Resensi GGS (Ganteng-Ganteng Setan)

Entah apa yang ada dipikiran gue sampai beli buku ini? Nggak tahu, mungkin sedang lelah dan terhipnotis judul GGS. Liat sinopsisnya di belakang buku, sih seneng banget karena premisnya adalah tiga orang cowok ganteng yang mokat dan punya urusan yang kudu diselesaikan. Ekspetasi gue yang tinggi langsung jatoh pas baca buku ini.



Ceritanya dimulai pas tiga cowok yang mati mendadak dikuburkan bersama dan berdampingan, setelah semua orang pergi dan malam tiba. Ketiga cowok bernama Dudo, Egin dan Reno ini bangkit dari kuburnya. Singkat cerita ketiga cowok dari sekolah yang berbeda ini, memang terkenal super ganteng dan sialnya mati muda ini ketemu sama setan banci bernama Sabrina, yang kasih tahu kenapa mereka bangkit karena ada urusan yang belum diselesaikan. Jadi GGS ini keluar pemakaman untuk kembali sama orang-orang yang dulu pernah mereka kecewain, buat minta maap.

review ganteng ganteng setan
Cerita sesimple itu aja, sialnya jalan ceritanya juga terlalu simple bahkan buku setebal 152 halaman ini bisa diselesaikan dalam waktu dua jam saja. Memang GGS ini gajebo aka nggak jelas boo, karena mati-matian untuk terlihat lucu, walaupun terus terang ada beberapa bagian yang bikin ngakak, tapi overall datar banget. Dari penokohan nggak ada yang istimewa, bahkan gue sampai harus baca dua kali, gegara si Reno dan setan Sabrina yang pake bahasa alay dan banci, mungkin biar lucu tapi buat orang seumuran gue yang ada bingung!

Udah alur ceritanya juga, ya ampun seiprit banget, jadi ketiga trio GGS nggak nemu kendala apapun dalam prosesnya bertemu orang-orang yang kudu dimintai maap. Abis ketemu minta maap, terus balik kubur, udah aja gituh. Entah kenapa sekalipun ini novel horor komedi, gue merasa ceritanya seperti seadanya. Kalau kata gue sih ini cocoknya bukan untuk novel tapi untuk FTV! Setelah baca gue langsung WTF?

No comments:

Post a Comment