Seharusnya Kita Ini Jadi Apa?

 

Berapa orang di Indonesia yang tahu harusnya jadi apa? Harusnya dia melakukan apa? Jadinya harus kerja di mana dan apa? Kebanyakan kaum Endonesah maunya cari yang 9 to 5 jadi karyawan yang disuruh ini dan itu, nggak mau susah apa lagi mikir seharus dia jadi apa?...... Begitulah realita negeri dengan 230 juta orang yang mikir kalau hidup hanya untuk berkembang biak dan kebanggaan hidup adalah kawin cepet, punya anak banyak dari pada jadi ilmuwan, jadi teknopreneur, jadi astronot. Honestly gua nggak mau jadi bagian dari 230 juta tipe ini, jadi sebelum 30 gue kudu tahu apa yang gua mau dan ngerjain  passion gua that it. Oh lupa kalau kaum Endon sebelum umur 30, ya harus kawin dan punya anak, oh well that your shit!

Bukannya gua nggak bersyukur tapi setelah melakoni beberapa pekerjaan pada akhirnya kita harus tahu apa yang kita mau, dimana passion kita. Dan buat gue dealing with animals and nature adalah yang gue suka, sialnya gue baru tahu itu sekarang. Andai kata gue tahu dari dulu pasti udah masuk IPB, entah itu kedokteran hewan, pendewaan tanaman, managemen agrobisnis etc. Padahal dulu  IPB paling getol kasih PMDK buat anak-anak dari kota Bogor,  gue selalu anggep kalau jurusan itu nggak bonafit aka keren makanya offer PMDK itu gue tolak mentah-mentah dan lebih pilih komunikasi universitas luar kota.

Now what i'm gonna do? If only i could turn back time....untungnya gue bukan kaum Endon yang umur-umur segini udah punya anak tujuh puluh ekor, jadinya bisa menjadwal ulang seluruh hidup. Entah itu kuliah lagi ambil jurusan kedokteran hewan, cari kerja di taman safari, or pindah ke luar pulau. I'M definitely not belong behind computer for 9 to 5.


Jadi kalau kalian masih muda cobalah keluar cari apa yang jadi passion kalian dan kejar itu, jangan seperti jutaan orang Indonesia yang nggak tahu mau apa dan cuma sekadar hidup. Atau untuk kaum Endon yang berserakan di luar sana, yang rajin berkoar-koar, gue udah kawin, gue punya anak dan bangganya setengah mati! Melebihi orang yang punya prestasi sesungguh, sadar nggak seharusnya jadi apa? Sadar nggak kalau hidupnya cuma menambah populasi? Atau setidaknya pernah mikir seharusnya jadi apa?


Pada akhirnya gua cuma bisa melihat ke luar jendela kantor dan berkhayal seharusnya jadi apa.

4 comments:

  1. giman kalo ga tau passion kita apa ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nobody lost in this universe, they just never find their path. Do what you like the most, what make you happy everyday that passion! Some people find it easy while other walk thousand miles just to find what they born to do.

      Delete
  2. Iya sih, saya juga pernah meng-underestimate IPB, tapi ngga menyesal juga.. #eh

    Well, we can't change the past but we can change the future.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ho,oh mpok astronot lagi jungkir balik neh

      Delete