untuk menembak si pelukis sampai mati. Dan pembunuhan ini dilakukan di depan 20 pekerja  lain!

Otoritas Perancis sebenarnya mengejar Hassa Bint Salman Al Saud, namun sang puteri memanfaatkan kekebalan diplomatik agar bisa meloloskan diri dari otoritas Perancis dan kembali ke Arab Saudi. Kalau anda bingung, mengapa kasus pembunuhan di tahun 2016 ini tidak heboh? Karena pihak kerajaan Arab sudah pasti akan ikut campur dalam meredam pemberitaan media. Akan tetapi imbasnya sang puteri tidak bisa kembali ke Perancis, karena kasusnya bukan dihentikan namun beku karena  Hassa Bint Salman Al Saud berada di Arab Saudi dalam kekebalan diplomatik. 

Konon menurut beberapa media Inggris,  House Of Salman mengeluarkan kompensasi bagi para saksi, termasuk keluarga si pelukis. Itu sebabnya nama si pelukis yang terbunuh sama sekali tidak dipublikasikan. Bahkan pemberitaan dalam media Perancis pun nihil, satu-satu sumber berasal dari media Inggris.

Hoax Dalam Situs Islam 
Jika anda merefrensi dalam beberapa situs Islam di Indonesia. Maka akan banyak membaca, bahwa kasus pembunuhan Hassa Bint Salman Al Saud terhadap pelukis flat mewahnya tidak terbukti atau kurang bukti. Padahal pembunuhan ini dilakukan di depan 20 pekerja lainnya dan salah satu bodyguardnya yang bernama Elie Hatem pun bersaksi. Ada pula situs islam lain yang memasang cerita bahwa si pelukis dibunuh karena mencoba memfoto sang puteri.

Hoax Dalam Sosial Media 
Kalau begitu yang mondar-mandir di sosial media siapa dong? Yang kerap hilir mudik di sosmed kalian adalah Ameera Al-Taweel. Istri dari pangeran Alwaleed Bin Talal, yakni cucu dari raja Saud atau anggota House Of Saud. Sayangnya Ameera sudah cerai dari suaminya pada tahun 2013 silam dan sekarang ia menjadi head chief  Vouge Arabia. Juga ada perempuan-perempuan lain yang dilabeli sebagai puteri raja Salman, namun yang paling sering dijadikan hoax adalah Ameera.
  
Ameera istri dari cucu raja Saud, yang kini sudah bercerai ini, bukanlah anggota keluarga kerajaan Salman.

Berikut referensi dan berita pembunuhan Hassa Bint Salman Al Saud

Hebatnya lagi, kalau anda googling perihal kasus atau skandal pembunuhan Hassa Bint Salman Al Saud, maka tidak akan ada satupun berita yang keluar? Keyword yang dipakai saya adalah nama si bodyguard yang menjadi saksi yakni Elie Hatem bodyguard’s barrister. Maka akan keluar dua berita dari dua media Inggris terkemuka yakni The Sun dan Daily Mail. Sementara berita-berita lainnya, mengenai kegiatan charity dan hidup Hassa Bint Salman Al Saud bisa didapat dari situs arab news, itupun dari tahun 2015 semua. Berita mengenai Hassa Bint Salman Al Saud berhenti setelah tahun 2016 atau lebih tepatnya setelah terkena kasus pembunuhan.

Avenue Foch Paris Hassa Bint Salman Al Saud Murder
Flat super mewah Avenue Foch Flat Paris, tempat pembunuhan terjadi.
Atau ada dari anda yang fasih berbahasa Arab? Sehingga mampu membaca dari forum-forum situs Arab, mengenai kasus maupun hidup Hassa Bint Salman Al Saud silahkan berkomentar.
 

7 comments:

  1. Dari mana data tulisan itu....ilmu alkira kira.. .

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa nggak di klik link daily mail sama the sun-bya?

      Delete
  2. wih gile selama ini ketipu gue wkwkwk

    ReplyDelete
  3. Western media? Lol they dont like arabs. This is irrelevant. The same thing happened with Queen elizabeth fams that killed Diana Spencer in paris just because she married dodi al fayed but media didnt blow it up. Be smart. Jangan tendensius/menggiring opini publik yg tidak benar (bias).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mau yang lebih aneh, berita aslinya dalam media Perancis aja nggak ada? Padahal lokasi kejadian di Paris?

      Well, ada lagi yang aneh. Artikel ini diblock dari search google, cuma bisa viral dalam satu hari. Setelahnya artikel ini sama sekali nggak terditeksi dari google (kecuali search pake judul langsung)atau lewat portal berita/sosmed, tapi all keyword dalam artikel ini sama sekali nggak terditeksi di google. As a profesional SEO writer, i'm amazed.

      Delete
  4. Tapi memang sih heran aja kerajaan Islam, kok putri2nya ada yg tdk pakai hijab?? padahal jelas2 ada perintahnya dalam Al Quran -,-

    ReplyDelete