Baca Ini Sebelum Ikut Program Affiliate Dari Ecommerce

Sekadar mau berbagi pengalaman mengikuti program affiliate dari dua buah ecommerce. Awalnya saya berpikir kalau mengikuti program affiliate ini mampu menambah pundi-pundi receh, nggak tanggung-tanggung saya pun mencoba program affiliate dari dua buah ecommerce besar di Indonesia, yakni Blibli dan Lazada. Sebenarnya program affiliate ini adalah salah satu bentuk marketing dan promo dari ecommerce yang bersangkutan, program affiliate ini dirasa amat berhasil oleh ecommerce, jadi jangan heran kalau banyak ecommerce besar membuka pintu lebar-lebar bagi para pemilik website dengan traffic tinggi.

Apa itu program affiliate
Sebelum anda memutuskan untuk mendaftar program affiliate, pastikan dulu anda menyadari apa itu program affiliate, jangan hanya sekadar tergiur oleh keuntungan semata. Jadi program affiliate adalah bentuk kerjasama, dimana anda akan mendapatkan sejumlah uang, jika produk yang diiklankan di blog/web ada yang membeli. Ingat jika ada yang membeli produk yang diiklankan, baik Lazada maupun Blibli mempunya sistem yang mampu menditeksi, apakah produk dibeli berdasarkan iklan dari blog/web anda.

Cara diterima affiliate
Saya nggak begitu ingat kapan daftar affiliate Blibli dan Lazada, tapi tiba-tiba saja ada email untuk memasang promo di email. Seingat saya sih, sudah berbulan-bulan daftar untuk affiliate ini dan nggak dapat email confirm diterima, baik Lazada maupun Blibli. Adapun salah satu sarat mutlak agar blog maupun website anda diterima adalah wajib memiliki traffic yang tinggi, selain itu tampilan blog dan web yang ciamik pun wajib, agar bisa dipercaya oleh Blibli dan Lazada.

Daftar Blibli affiliate di https://affiliate.blibli.com/affiliates/

Cara memasang iklan affiliate dari Blibli dan Lazada nggak sulit kok, sama saja seperti memasang iklan adsense, namun anda bisa memiliki banyak pilihan iklan. Ada beberapa iklan produk maupun promo yang bisa dipilih, tapi ingat iklan affiliate mempunyai durasi pasang. 

Hasil dari iklan affiliate
Lalu bagaimana hasilnya? Setelah satu bulan pasang iklan affiliate dari Blibli dan Lazada, saya sama sekali nggak dapat keuntungan, kendati iklan diklik oleh ratusan orang. Lah kok bisa? Karena orang hanya mengklik tanpa membuat pembelian, otomatis saya nggak dapat apapun. Dan saya pun rugi space, karena space untuk adsense dipakai iklan affiliate, coba ratusan klik itu untuk iklan adsense saya sudah dapat berapa dollar, sedangkan ecommerce untuk karena mendapatkan promo gratis.

Kalau begitu iklan affiliate zonk dong? Jawabannya salah besar, iklan affliate dari Blibli dan Lazada justru menawarkan keuntungan lebih tinggi dari pada perklik iklan adsense. Hanya saja karakteristik iklan affliate nggak cocok dengan blog saya ini.

Siapa yang mau klik promo vespa dan kebutuhan rumah tangga di blog ini? Sementara blog ini sama sekali nggak pernah membahas vespa dan peralatan rumah tangga. Yup, betul sekali. Iklan affiliate akan menguntungkan jikalau di pasang di blog affiliate dan anda memilih iklan affiliate yang pas. Dan nggak ada iklan affiliate yang dirasa cocok bagi blog ini.



 Jadi harus bagaimana?
Nah, jadi sebelum anda tergiur keuntungan besar, harap perhatikan karakteristik pengunjung dan blog anda, apakah sudah sesuai dengan produk-produk yang ditawarkan oleh ecommerce? Apkah pengunjung anda tipikal online buyer? Sebagai contoh, jika anda mempunyai blog review gadget, tentunya akan pas untuk dipasang iklan promo handphone, kemungkinan visitor untuk mengklik iklan dan membeli produk besar dari pada vsitior yang datang dari blog travelling, paling juga mereka cuma klik iklan hanya liat spec dan harga lalu pergi.

2 comments:

  1. wahhh kaloo saya ikut kerja sampingan aja dlu deh, kalo soal affiliate belum :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. affiliate termasuk kerja sampingan juga loh....

      Delete