Pengalaman Membeli Rumah Bersubsidi Part 1 : Booking Fee Dan Akad Kredit


Minggu kemarin, saya resmi sudah booking fee untuk sebuah rumah subsidi di pinggiran Jakarta, kebetulan dapat rumah ini di pameran perumahan JCC dua minggu lalu. Dengan label rumah bersubsidi tentunya yang digembar-gemborkan adalah murahnya. Setelah lihat di brosur dan survey lokasi, saya memutuskan untuk datang ke kantor pemasarannya langsung.  Niat hati memang sudah fix untuk ambil rumah bersubsidi di pinggiran Jakarta dan pada brosur pun tertera harga jual, angsuran KPR subsidi serta uang muka yang tentunya lagi-lagi murah.

Perhatikan bahasa brosur yang menjebak ini
Setelah datang saya mengeluarkan brosur dan mulai bas-bis-buk perihal harga di brosur, ternyata setelah di jelaskan harga di brosur yang tertera uang muka sebesar RP 6,500,000  dan perincian total uang muka Rp 10,500,000 (uang muka Rp 6,500,000 + booking fee Rp 1,000,000 + tabungan pribadi min Rp 3,000,000) ternyata adalah bahasa brosur.

Bagian pemasaran serta marketingnya langsung merinci biaya yang sebenarnya harus saya bayar untuk rumah type 27/70 dalam cluster pinggiran kota. Total uang muka sebesar Rp 10,500,000 belum termasuk, tetek bengek, lalu saya hitung pake handphone hari itu jumlah yang harus saya bayar adalah

Total uang muka (Booking fee, uang muka, min tabungan pribadi) Rp 10,500,000 + Biaya ADM (urus KPR, surat tanah etc) Rp 6,000,000 + Biaya tambahan karena rumah yang dipilih dekat pintu masuk (biaya strategis) Rp 1,000,000 + Biaya Peningkatan Mutu (listrik, air, material bangunan) Rp 10,500,000 = Total yang harus di bayar adalah total uang muka Rp 10,500,000 + Rp 17,000,000 = Rp 27,000,000!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Gegara ini saya sempet mikir untuk kabur aja tapi pas lihat orang-orang lain yang datang buat beli, rata-rata semuanya bawa istri atau anak di atas 30 tahun dan saya nggak mau jadi orang baru bisa beli rumah pas udah punya anak sama istri di atas umur 30. Akhirnya coba tanya lagi buat beli rumah yang sudah jadi di cluster part satu, ternyata masih sisa dan total uang muka adalah Rp 48,000,000 alamak!! Kok jauh lebih mahal? Ternyata rumah yang sudah jadi memang dibandrol lebih mahal karena yang antri juga banyak. Jadi pilihan apa yang saya punya?

Rincian total yang harus dibayarkan, kenapa ini nggak ditaruh dalam brosur?
Akhirnya saya putuskan untuk ambil saja dengan langsung membayar booking fee Rp 1,000,000 dan total uang muka Rp 6,500,000 harus di bayar lagi dalam jangka waktu seminggu setelah booking fee sementara sisanya Rp 17,000,000 bisa diangsur selama pembangunan rumah saya yang memakan waktu enam bulan sampai satu tahun. Kalau sampai satu tahun Rp 17,000,000 juta itu gagal terpenuhi maka akan dibebankan pada angsuran KPR perbulan.

Dari mana duit Rp 25,000,000 buat bayar uang muka? Yang jelas bukan seperti orang sini yang …uhuk…uhuk dikasih papih and mamih setelah kawin, dari setahun lalu saya ikutan DPLK bank BRI dengan nominal transfer Rp 1,000,000/bulan dan alokasi 60% untuk saham, 20% untuk tabungan dan 20% asuransi. 
Satu lagi yang bikin saya berani ambil dan pakai semua uang investasi adalah setelah ngobrol dengan marketingnya, dia bilang “harga rumah sampai kiamat juga nggak bakal turun!” artinya rumah yang saya booking ini setelah clusternya selesai, harganya tidak mungkin sama dan akan melonjak tajam. Lagi pula kalau memang tidak cocok bisa saya jual kembali dengan over kredit dsb jadi sama dengan membuat investasi lain.
Note:
Rumah bersubsidi punya fixed KPR yang tetap artinya mau inflasi or ekonomi ambruk, bayar akan tetap flat dan sama.

Sebenarnya bisa lebih murah dengan mencari PERUMNAS, saya sudah survey PERUMNAS tapi kualitas PERUMNAS itu jauh di bawah developer swasta. Mulai dari model sampai bahan bangunan, lebih parahnya PERUMNAS nampaknya enggan membuat cluster seperti swasta, cuma cari tanah kosong terus bangun dah rumah berjejer.  Sementara developer swasta membangun cluster (taman, indomaret, kolam renang, ruko-ruko) untuk menambah nilai jual. Saran saya jangan dah ambil perumnas, kalau memang nggak terpaksa, not that worth it!

Kalau kalian berumur 25 cepat-cepat membuat investasi jangan cuma ditabung karena harga rumah nggak bakal terkejar, kalau berumur 30 tahun cepat-cepatlah mencari rumah karena kalian sudah dead meat! Ingat harga rumah tidak akan pernah turun, kalau KPR turun masih mungkin.

Ingat rumah bersubsidi hanya untuk yang bergaji maksimal  Rp 4,000,000 kalau gaji kalian di atas itu maka  KPR akan ditolak bank.  Salah satu cara ampuh buat akalin ini adalah dengan pakai nama istri atau kalau kalian enterpreneur bisa mengakali pendapatan bulanan tapi kalau pegawai PNS dan swasta bergaji di atas Rp 4,000,000 maka mati kutulah, mau nggak mau harus membeli rumah non KPR yang tentunya jauh lebih mahal dari DP sampai angsuran.

173 comments:

  1. Gan saya lagi proses pengambialn rumah kpr subsidi DP 35juta harus masuk sebelum akad kredit,kalo saya tidak bisa melunasi DP nya apa resiko yang saya tanggung?dan apa bisa sisa DP yg belum lunas di bebankan pada angsuran kpr perbulan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya gan biasanya sih akan dibebankan sisa DP yang tidak bisa dilunasi ke angsuran perbulan, tapi DP harus minimal 30% lunas kalau kurang dari 30% biasanya developer punya rules, misalkan akan dikembalikan uang DP tapi cuma 10% atau 20%.

      Jadi kalau nggak bisa lunasin DP minimal 30% dari 35 juta. Biasanya uang DP akan dikembalikan namun tidak full (KPR gagal). Kalau DP sudah 30% dari 35 juta, maka sisanya akan dijatuhkan pada angsuran perbulan.

      Delete
    2. Terimakasih bnyak agan wali yadi,sangat bermanfaat sekali buat saya,,bantu doanya gan,semoga saya lancar dan sukses,amin

      Delete
    3. Kok sepertinya mustahil ya bisa beli rumah walo rumah minimalis type 36 yang mungil secara cash :'(

      Delete
    4. Coba cari denah rumah 6x9 dengan 3 kamar tidur, ukuran segitu tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar namun terjangkau :)

      Delete
  2. Agan2 numpang promo,,kita akan launching perumahan subsidi dibulan januari 2016, harga rumahnya 135jt,,Total DP 19jt sudah semuanya,lokasi daerah bogor dekat dgn toll bocimi,,info lebih lanjut bisa ke 085283775877,,

    ReplyDelete
  3. Lagi nyari bgt ni rmh subsidi yang ga terlalu ujung bgt. klo blh tau yg agan ambil dmn tuh? hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di serpong sist tapi udah sold sout. Palingan yang saya tahu cuma ada di tiga raksa nan jauh di mata.

      Delete
  4. hati2 boss... peningkatan mutu itu opsional setau ane boss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya memang optional, tapi kalau nggak mau resikonya pindah rumah ke blok lain.

      Delete
  5. Pengen banget beli rumah disekitaran depok tapi masih bingung, soalnya SK karyawan belom keluar hikzzz

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terpakasa nunggu, soalnya salah satu sarat adalah surat keterangan kerja

      Delete
  6. Gan.. nanya dunk, saya lagi mau ambil rumah.. tapi masih galau.. soalnya denger2 katanya kalau subsidi itu rumahnya kurang kuat sama bikinnya juga ada yg asal2an.. itu gimana ya mnurut agan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan dibawah rata-rata, tapi rumah subsidi itu sengaja dibuat agar mudah dimodifikasi artinya kalau kamu beli dan suatu hari pingin, nambah dapur atau tingkat maka bisa dengan mudah di renovasi. Jadi nggak asal-asalan tapi kalau bisa ambil rumah subsidi dari developer swasta jangan subsidi perumnas, soalnya punya swasta jauh lebih bagus dari segi model dan fasilitas.

      Sama untuk septitank memang kecil dan pipa pembuangan yang dipakai kualitas standar karena untuk menekan harga.

      Makanya ketika membeli yang harus diperhatikan developernya, bisa juga membeli rumah subsidi yang sudah jadi tapi harganya lebih mahal.

      Delete
  7. wah, ane online shop gan, kira2 bisa ga y beli rumah subsidi? yang dekat2 harapan indah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak bisa gan, soalnya kalau wiraswasta harus ada fisiknya, misalkan pabrik atau toko. Sebab nanti bank akan survei langsung

      Delete
  8. Maaf saya mau bertanya lagi,,maksudnya sisa DP perumahan yg belum lunas di bebankan ke angsuran perbulan kpr itu apa ya?terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi kalau sampai batas yang ditentukan DP belum lunas sementara rumah sudah jadi atau sudah interview dan lolos, maka kekurangan DP akan dibebankan pada angsuran perbulan. Jadi misalkan DP 35 baru lunas 27 juta nah, sisanya dibebankan ke ansuran perbulan.

      Delete
  9. Jadi dengan kata lain,,saya bayar angsuran rumah+ cicilan DP belum lunas,,atau saya angsuran rumah sekaligus cicilan dp belum lunas di satukan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepengertian saya ketika di interview, maka akan dibebankan pada angsuran perbulan KPR.

      Misalkan kurang DP 10 juta dan angsuran KPR 800 ribu jadinya, kekurangan 1 juta + 800 = Rp 1,800,000 perbulan yang harus dibayarkan setiap bulan ke bank BTN. Untuk lebih jelasnya bisa ditanya langsung ketika interview KPR atau pada developernya.

      Delete
  10. perumahan lebak wangi sepatan - tangerang, dp di brosur 6juta..total dp 75 juta..ada permainan developer atau bagaimana tuh? bisa kasih masukan gan??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah gan, nggak bisa komen kalau nggak ada penjelasan rincian 75 juta dan jenis KPR yang diambil serta jenis rumahnya.

      Delete
  11. Gan Itu biaya booking dan uang muka kita kasih setelah kita appoval oleh bank atau sebelumnya gan? Kalo seandainya sebelumnya dsn pada saat proses pengajuan kita ditolak oleh bank, angus gak tuh booking fee sama uang muka?.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Uang booking dan uang muka beda gan. Uang booking itu buat ngamanin rumah pilihan agan sebagai tanda jadi, kalau ada orang lain yang minat nggak bisa ambil itu rumah sebab udah dibooking oleh agan.

      2. Uang muka sebenar masuk ke DP, dibayar setelah booking dan bisa dicicil sampai dengan interview KPR.

      3.Jadi keduanya dibayar sebelum approval bank.

      4.Kalau sampai pengajuan atau setelah interview KPR kita ditolak, uang booking jelas hangus, sebab uang booking untuk mengamankan rumah dari pihak pembeli lain namun uang muka atau DP akan dikembalian sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Biasanya setiap developer punya ketentuan sendiri, ada yang bisa full dikembalikan ada yang hanya berapa persen saja, makanya harus ditanya dulu baik-baik ke developernya.

      Delete
    2. ijin nambahin ya gan, kalo ane dulu bayar booking fee ,seminggu kemudian lengkapi berkas dan kasih DP 500 Ribu dari Total DP 10.500.000 , Terus ane bilang ke marketing nya ane mau bayar DP selanjutnya jika KPR ane di Approve sama Bank, dan Alhamdullilah begitu dapet kabar ane di ACC baru kemudian bayar sisa DP nya , Skrng tinggal Nunggu Jadwal Akad Semoga lancar amiin..

      Ane meminimalisir kerugian jika KPR Ane Ga di Acc sama Bank jadikan setidak nya ane cuma rugi sedikit hehee.....

      Delete
    3. Rata" emang develope ituh ada permainan harga, harga yg di ajukan ke btn ituh dbawah harga yang mereka jual kekita. jadi dia bebankan ke DP, DP yang diajukan ke bank ituh dibawah dari DP yang develope infokan ke kita. (pengalaman pribadi)

      Delete
  12. Makasih info nya gan. Saya mau tanya dong, saya juga tertarik mengambil kpr mensubsidi tipe 36/98 di daerah saya dgn DP 6 juta dan lagi tahap pembangunan. Di brosur tertulis "harga belum termasuk AJB, BBN, PPN, BPHTB dan biaya proses kpr", setelah saya tanya petugas nya bilang biaya utk itu sekitar 5juta. Apakah srharus nya biaya biaya itu memang ada gan? Seperti punya agan kan ada biaya peningkatan mutu.
    Sebelumnya makasih gan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya DP itu selalu 30% dari harga total, misalkan rumah subsidi berkisar di Rp 120 juta -Rp 200 juta pasti DP sekitaran Rp 17 juta atau 25 juta.

      Terus agan bingung dengan bahasa brosur yang hanya 6 juta tiba-tiba ada lagi di belakangnya tetek bengek segala rupa? Sebenarnya 6 juta itu adalah bahasa marketing andai kata langsung ditulis DP Rp 17 atau Rp 25 juta secara psikologi agan pun nggak akan ambil karena akan menganggap harga tersebut besar sekalipun itu merupakan DP rumah termurah.

      Jadi begitu sebenarnya rumah tipe 36/98 untuk KPR subsidi itu DP total sekitaran 17 juta yang memang mencakup AJB, BNN dan segala rupa namun demi menarik minat pembeli maka keluarlah trik marketing DP hanya 6 juta...ha...ha..ha lagian kalau mau dipikir rumah semurah apapun nggak mungkin cuma 6 jeti, bebek jialing aja kaga dapet gan.

      Delete
    2. Klo sudah bayar dp tpi developer blum ngluarin surat perjanjian jual beli kata y abis akad baru keluar surat perjanjian jual beli,itu bener gk sich gan jadi was2 mau lanjutin beli rumah

      Delete
    3. Surat perjanjian jual beli apa ya? Setahu saya sih dulu nggak ada yang namanya surat perjanjian jual beli?

      Delete
    4. Luar Biasa Penjelasannya dalam berbagi Pengetahuan, Ijin sekalian Sharing Agan Kebeneran Baru Tahu kemarin.
      Ibu Zuny Woelan @: Dalam Pembelian Properti Dahulu Memang banyak yang tidak Pakai Surat Perjanjian Jual Beli dan Klausulnya sudah ada di SPR (Surat Pemilikan Rumah) jadi biasanya tidak masalah karena sampai sekarangpun beberapa Developer masih ada yang seperti itu, Dan yang Dimaksud Ibu Zuny Woelan Surat Perjanjian Jual Beli yaa.. :) . itu Namanya PPJB (Perjanjian Pengikat Jual Beli) itu salah satu bukti bahwa Ibu sedang Proses pembelian Rumah dengan Saksi 4 Pihak (Pembeli, Penjual, Developer dan Notaris) Sebelum adanya AJB (Akte Jual Beli) bila Termin Bayarnya KPR biasanya nerima saat Akad Kredit.
      Maaf sebelumnya, Terima Kasih & Salam Sukses untuk Agan Ibu Zuny dan All.

      Delete
  13. Mau tanya gan, apakah salah satu persyaratan pengajuan KPR untuk karyawan harus berstatus karyawan tetap ? Kalo karyawan kontrak bisa ga gan ? Thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. KPR non subsisi iya harus karyawan tetap tapi kalau untuk KPR subsisi FLPP nggak harus tapi minimal kerja satu tahun, dibuktikan dengan surat keterangan kerja.

      Delete
    2. Sory gan satu lagi mengenai sertifikat rumah. Lebih baik ambil yg HGB atau SHM sih ?
      Karena yg saya tau HGB itu kan tanah milik pemerintah ya, dan ada jangka waktu yg harus diperpanjang lagi kalo sudah habis. Nah kalo misalkan kita ambil rumah sertifikat HGB, apakah semua jenis perumahan KPR dari semua developer bisa kita naikkan sertifikatnya dari SHM ke HBG ? Atau hanya KPR tertentu atau hanya developer tertentu ?
      Dan kalo bisa dinaikkan sertifikatnya, apakah ada persyaratan khusus ?
      Maaf panjang, thanks sebelumnya

      Delete
    3. 1. Kalau agan tanya lebih baik mana ya, mending SHM kemana-mana dah.
      2.HGB ada jangka waktu perpanjanganya dan biasanya berbeda-beda tiap jenis dan luas lahan, jadi pastikan tanya ke developernya ini HGB sampai kapan?
      3. HGB bisa upgrade ke SHM tapi dalam kasus KPR subsidi ada saratnya, misalkan sudah 1 tahun lunas KPR atau sudah 5 tahun KPR, ada rincian jelasnya ketika akan akad kredit.
      4. Kalau mau upgrade saratnya surat identitas, imb, surat keterangan bayar pajak bumi dan bangunan.

      Paling enak sih pake notaris tinggal bayar aja.

      Delete
  14. Gan ane mau tanya dong, kalau mau ngajuin kpr rumah bersubsidi tapi bapak ane tahun besok pensiun bisa kagak ? Bapak ane udah karyawan tetap, jadinya setelah bapak ane pensiun, biayanya selanjutnya bakal ane yg bayar ibaratnya pindah tangan buat bayar kpr nya, masih bisa di terima gak ya gan ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. baca part 2 nya, itu ada di popular post atau related post tentang sarat-sarat KPR subsidi

      Delete
  15. Gan mau tanya. Sy udh ambil kpr subsidi pemerintah dan sdh masuk cicilan ke 2. Sy mau oper kredit aj ini rmh krn kantor pindah jd jauh dr rumah. Kira2 boleh n bs ga ya? Resiko apa yg mgkin trjadi ke sy dikemudian hari. MohonMohon pnjelasannya. Trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehemm, emang agan lupa waktu akad kredit jelas tertulis dalam jangka waktu 5 tahun nggak boleh di over kredit.

      Setahu ane sih nggak bisa ya, KPR subsidi di over sebelum 5 tahun. Jadi percuma dijual juga, pasti mentok bikin masalah. Palingan kontrakin aja gan, baru setelah 5 tahun bisa di over kredit

      Delete
  16. maaf gan tanya, klo biaya kelebihan tanah, pasang listri air dll itu kapan ya bayarnya?? setelah rumah siap dibangun atau gimana. soalnya dana yg ada baru cukup untuk DP sedangkan untuk biaya yg lain masih diusahakan

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Biaya kelebihan tanah biasanya bakal kena sebelum akad kredit dan bakal disatukan dengan DP

      2. Nah, kalau rumah subsidi sudah selesai dibangun, nanti kita dikasih kunci rumah dan biasanya bakal ditanya mau pasang air dari developer apa sendiri ke PAM, kalau listrik udah langsung karena pembangunan kabel dan sebagainya dari PLN.

      - Biaya untuk air tergantung kalau ke developer sekitar 1 jutaan ke atas tapi kalau mau langsung ngurus ke PAM mungkin bisa lebih murah.

      - Listrik gratis, nggak ada biaya sebab udah termasuk pembangunan infrastruktur seperti jalan dari developer.

      Udah kok sist, nggak ada biaya lain selain pasang air.

      Delete
  17. maaf mau tnya , pas akad harus bawa kk asli dan ktp asli ga ?

    ReplyDelete
  18. mau tanya gan...klo ambil kpr bersubsidi itu denger2 ga boleh direnovasi total dulu, krn jika ada pemeriksaan bakalan dirubah menjai kp komersil, krn dianggap orang mampu...bener ga ya soal itu ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salah yang bener, ketika masa pembangunan nggak boleh ditambahin ini dan itu atau direnovasi. Soalnya banyak orang iseng yang mampu, tapi beli rumah subsidi, terus pas masa pembangunan kasih uang rokok ke mandornya, buat ngerubah atau ngeronavasi.

      Soalnya pihak dari bank akan datang setelah rumah selesai dan memastikan kalau rumah sesuai dengan di atas kertas. Kalau samoai ketahuan ada yang nggak beres, KPR subisidi digagalkan.

      jadi kalau sudah akad dan sudah ditinggali, mau direnovasi nggak apa-apa. Yang nggak boleh adalah dijual, over kredit dalam jangka waktu lima tahun setelah akad atau mengubah rumah subsidi menjadi tempat komersil, misal ruko atau rumah makan.

      Delete
    2. jadi boleh y gan kalau di renovasi depan/teras dan ditingkat ke atas? apakah kita perlu juga gak sih untuk mengurus imbnya? soalnya kan nambah ruang? makasih gan jawabannya

      Delete
    3. jadi kita boleh renovasi rumahnya y gan walau baru akad? boleh renovasi depan rumah dan tingkat juga y? lalu untuk imbnya kita yang ngurus atau pihak bank y gan? thanx infonya

      Delete
    4. Sebenarnya dalam peraturan ketika akad dijelaskan tidak boleh dirubah bentuk dan fungsinya, dalam waktu lima tahun. Tapi banyak kok yang renovasi setelah akad, kalau mau aman biar agan tunggu setelah satu tahun, baru dah tingkatin itu rumah. Kalau baru akad renovasi minor aja gan, jangan terlalu kelihatan.

      Kalau ane sih diurusin sama developer, coba agan kontak ke developer atau salesnya rulesnya gimana?

      Delete
    5. Gan..kalau renovasinya hanya bagian dalam ruangan yang dirubah tata letaknya saja pada saat pembangunan rumah subsidi boleh ga ya? Tampak muka tidak berubah sama sekali.

      Delete
    6. Gan..kalau renovasinya hanya bagian dalam ruangan yang dirubah tata letaknya saja pada saat pembangunan rumah subsidi boleh ga ya? Tampak muka tidak berubah sama sekali.

      Delete
    7. Waduh..pada saat pembangunan mah nggak boleh sista, kan begitu selesai dibangun ada orang BTN yang bakal cek hasil pembangunan, takutnya ketahuan. (kecuali sista bisa kong-kali-kong ama mandor)Dan duit tutup mulutnya nggak bakal mureh.

      Delete
  19. Wajar ga sih gan ane ambil rumah subsidi pembangunannya mpe 1 thunan? beberapa kali survey lambat bgtt pembangunannya walaupun sdh terlihat prosesnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama kok gan, ane juga pembangunannya setahunan. Soalnya dalam satu cluster biasanya akan dimulai pembangunan kalau rumah sudah terjual 50% atau setengahnya. Dan biasanya rumah akan dibangun kalau udah akad kredit, jadi liat dulu siapa yang sudah beres akad kredit sama DP-nya.

      Dan mereka bangunnya borongan bukan persatu rumah, jadi hari ini semua rumah pondasi, besok semua rumah bata dan seterusnya, makanya rada lemot.

      Setelah semua rumah beres baru dibangun infrastrukturnya seperti listri dan jalan. Jadi memang agak lama, sesuailah sama harganya gan.

      Jadi kalau rumah udah selesai belum tentu lingkunganya udah, bisa nunggu lagi sampai itu cluster jalannya diaspal dan nunggu lagi ampe yang beli rumah dateng semua dan rame.

      Delete
    2. gan, mao nanya, kl rmh subsidi itu kl baru lounching bgt emg lom ada siteplane, brosur, rmh contoh yak?developernya seyh blg kl itu semua turun kl sdh nup 50?qt sbg pembeli msih ragu, krn blom ada apa2nya br ada price standarnya aja, qt liat lokasi cuma ada sawah doang, umbul2 lom ada juga

      Delete
    3. Wah beli dimana? Ane waktu beli cluster ke dua, jadi developernya udah bikin cluster pertama yang sold out jadi tahu bentukan sama kualitas.

      Agan kalau mau cari aja developer yang udah pernah bikin, takutnya kenapa-napa dan nggak sesuai ama harapan agan.

      Delete
  20. Izin tanya gan....
    apa akibatnya bila tidak bisa mencicil angsuran bulanannya melebihi batas waktu..? Setau saya nanti rumah bakal disita bank betul bgtu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ane sih dibisikin sama marketingnya kalau KPR subsidi pastikan selama setahun, bayar cicilannya nggak ada masalah. Jangan sampai telat dari tgl 7 aja, pokoknya selama 12 bulan harus rapi. Nanti setelah satu tahun, bayar KPR rada telat atau bahkan mandek, kemungkinan disita kecil.

      Sebenarnya pertanyaan majemuk jadi bingung, maksudnya apakah telat bayar cicilan setiap tanggal 7? Atau selama berbulan-bulan mandek bayar cicilan?

      Kalau telat bayar cicilan setiap tgl 7 maka, pastikan rekening di isi karena secara otomatis akan dipotong, kalau telat bulan kemaren, berarti agan ngutang satu bulan atau bolong satu bulan. Sebab bank hanya akan memotong sesuai dengan cicilan KPR perbulan saja.

      Kalau maksud agan telat bayar cicilan aka kredit macet atau nggak bayar selama berbulan-bulan. Itu sih, pasti disita. Paling telat 3 bulan aja gan, jangan lebih.

      Delete
  21. gan..mau tanya itu gan ambil rumah bersubsidi daerah mana? saya ada niat mau ambil rumah bersubsidi tapi masih bingung daerah mana aja..punya rekomendasi gak gan sekitar jabotabek syukur2 sekitar jakarta :D makasih gan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekitaran serpong belakang, harusnya sista rajin-rajin main ke pameran properti. Bukan apa-apa rumah subsidi memang nggak pernah ada infonya, tahu-tahu ludes aja terjual. Satu-satunya jalan memang harus "ngeh" kalau ada pameran properti.

      Delete
    2. klo mau ada di dareah 3 raksa. total keluar uang cuma 4,5 jt aja dah punya rumah. ade ane baru ngambil soalnya

      Delete
  22. Gan saya kira dp rumah jg ditanggung oleh pihak bank btn coznya ga kuat bayar dpnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang sudah ditanggung pemerintah gan, makanya DP rumah subsidi cuma 17-25 juta aja tergantung tipe dan luas lahan. Kalau rumah nonsubsidi dengan luas dan tipe yang sama bisa 40 juta ke atas gan.

      Delete
  23. kalo kpr subsidi tp buat perumahan biasa / bkn perumahan flpp kira2 bisa ga yah?

    ReplyDelete
  24. mas mau tanya saya mau ambil kpr rumah subsidi, nah kemarin sih sudah boking fee, cuman dari tulisan mas di atas, penghasilan bersih harus 4jt, sedangakan penghasilan saya rata diatas 8jt bersih dari jualan, apa perlu manipulasi data penghasilan ? soalnya sales nya bilang minta print rekap transaksi penjualan saya 1 bulan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Agan langsung DP tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan salesnya? Atau gimana? Soalnya dulu sebelum DP sudah diwanti-wanti oleh sales gaji harus 4 juta pas.

      Coba konsultasikan dulu dengan salesnya, siapa tahu dia bisa bantu carikan solusi

      Delete
  25. Emang bener ya gan ada revisi peningkatan sertifikat dari bank ? Saya belum akad, Tpi yg lain sudah, hanya krna saya dapat tanah lebih / hoog

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah nggak tahu gan, soalnya ane udah lama akadnya. Coba tanya langsung ke marketingnya atau lebih bagus ke notaris akta tanah.

      Delete
  26. Gan, saya mau tanya, suami pekerjaan marketing. Gaji pokok 2jt per bulan. Tunjangan kendaraan dan uang makan bisa 4 juta per bulan. Kalau ada bonus jualan bisa ada lebihan.

    Itu dilihat gajipokoknya atau take home pay nya ya?? Soalnya kebutuhan banyak sekali tapi mau punya rumah. Trmksh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mak suami siapa ya? itu profile lelaki boo.

      Yang dilihat dari slip gaji, jadi di slip tertulis mana 2 juta apa 4 juta?

      Delete
  27. kalau nanya langsung ke pihak bank gmna gan ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Datang saja ke bank BTN, ada bagian khusus dimana agan bisa tanya-tanya soal KPR BTN sekaligus lokasi dimana KPR btn berada.

      Delete
  28. Gan mau tanya saya mau ambil perumahan bersubsidi, tetapi rumah yang rekondisi, di brosur tertera Dp 1 juta dan cicilan dibawah 800 ribu/bulan

    Pertanyaannya apakah bisa sama kemungkinan akan ada biaya tambahan, seperti lain2 di atas soalnya ini beda perumahan yang saya ambil perumahan rekondisi

    Mohon penjelasannya, mksh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saran ane sih satu: jangan pernah percaya bahasa brosur! Telpon marketingnya konsul langsung biar jelas.

      Delete
  29. Gan mau tanya kalau KPR Subsidi harus sesuai dengan alamat KTP atau sesuai dengan pekerjaan ya?
    Alamat ktp ane numpang sih di jakarta, sedangkan kerja ane di Bandung? Maunya sih nyari rumah di jakarta, tapi emang belum dapet kerjaan aja di jakarta jadi masih di bandung?
    Menurut agan gimana terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa kok, nanti pas interview bilang aja buat keluarga ibu atau bapak. Dan nantinya rumah itu bakal ditinggalin.

      Delete
  30. Kalo boleh tau nama developernya apa ya broh?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kde griya parung aja gan, nanti dikira promo ane.

      Delete
  31. Gan caranya liat developer oke apa enggak itu gimana ya? Atw emng kpr subsidi kualitas bgunannya ga sebaik qt bangun rmh ndiri..atau beli kavling gt.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Kalau ane liat yang udah bikin cluster satu, baru beli di cluster duanya. jadi ada gambaran bentuk dan kualitas.

      2. Bangunannya emang nggak sebaik rumah sendiri, tapi klo bangun rumah sendiri nggak bakal kekejar, jadi pas bangun rumah harus selalu dikontrol, minta nomor mandornya terus ngobrol aja sama dia, punya duit lebih berapa dan bisa diapakan biar rumahnya lebih bagus.

      3. Maksudnya gini jadi kita beli kavling, sama rumahnya dibuatin developer, begitu.

      Delete
  32. Ingat DP rumah subsidi hanya 5%-10% dari harga rumah subsidi (kalau ada peningkatan mutu). Pastikan dapat formulir SPR yang ditandatangani marketing dan pihak developer.
    Transfer DP dan Biaya lain2 transfer ke Rek Perusahaan (jangan setor tunai) dan bukti transfer simpan baik2. Cek Plafon di SP3K (itu di jadikan patokan pembayaran DP rumah)

    ReplyDelete
  33. gan , mo tanya , ane sedang mengajukan kpr subsidi, bila berikutnya misalkan dapet rejeki banyak, trus kita ada beli rumah kedua (asumsi kpr subsidi terus jalan krn bunga kecil) itu bisa di stop gak ya subsidi dan itu melanggar gak ya? krn kan, bisa jadi kedepan ada yg rejekinya melejit gt.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa gan, tinggal ke bank btn aja, bilang sudah nggak mampu nanti kpr di stop. Jangan bilang beli rumah kedua, klo getuh mah stop kpr kaga bakal di approve. Dan jangan sampai nunggak! Langsung ke bank bilang nggak mampu, kalau sampai nunggak, berhutang anda ke bank.

      Kalau mau di jual over kredit, harus menunggu lima tahun baru boleh over kredit.

      Delete
    2. Gan kalo misalnya bilang gak mampu lalu kpr distop, nah uang kita yg dikembalikan apa sesuai dgn jumlah UM plus angsuran yg sudah kita bayar?? Atau akan kena potongan2 yg merugikan kita???

      Delete
    3. Gan kalo misalnya bilang gak mampu lalu kpr distop, nah uang kita yg dikembalikan apa sesuai dgn jumlah UM plus angsuran yg sudah kita bayar?? Atau akan kena potongan2 yg merugikan kita???

      Delete
    4. Gan kalo misalnya bilang gak mampu lalu kpr distop, nah uang kita yg dikembalikan apa sesuai dgn jumlah UM plus angsuran yg sudah kita bayar?? Atau akan kena potongan2 yg merugikan kita???

      Delete
  34. Gan boleh gk ningkatin rumah subsidi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut peraturan dalam jangka waktu lima tahun, tidak boleh dirombak tapi kata marketingnya sih, tunggu setahunan lebih aja. Toh, nggak mungkin juga bank dateng buat ngecek.

      Delete
    2. Kpr udh berjalan sampi wawancara kepastian agkat kredit desember ,,dan di saat itu jg sya cri pengasilan tambahan dg ikt ojek online jd masalhnya sya rencana kredit hp ,karna fasilitas ojek online dpt hp tp kredit kira2 bermasalah gk ya sya k BANK BTN

      Delete
    3. Kalau cuma handphone sih harusnya nggak jadi masalah, tapi lagi-lagi tergantung dengan banyak hal seperti penghasilan utama. Mungkin bisa ambil kredit handphone yang nggak terlalu tinggi, semisal cuma 150 ribu perbulan.

      Delete
    4. Oww gtu smga g jd masalh,,aduhh masalah besar sya saat ini ada pd rkning korang trahkir d bulan mei,juni,juli,sdgkn d bulan itu sya d of bru d pgl lg agustus,gmna cra akalin rking koran trahkir sdgkn d bulan2 itu atm ksong,qjd patah semagat...

      Delete
    5. Rekening koran cuma diminta kalau pas interview, nampak tidak menyakinkan. Dan fungsi rekening koran itu bukan untuk lihat berapa jumlah uang di rekening, tapi buat lihat apakah benar mempunyai penghasilan sebesar yang dicantumkan di aplikasi pendaftaran serta memastikan kalau pendapatan induvidu ada setiap bulannya. Untuk mencegah kredit macet.

      Delete
    6. Ok2...tp di mintanya pas kemarin iterfiyu mas,,kn jd klabakan sdgkn sya d bulan itu d of krja insakallah bulan agustus bru krja lg,jd agkat krdit d bulan september-desember..,bank mnta d bulan mei,juni,juli,mta d siapain keluranganya sm bank,trs konsul dg marketing bt d akalin bsa g rkning koran ktanya g bsa mnjamin tp niat sya m ajukin d bulan agustus,septber,oktober kra2 bank ttp ngotot mta yg bln,5,6.7 gk ya??krna markting jg g masalah sya ksh yg bln agustus dsb..

      Delete
  35. Mas mau tanya,saya sempat liat rumah subsidi di daerah Tangerang,waktu saya ketemu ternyata bukan sm developer langsung, sejenis agent (ada marketing) aman tidak ya kalo kita melalui agen/calo begitu? Apa harus langsung ke developer nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang setiap developer ada agen marketingnya, kalau mau aman bisa datang langsung ke kantor developernya. Paling bagus sih bukan calo, tapi marketing langsung dari developer (karyawan bagian sales si developer)

      Delete
  36. Permisi mau tanya ke semuanya siapa tau ada yg bisa bantu
    Jadi begini sebelumnya saya pernah ambil rumah subsidi dan karena saya kurang srek dan lagi butuh uang saya over kredit tuh rumah subsidi lalu setahun kemudian dan sekarang ini saya ingin mengambil rumah subsidi lagi yg dekat kerjaan tapi kata pihak developer ga bisa ambil yg subsidi karena sebelumnya masih ada nama saya di bank... Nah caranya bagaimana ya biar bisa ambil rumah subsidi lagi karena lagi butuh rumah bgt krn saya ga punya rumah

    ReplyDelete
    Replies
    1. seharusnya over kredit sih, setelah lima tahun sis. Karena memang sudah ditulis dirulesnya begitu, jadi nama sudah bersih. Mungkin ngekost saja atai ngontrak, sampai lima tahun. Setelah itu baru ambil kpr lagi.

      Delete
  37. Mau tanya..saya ada rencana ambil kpr subsidi. Disitu dp bisa dicicil, dicicil sambil proses bank berjalan. Tapi ada juga perumahan yg bayar dp nya kalau sudah di aprove. Pertanyaannya yg benar yg mana? Aprove kpr dulu baru bayar dp atau bayar cicilan dp sambil proses bank berjalan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya harus lunasin DP dulu, untuk bisa dapet jadwal interview KPR dan lolos lalu di approve KPR. Jadi setelah approve tinggal bayar KPR perbulan saja.

      Kalau cicilan DP sambil proses bank berjalan pun sama, saja untuk mempercepat proses saja. Jadi pas interview lalu akad dsb. Tinggal bayar KPR perbulan.

      Kalau di approve KPR dulu baru lunas DP, bakal berat sebab selain harus bayar KPR perbulan, cicilan DP juga harus dilunasi.

      Intinya sih sama saja, itu hanya bahasa marketing supaya laris saja.

      Delete
  38. saya mau ambil rumah, DP 11 jt tapi ada biaya kelebihan tanah 800rb/m. itu pembayaran kelebihan tanah kapan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pengalaman saya sih, kelebihan itu ditagih pas mau akad kredit

      Delete
  39. Mas,mau tanya. Kan di slip gaji saya tertera gaji pokok 1,8jt trs ada bonus atau tambahan gt lah. Kl di total sekitar 2,9jt, tp take home pay 2,3 jt. Soalnya kata bagian admin propertinya yg dilihat bank adalah gaji pokoknya, bkn take home pay. Apakah seperti itu? Sebenarnya range gaji yg bisa diterima utk KPR Subsidi brp ya? Oh ya, hrg rumah yg mau sy beli 110jt. Sy mau manipulasi slip gaji biar bisa diterima bank. Cm kan ga bisa sembarangan krn di buku rekening saya dana yg disetor dari kantor 2,3jt. Tlg pencerahannya ya Mas. Trims.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak perlu dimanipulasi, sebab maksimal gaji adalah 4 juta. Dan yang dilihat adalah gapok, jadi bonus ngga dilihat.

      Delete
  40. Gan mau daftar rumah bersubsidi daerah tangerang yang terpercaya dong, trus kalo perumahan yg sertifikatnya blm shm gimana gan? sama kalo blm menikah bisa ambil perumahan kan ya gan? mohon balasannya. Trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, nggak tahu mbak daftar perumahan mah, dulu saya hunting di pameran properti. Sebaiknya sebelum membeli konsultasi dulu dengan pihak pengembang mengenai shm dan sebagainya. Bisa kok mbak ambil kpr namun belum menikah.

      Delete
  41. mas itu yg di brosur perumahan tangerang jajeg senopati bukan ya ? soalnya dulu perbah mau ambil di situ tp gk jadi.

    ReplyDelete
  42. Mas saya kan kemaren 30 agustus udah wawancara terus kata bank btn melalui developer ada berkas yang kurang surat domisili , tapi udah dibikinin , itu kira2 pertanda apa yy ?? Berapa lama sampai akad kreditnya setelah wawancara ???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pertanda anda kurang jeli, berapa lamanya bisa 1 sampai 2 bulan berdasarkan pengalaman saya. Kalau semua berkas sudah dilampirkan dan data valid, nggak ada yang perlu ditakutkan pasti keterima.

      Delete
  43. pak kalo maksimal gaji pokok untuk kpr supsidi tuh 4 jt ya, gp saya 3,7,kalo di totalin sama lembur,tujangan dll bisa nyampe 6-7 jt, itu bisa di acc gak ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pokoknya pastikan yang tertulis di slip gaji maksimal adalah 4 juta!

      Delete
  44. Salam....minta pendapatnya donk
    Aq dan suami jg skrng lg rencana beli rmh subsidi di daerah lamongan sana...uang muka 20 jt ataupun 25 jt...trs sy dan suami br nikah agama jd blm ada srt nikah gt...jd skrng mau pake nama suami dan status bujang gt....tp sy ragu takutx ada biaya2 lain yg disembunyikan.....beneran bingung....terus katax klo mau hak milik gak bs secepatx proses hrs nunggu ansuranx lunas apa benar?....unt jawabanx mksh bnyk ea

    ReplyDelete
    Replies
    1. Surat nikah harus dilampirkan kalau mau pakai nama sista dan suami juga wajib mencatumkan foto copy surat nikah kalau menuliskan sudah menikah. Kalau menuliskan masih bunjangan, nggak ada masalah.

      Biasanya yang disembunyikan nggak ada, kalau sista beneran ambil dari developer yang terpercaya dan nggak ada tuh yang namanya pelunasan biaya asuransi?

      Delete
  45. salam..gan mau tanya donk, sy ada rencana mau ngajuin kpr subsidi tp daerah krwg, sdangkan domisili sy skrg dan ktp serta kantor sy di jakarta, trus gapok 2,3-an yg masuk rekening tiap bulan, intensif sekitar 1 jutaan dikasih cash, itu nati yg dimasukan yg sesuai masuk rekening tiap bulan apa smwnya ya gan? makasih jawabannya ;)

    ReplyDelete
  46. Pak saya sudah akad dgn bank untuk kpr rumah tpi 2 bulan berjalan rumah belum selesai di bangun bru sekitar 60% kata developernya mintah di beri waktu 1 bulan untuk menyelesaikan rumahnya jika rmahnya belum selesai di bangun sesuai dgn kspakatan apa yg hrus saya lakukan.?
    Saya jga mndapat posisi rumah di pojok & wktu pertama pengurusan develprnya mengatakan bahwa kelebihan tanah sekitar 12 jt dgn jrga permeternya 350rb trnyata setelah selesai akad kelebihan tanah hasil pengukurannya 81m2 dgn total biaya kelebihan tanah sktar 30anjta dan hrus melunasi semua biaya bru bsa di tempati,apakah bisa jka saya hanya membeli kelebihan tanah sesuai dengan kemampuan keuangan saya..terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah gan salah lapak, itu kelebihan tanah sampai 12 juta sih bukan KPR subsidi.

      Delete
  47. Gan mau tanya. Sp3k ane udh kluar katanya hari ini. Tapi ane dikasih wktu 2 hari doang buat lunasin sisanya. Apakah bener gitu gan? Krna akad tgl 14. Dan harus lunas tgl 7. Menurut agan gmn?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mak, akad KPR itu cuma untuk yang sudah lunas DP sista. Harusnya sista nggak bisa akad klo belum lunas?

      Delete
  48. Gan mau tanya.. Ini saya mau transfer uang muka tapi rekening bukan an. Nama developer.. Sy minta nmr rek developer dikasih nomor rek direktur sama nomor rek bagian keuangan.. Apa bisa gan kemungkinan saya ditipu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh, dulu sih ane nggak transfer ke marketingnya tapi ke developer langsung. Coba tanyakan ke marketingnya no rek developernya.

      Delete
  49. Gan ane mau tanya.. ane rencana mau ambil perumahan subsidi.. digapok ane 4juta. Kalo ditambah tunjangan laen thp ane 5.5 gross. Kira2 ane bisa ambil kpr subsidi ga ya?

    ReplyDelete
  50. emang banyak developer rumah subisidi yang asal-asalan dan ga jelas credensial nya, harus hati2. memang kebutuhan rumah makin kesini makin banyak, harusnya pemerintah memberikan regulasi tentang rumah subsidi, ketentuan-ketentuan pembangunan kualitas dll. https://puncakleuwiliang.wordpress.com/2016/10/21/beli-rumah-subsidi-sekarang-mengapa/

    ReplyDelete
  51. Mas, saya mao tny....kalo beli rmh subsidi ada kelebihan tanah, harga klbhn tnh kan dibyr sblm akad....nah pertanyaannya nnti luasan yg sbnrnya trcantum diperjanjian akad yg mana?? (Misal luas std 60m² + kelebihan tanah 20m²) nahh yg dicantumin diperjanjian akad nntinya 60m² atau 80m² yaa...???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setahu saya pasti yang tercantum yang kelebihan tanah, kalau sista sampai dapat dengan tanpa kelebihan tanah, minta ganti segera.

      Delete
  52. terimakasih all dari membaca semua q jadi ngerti sebagian masalah kpr buat pengalaman nanti klo beli rumah' kpr,emang ada rencana beli sih tp masih nabung untuk dp tidak lupa q ucapkan terima kasih banyak buat kang waliyadi karena telah dng telaten menjawab setiap pertanyaan semoga dibalas Allah atas kebaikannya Amin peribahasa bilang lemah teles = seng kuoso seng bales salam sukses

    ReplyDelete
  53. Mau nanya,,, saldo mengendap KPR BTN bisa diambil gak ya? Tks sblmnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa kok, kan sama aja seperti tabungan biasa.

      Delete
  54. Mau tanya gan,,, pengajuan kpr pakai nama suami, tp suami bekerja outsorcing selama kurleb 7tahun, gaji di bawah 4 juta apa bisa? Sedangkan pakai nama saya, saya punya 2 kartu kredit yg limitnya 5 juta dan 6 juta terpakai semua, saya kry swasta penghasilan juga di bwh 4 juta, lebih baik pakai nama saya atau suami??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau kartu kreditnya lancar nggak ada tunggakan, lebih baik pake nama sista aja, karena lebih menjanjikan. Tapi pastikan dulu kartu kreditnya beda dengan bank BTN, biar nggak terditeksi.

      Delete
  55. Mau tanya gan, hari minggu tgl 18 desember saya nyerahin BF ke marketing tuk kpr rumah rekondisi, tp saya cuma di kasih kwitansi tanpa logo developer dan stempel hanya tulisan tangan aja, tu gmn gan, trs pengajuan kpr rekondisi sama kpr baru ada bedanya ga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau rumah rekondisi, ane nggak tahu gan, soalnya ane beli baru.

      Delete
  56. Nambah lg, kl wawancara dg bank bisa di wakilkan, soalnya pas BF salesnya bilangnya ga ada wawancara sama bank, nanti seandainya bank manggil tuk wawancara nanti dari pihak salesnya yg akan mengatasi, gmn gan bener ga tuh

    ReplyDelete
  57. Mas mau tanya,kan dp harus lunas sebelum akad yah ? Biasanya jeda dr booking fee sampe akad berapa lama ya ? Dan kalau saya pernah kredit hape bisa ga yah ? Soalnya saya sedikit cerita ya mas,dulu saya pinjemin data aplikasi nama saya buat kredit hape temen saya,nah saya blm tau kalo ternyata minjemin data lebih bahaya drpd minjemin duit,dia suka nunggak gitu mas . itu ngaruh ga yah?

    ReplyDelete
  58. mau nanya mas kalo umur saya masih di bawah 21 bisa ngambil apa gak ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setahu saya sih bisa, tapi harus minimal pengalaman kerja satu tahun.

      Delete
  59. Keren banget penjelasannya, nyimak dikomen. Info rumah subsidi jabodetabek dong,, baru survei lokasi dimaja DP 2jt. Tapi masih ragu2 bentukny sawah belum ada contoh rumah, minta sarannya suhu. Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, jauh amat? Saran saya sih jangan sista, ambil yang sudah jelas, misalkan sudah ada cluster 1 atau 2nya, jangan yang masih kosong banget.

      Delete
  60. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada form yang harus di isi tentang pengeluaran dalam sebulan berapa.

      Iya, soalnya kan disuruh kasih rekening koran selama tiga bulan.

      Delete
  61. gan ijin tanya..
    1. apakah bank menilai plafon dari gaji pokok/penghasilan nett?
    2. apakah DP bisa dibayarkan pada saat akad kredit berlangsung?
    3. Bi chacking saya bagus gan, apakah Bi chacking bisa menjadi patokan KPR saya disetujui?

    thank gan

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Nggak ada penjelasan dilihat dari gapk atau nggak sih, tapi sepertinya emang dilihat dari gapok dah.
      2. Kaga bisalah, lunas DP dulu baru akad kredit.
      3. BI chacking salah satu faktor, faktor lain yang menentukan adalah, bersih dari tunggakan dan kredit lain selain KPR.

      Delete
  62. berkat baca-baca blog ini dan pernah ngajuin pertanyaan disini akhirnya ane nekat ngambil kpr subsidi dan sekarang tinggal sedikit lagi nunggu keputusan dari BTN di acc ato enggaknya. biasanya setelah disurvey ama BTN itu keputusan terbitnya sp3k ato apalah itu berapa lama sih gan?? ane udah nunggu sebulan tapi lom ada kabar juga bahkan udah ane tanyain ke developernya, katanya masih di analis. itu berapa lama biasanya gan??ane gak tenang banget ini sebelom ada jawaban. apa ada yg lebih dari sebulan juga proses nunggunya??ato mungkin ada yg 2 bulan??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ane juga sebulan nunggu sebelum dapat kabar untuk akad kredit, tapi tiap orang berbeda-beda. Jangan lupa untuk baca ini kalau sista udah positip ambil rumah subsidi. http://www.everybodygoesblog.com/2017/04/lakukan-3-hal-ini-ketika-anda-terlanjur.html

      Delete
    2. Boro-boro akad, sp3k aja ane lom dapet gan (belom keluar) sampe sekarang udah sebulan lebih ini. Kalo andaikan nyampe 2 bulan lom ada kabar,ane mesti gimana donk gan??apa itu berarti pengajuan ane ditolak??

      Delete
    3. Wah, kurang tahu seperti ane bilang tiap orang beda-beda, yang bisa dilakukan sista adalah ngepush marketing atau developernya untuk minta kejelasan.

      Delete
  63. Hallo,

    Setelah saya membaca dan ikut menghitung, apakah ini ada kesalahan atau tidak ya? Kan total uang muka 10.500.000. Terus ini nanti akan ditambah biaya lain2 seperti ADM, lokasi, dan mutu. Kalau boleh tahu, itu 17.000.000 dapat dari mana ya? Setelah saya menghitung semuanya total 28.000.000. Dan total 10.500.000 + biaya lain-lain (saya hitung di kalkulator sebesar 17.500.000). Boleh dijelaskan bagaimana dapat 25.000.000 dan 17.000.000?

    Terus, mas kan menyebutkan total uang muka 48.000.000 itu dp yang rumah mas atau lain lagi? Atau info DP sekian persen dari developer yg tidak disebut di brosur atau gimana? Boleh dijelaskan ya mas.

    Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksudnya ini -- > Akhirnya coba tanya lagi buat beli rumah yang sudah jadi di cluster part satu, ternyata masih sisa dan total uang muka adalah Rp 48,000,000 alamak!!


      Bukan sista, yang 48 juta rumah tipe lain yang sudah jadi di cluster 1, bukan yang saya ambil, yang saya ambil di cluster 2 untum rumah subsidi.

      Delete
    2. Ohhh.

      Terus kalau yang soal itung2an itu, apakah itu salah hitung atau saya yang keliru ya? Soalnya, setelah saya baca dan coba hitung, totalnya 28.000.000 bukan 25.000.000. Dan yang 17 juta, saya dapatnya 17.500.000. Terima kasih.

      Delete
    3. Iya, sista kalau dihitung all 28 juta, tapi pembayaran khusus untuk rumah saja all hanya 25 juta, sisanya untuk rekening BTN, karena disuruh marketing harus ada saldo min 3 juta.

      ---> Total uang muka (Booking fee, uang muka, min tabungan pribadi)

      Untuk saldo minimal di rekening BTN, sengaja dimasukan bareng dengan uang muka etc. Tapi sama developer, entah kenapa nggak dihitung untuk DP rumah, seperti di foto kwitansi.

      Delete
  64. maaf gan mau tanya... saya rencana mau ambil rumah bersubsidi untuk DP 25 juta yang di bantu oleh ASABRI semuanya.. sudah di ACC BANK setelah mau akad kredit saya diharuskan talangin uang DP 25 jt krn ASABRI bisa cair untuk uang muka setelah akad kredit.. mohon pencerahan apabila saya tidak bisa memberi talangan yang 25 juta itu bagaimana??

    ReplyDelete
  65. maaf gan mau tanya... saya mau ambil rumah bersubsidi dengan DP dibantu sepenuhnya oleh ASABRI Rp. 25 juta.. sudah di ACC BAnk, tapi waktu mau proses akad kredit saya harus menalangi dulu DP Rp 25 jt (dgn alasan DP dari ASABRI blm bisa cair sebelum Akad Kredit) .. apabila tidak bisa menyediakan terlebih dahulu 25 juta saya tidak bisa akad kredit... mohon pencerahannya gan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, ane kurang tahu kalau begitu kasusnya karena saya DP uang sendiri sista. Tapi setahu saya sista bisa mengundurkan jadwal akad kredit, coba konsultasi sama developer dan marketing untuk mengundurkan jadwal akad sampai uang cair.

      Delete
  66. Misi saya numvang nanya saya ngambil kvr dv hanya 2.15o.ooo dan feebooking nya 5rts rb,,d sana sudah tertulis harga rumah sudah termasuk air artesis,vroses kvr terus surat surat shgb terus mendirikan bangunan sama listrik,,karna vromo unit 5o vertama jadi free bvhtv nya,,saya nanya ini dv segitu th udah semua mereka jawab all in yg saya hawatirkan avakah ada uang tambahan lagi di ingat dv nya kecil d tanya vas akad ada biaya lagi dev nya jawab gak ada karna sudah masuk harga jual rumah,,,takut nya hnya bahasa marketing,,,,menurut situ ada biaya lagi gak nyah

    ReplyDelete
  67. Gaji pokok saya sekarang sdh 4,5 juta dan incentive 1,5jt .digabung ditranfer ke rek saya tiap bulan terima total 6jt

    1. Aman gak klo di slip gaji di edit menjadi gaji 4jt dan incentive 2jt ?

    Toh di print rekening nya tercantum terima tranfer 6jt

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduh...susahnya sista bukan apa-apa, kan bakalan diminta rekeninh koran tiga bulan dari bank, slip bisa diedit tapi rekening korannya gimana hayooo?????

      Delete
  68. Gan apakah boleh kpr subsidi sebelum 5 tahun di lunasi ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa tapi anda harus ke bank BTN dahulu dan ngobrol dengan mereka.

      Delete
    2. Maaf sebelumnya, saya mau bertanya, saya mau ambil rumah subsidi tapi pakai nama teman, semua berkas teman yang lengkapi dan biayanya saya yang tanggung sampai dgn angsuran, perjanjian dgn teman setelah 5 tahun teman akan membalik nama ke saya lagi (pura 2 take over ) , yg sy mau tanya lagi apakah bank menyetujui nantinya nama nama saya, Krn katanya kalau mau take over bank sendiri yang tentukan siapa yang akan di beri,mohon petunjuk terima kasih

      Delete
    3. Wah ribet amat gan, soal take over kredit saya nggak tahu, apakah nanti bank sendiri yang tentukan, atau kita bisa jual sendiri. Jadi besa bisa jual ke siapapun

      Paling anda harus konsultasi betul dengan marekting atau developernya. Apakah kalau over kredit ditentukan oleh bank apa kita bisa jual sendiri.

      Delete
  69. salam kenal gan.. mohon bantuannya

    ReplyDelete
  70. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  71. Saya kredit rumah KPR bersubsidi dengan tipe 36/150, uang muka 6 juta dengan angsuran 915rb/bln selama 15 tahun, setelah akad kredit dan bayar pajak yang jumlahnya 7 jutaan, jadi DP + akad kredit 13 jutaan, kemudian ada developer datang menagih uang kelebihan tanah yang jumlahnya 18 juta, alasan developer tanah sebenarnya itu 150m2, tp semua rumah ditambah 50m2 biar genap 200m2 seperti di sertifikat, betapa kagetnya saya kok ada tambahan biaya lagi diluar dugaan saya, mohon saran dari saudara2.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Mana ada uang kelebihan tanah sampai 18 juta dan uang kelebihan tanah itu sudah dihitung semenjak awal. Jadi nggak mungkin banget

      2. Seperti agan kena tipu, yang diambil seperti bukan KPR subsidi dan dalih 18 juta uang kelebihan tanah tersebut sebenarnya harga KPR non subsidi.

      3. Datang ke bank BTN, ada loket khusus KPR subsidi, nah silahkan confirm disitu jangan lupa bawa semua berkas.

      Delete
  72. Dari tadi jam 7 an smpe ini hampir jam 11 sibuk pelototin blog ini..
    Sumpah makasiii bgt, ngebantu bgt buat yakinin diri.
    Soalnya emang mau ambil rumah subsidi, rencananya bulan ini uda mau kasih DP.
    Tp ya gitu masih kebanyakan mikir ini itu gegara gak punya pengalaman ambil beli rumah.
    Blog ini bermanfaat bgt.
    Kalo bisa update terus ya, misal seperti apa renovasi rumah subsidinya (buat dapur dsb utk sisa belakang).
    Thanks..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hati-hati saja, soalnya karena udah marak dan banyak banget yang tahu, sekarang sering banget rumah subsidi yang dibangun ngasal, jadi kudu diawasin bener.

      Delete
  73. Gan.. Saya mo ajuin kpr subsidi. Klo dslip gaji, gaji pokok 700 tp klo take home pay total 4,6. Itu bs ga ya gan? Makasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak bisa sista, harus sesuai dengan slip gaji, kalau di-akalin juga nanti bank minta rekening koran 6-3 bulan ke belakang

      Delete
  74. Mohon petunjuk Gan, saya sdh ambil KPR Subsidi, tapi spesifikasi rumahnya tidak seperti di kebanyakan daerah, hanya 1 kamar, tanpa dapur, tanpa keramik, tanpa plafon, diding dalam hanya diplester (tidak dicat), dinding luar yang diplester cat hanya bagian depan, kiri-kanan-belakang masih bata, dan kami semua dikenai kelebihan harga tanah sebesar rata2 800.000 per meter, belum lagi listrik dan PDAM dipungut 7 juta dan BPHTB 7,5 juta, wajar gak tu gan? mohon berbagi bagi yang punya pengalaman serupa, tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini maksudnya rumah subsidi yang sudah jadi? Kalau begitu saya nggak bisa komen, soalnya saya beli sebelum dibangun, jadi hitunganya berbeda.

      Delete