Florist di Holland America Line bahaya loh

Nih sebenernya gua lolos tes florist di HAL jadi tinggal marlin test iseng-iseng gua googling tentang orang-orang florist di Hal eh ko malah ini yang muncul.
kasus pertama:

Hai semuanya,
Perkenalkan saya adalah salah seorang Ex dari Florist On Board Dianthus Int’l yang belum lama baru pulang ketanah air,saya banyak memnbaca situs2 mengenai info lowongan kerja untuk kapal pesiar,salah satunya yang sangat2 gencar adalah dari situs ini untuk kapal HAL,tapi sekali lagi saya ingatkan jangan sekali kali untuk melamar diposisi FLORIST,karena akan menyesal nantinya.Sudah banyak teman teman saya dari berbagai daerah yang menjadi korban PENIPUAN yang dilakukan oleh perekrut yang bernama FERRY VAN DEMORTEL dengan “Kekasihnya” mantan jongos Store Room CIPTO TRISNO. Saya sendiri mengundurkan diri setelah apa yang saya alami dan problem2 mengenai Dianthus tidak pernah digubris sama sekali oleh mereka.Kesenjangan antara si Florist Belanda dan Indonesia sangat jauh berbeda,tapi mereka hanya menutup mata dan tidak mau mendengar,Head Office HAL di Seatle pun seolah olah tidak mau tahu sama sekali,pernah ada teman saya yang melaporkan masalah ini ke Bp. Fauzi Daud,Bp.Suherman Samiri dan dari KPI sama sekali tidak ada respon,yang ada teman saya itu diputuskan kontraknya dengan memberikan PIN yang tak jelas kesalahannya,yang terlebih parah lagi adalah semua uang2 yang dijanjikan Dianthus baik itu dari Flower Sold on Board,uang potongan $100/bln,bonus dll yang pernah dijanjikan tidak diberikannya sepeserpun!!!! coba anda bayangkan kalau nasib teman saya menimpa ke anda,saudara atau teman anda? apa yang akan anda lakukan? sama seperti saya kan? setelah kejadian ini saya memutuskan tidak akan kembali lagi ke HAL dengan segala apa yang telah saya alami adalah Mimpi yang paling buruk terhadap diri saya. Dan yang saya tahu sebelum saya tinggalkan kapal adalah keadaan dan situasi kerja yang sudah tidak kondusif dan sehat lagi,dengan segala peraturan2 yang rada2 aneh,seperti contoh kancing baju lepas akan dikenakan PIN,kita keluar kapal dibatasi tidak lebih dari 1 jam dan masih banyak lagi yang peraturan itu hanya untuk menekan orang Indonesia,saya berharap para pembesar HAL di Jakarta dan Seatle jangan menurtup mata terhadap saudara dan bangsa sendiri. Terimakasih dan semoga ini jadi bahan pertimbangan kalian yang ingin mencoba bekerja di HAL

Kasus kedua:

BEWARE….!!! BEWARE…..!!!
Against any acts of fraud under the pretext of working as a FLORIST on board of the HAL, and they are just using our energy to blackmail their interests (DIANTHUS INT’L), they are very sweet promise but the reality is far different.
They ( VERRY VAN DEMORTEL and CIPTO TRISNO ) now based in Jatinagor Bandung West Java. Once more AWARE and more careful of all the advertisement for FLORIST ON BOARD.Thank you for your attention

Thanks for your attention Cici Van Demortel : kita terjemahin dari cici seperti ini :
Awas ….!!! awas … ..!!!
Terhadap setiap tindakan penipuan dengan dalih bekerja sebagai penjual bunga di kapal dari HAL, dan mereka hanya menggunakan energi kita memeras kepentingan mereka (DIANTHUS INT’L), mereka sangat manis janji namun kenyataannya jauh berbeda.
Mereka (Verry VAN DEMORTEL dan Cipto Trisno) sekarang berpusat di Jatinagor Bandung Jawa Barat. Sekali lagi AWARE dan lebih hati-hati semua iklan ON florist BOARD.Thank kasih atas perhatian Anda.
Saya sebagai Blog ini berterima kasih atas segala saran dan kritik terutama yang mengenai info seperti diatas dari Cici Van Demortel..semoga yang minat ke kapal sebagai Florist atau penata bunga tolong sangat hati2 perekrutan tsb, saya tidak paham kalo mengenai florist…sekali hati2 cari agen …lebih cari info sebanyak2nya ya hati2….

Ini semua dari http://ehkangagus.wordpress.com/ orang ini juga kerja di HAL tapi bagian lainnya, bukan posisi florist.

Kasus KeTiga:

Saya adalah mantan karyawan dari Dianthus International yang bekerja sebagai Florist On Board disalah satu kapal HAL. Saya Resign dari jajaran Dianthus International karena tekanan2 yang membuat saya bingung dan stress berat,mungkin bukan hanya saya saja yang stress,teman teman sayapun sesama florist pasti mengalaminya. Tekanan demi tekanan kami terima tapi apa yang kami dapat dari perusahaan kami yang di Belanda itu? sama sekali tidak ada tanggapan atau jawaban yang membuat kami tenang,malahan mereka lebih banyak menyalahkan kami. Saya coba pula mengirim Email kepada atasan saya di Indonesia Ferry Van DeMortel dan Cipto Trisno tetap tidak ada tanggapan,malahan akan diancam akan deberikan PIN kalau berbuat yang aneh2. Dengan gaji $900 untuk pekerjaan yang membutuhkan dan meguras tenaga,fikiran dan kreatifitas adalah gaji yang sangat2 kecil,saya pernah sharing dengan florist2 kapal yang lain,mereka rata2 dibayar yang paling rendah $1800. Disini saya membaca dari mas Agus banyak menyalahkan kami,seandainya mas Agus sendiri menjadi Florist nya apakah SANGGUP??? Saya sarankan untuk SBI agar memutuskan hubungan perekrutan karyawan dengan Dianthus International sebelum ada kejadian yang tidak menguntungkan,pernah ada teman saya yang benar2 Florist expert melaporkan hal ini kepada Bpk.Fauzi Daud,Bpk.Herman Samiri dan salah seorang dari KPI,tapi apa yang dia dapat? PIN…PIN…PIN…dari Ferry dan Cipto.

Yang saya heran kenapa Owner dari Dianthus Int’l Mr.Jaan Koornan tidak pernah turun tangan? Sekali lagi kepada teman2 yang ingin melamar sebagai florist jangan diteruskan,lebih baik pilih departement2 lain yang mas Agus sarankan dengan naungan langsung dari SBI,jangan sampai ada kejadian teman2 kami mendapat NICK NAME si Anu SINTING,si Anu GILA,si Anu Stress dll. Malahan ada teman saya yang menyambi berjualan Foucher dan jualan makanan dikapal,apa kata dunia kl Florist Indonesia sampai begitu? apa ini memang trik Ferry yang berkebangsaan Belanda yang ingin menjatuhkan martabat orang2 Indonesia? sedangkan bangsa Belanda dengan Floristnya dapat kebal hukum dan sewenang wenang dengan gaji yang lebih dari $3000. Mari semua kita renungkan dan pecahkan bersama….

yang ini dari http://agefaldez.wordpress.com/info-lowongan-kerja-kapal-pesiar/

Kasus Ke empat

Rudy Irawan
Halloo….
Hai Florist On Board,kalian masih pada betah jadi jongos dan pengikut master of GAY Ferry Van Demortel dan Cipto Trisno of the sell hole? ha..ha..ha..gue dah bebas dan gak mau join lagi dengan mereka,gak ada gunanya bantuin Dianthus Int’l,kapan kalian menyusul pulang? Untuk Argen alias Ajeng jangan terlalu banyak jual diri ya? perhatikan kwalitas dan kwantitas kerja kalian. Gue balik dulu yaaaaaaaa.....

dari http://dammaster.com/2009/11/zuiderdam-prinsendam-statendam-maasdam/

Well gua juga rada bingung dah, maksud gua apakah harus ke SBI untuk menyelamatkan semua calon florist atau nggak. Btw pantes aja si " V " tanya ke gua waktu interview pertama " do you have a girlfriend or a boyfriend maybe?" ternyata gay toh..ihhhhhhh terus asistennya si " C " yang nelponin kita kalau di denger suara mirip-mirip tukang salon gitu dah
By the way ini cuma berlaku untuk posisi florist loh, kalau posisi yang lain sih ok-ok aja pas gua riset.

Hilang sudah impian bekerja di kapal pesiar, travelling big salary keep on dreaming keep on persuing


Tambahan ini adalah message dari salah seorang crew HAL, yang saya hubungi lewat facebook:
-A.R.Y 23 April at 05:40

kbtulan saya kemarin ngobrol sama anak florist di messroom dan saya juga peansarn mengenai gaji sbenrnya dia bilang gaji dri crew dri blnad 4000 dolar dipotong pajak 30% dan kemudian dia biaya hidup tinggi beda dng orangf indo...gaji indo samapai 1800 bonus 1200 dollar akan dibayarkan stlah mau pulang itu yang didapat info dri teman florist..sebaiknya klo mas tidak cocok dg prusahaan itu keluar aja..say tidak akan mnyrakn yg saya tidak tau..saya di blog cuma mau share aja ...klo di HAL bahaya klo kita mlawan company no id bisa hilang alis gak akn di panggil lagi kerja so sbaiknya cri kerja di kapal lain atau dept lain atau pindah ke hk di hal maaf sy tidk tau slanjutnya

Update terbaru dari comment 
Anonymous said...my friends,
gue adalah angkatan kesekian yang baru saja join di hal, awal awal tahun ini, dan kejadiannya sama, dismisal dari dianthus dan tanpa surat yang jelas, tidak menerima surat secarikpun dari manapun. waktu gue mau ngelamar menjadi florist, gue nggak pernah nemuin blog seperti ini, jadi begitu gue masuk pelatihan, gue nggak browsing lagi masalah ini.
gue join di vista class dan memang direncanakan seperti itu supaya dapat pelatihan dari senior on board, tapi pelatihan itu cuman seminggu dan doi langsung cabut, dan mr. ferry van de mortel membiarkan gue 17 hari sendirian, kontrak pertama, florist baru pertama kali, baru sekali naik kapal pesiar, dan dia membiarkan diri gue sendirian. pantaslah gue menjadi bulan-bulanan chief hk disana, bahkan gue sempat dapet surat warning. Gimana tidak, pekerjaan yang begitu banyak, gue mintakan 2 hari kerja, tapi chief minta 1 hari kerja. 37 rangkaian dalam satu hari, belum termasuk guest order yang tiba-tiba, glass bowl, ngurusin supply budvases dan silver vases, baca email 3kali dalam sehari, nggak mungkin.
tapi hari-hari berlalu dan tidak lebih seminggu keadaan gue dan chief plus HM sudah baik kembali hubungan kita sudah cerialah istilahnya.
yang gue seslkan, entah ada angin apa, mr ferry van de mortel tiba tiba ngasih surat warning, gue akan di dismisal jika dalam 2 minggu ke depan tidak improve, lucunya...
menurut chief HK yang baru, gue improve dan tertulis dalam rating card gue, HRM bilang nggak ada masalah dengan attitude gue, HM nggak bisa buat apa-apa karna ini keputusan dianthus bukan HAL.
Florist manager dikapal nggak bisa buat apa-apa, padahal katanya manager, cuih...
sampe sekarang status gue nggak tau apa deh
oh ya, waktu masa sulit gue sendirian dikapal, mr ferry van de mortel dan mr. cipto nggak pernah bales email apapun dari gue, hanya mr. jan dan mr. bas yang cukup bantu gue di masa sulit itu.
buat kalian yang mau ngelamar jadi florist di HAL, selama masih di pegang sama dianthus, mendingan jangan deh, ngelamar aja jadi cabin steward, gaji bisa capai 2300, atau anak dining.

Important:

Kalau gua bilang sih masalahnya ada pada perusahaan yang di sewa HAL untuk urusan florist, d'anthus itu nampaknya mereka emang sengaja membuat situasi agar orang-orang yang mereka recruit bisa gugur dengan sendirinya. Dengan begitu mereka duo gay ini bisa bebas lenggak lenggok dengan uang hasil potongan gaji para florist...dame those gays!!!!

9 comments:

  1. gw jumat kemaren tes wawancara sama mr ferry trus sorenya di telpon si cipto suruh datang lagi selasa besok, tapi setelah gw banyak baca tentang crita negatif floris hal gw jadi ragu juga, gmana nih lanjut ga yah........... or travelling big salary keep on dreaming keep on persuing...
    tq infonya yap.........

    ReplyDelete
  2. udah ngak usah lanjut tuh gaji kita yang seharusnya 11 juta di potong cuma dapet 8 juta aja, klo rejeki mah ngak kemana pasti dapet dah.

    ReplyDelete
  3. my friends,
    gue adalah angkatan kesekian yang baru saja join di hal, awal awal tahun ini, dan kejadiannya sama, dismisal dari dianthus dan tanpa surat yang jelas, tidak menerima surat secarikpun dari manapun. waktu gue mau ngelamar menjadi florist, gue nggak pernah nemuin blog seperti ini, jadi begitu gue masuk pelatihan, gue nggak browsing lagi masalah ini.
    gue join di vista class dan memang direncanakan seperti itu supaya dapat pelatihan dari senior on board, tapi pelatihan itu cuman seminggu dan doi langsung cabut, dan mr. ferry van de mortel membiarkan gue 17 hari sendirian, kontrak pertama, florist baru pertama kali, baru sekali naik kapal pesiar, dan dia membiarkan diri gue sendirian. pantaslah gue menjadi bulan-bulanan chief hk disana, bahkan gue sempat dapet surat warning. Gimana tidak, pekerjaan yang begitu banyak, gue mintakan 2 hari kerja, tapi chief minta 1 hari kerja. 37 rangkaian dalam satu hari, belum termasuk guest order yang tiba-tiba, glass bowl, ngurusin supply budvases dan silver vases, baca email 3kali dalam sehari, nggak mungkin.
    tapi hari-hari berlalu dan tidak lebih seminggu keadaan gue dan chief plus HM sudah baik kembali hubungan kita sudah cerialah istilahnya.
    yang gue seslkan, entah ada angin apa, mr ferry van de mortel tiba tiba ngasih surat warning, gue akan di dismisal jika dalam 2 minggu ke depan tidak improve, lucunya...
    menurut chief HK yang baru, gue improve dan tertulis dalam rating card gue, HRM bilang nggak ada masalah dengan attitude gue, HM nggak bisa buat apa-apa karna ini keputusan dianthus bukan HAL.
    Florist manager dikapal nggak bisa buat apa-apa, padahal katanya manager, cuih...
    sampe sekarang status gue nggak tau apa deh
    oh ya, waktu masa sulit gue sendirian dikapal, mr ferry van de mortel dan mr. cipto nggak pernah bales email apapun dari gue, hanya mr. jan dan mr. bas yang cukup bantu gue di masa sulit itu.
    buat kalian yang mau ngelamar jadi florist di HAL, selama masih di pegang sama dianthus, mendingan jangan deh, ngelamar aja jadi cabin steward, gaji bisa capai 2300, atau anak dining.

    ReplyDelete
  4. wow..akhirnua gua bisa dapet coment langsung sayang dia nggak cantumin alamat yang bisa di hubungin biar biar bisa gua interview.

    ReplyDelete
  5. Wah gimana nich.. saya dah semangat" pengen kerja di kapal pesiar... mana masih buta banget lagi dunia kerja di atas kapal pesiar....T_T

    ReplyDelete
  6. to ( mentari pagi ) tinggal baca comment langsung dari orang yang udah kerja di pesiar itu, sayang dosky nggak cantumin alamat dan namanya. Mending nggak usah dah kalau rejeki mah nggak bakalan kemana

    ReplyDelete
  7. Saya florist manager di Holland America Line dibawah Dianthus international. Saya pernah bekerja sendirian di atas kapal Vista Ms. Noordam dan pernah sampai 514 hari di Ms. Zaandam pada tahun 2008 sampai 2009. Saya rasa kesaksian dari Anda semuanya tidak beralasan. Di kapal itu yah harus kerja keras. Saya juga sendirian kerja dan tidak pernah ada masalah sekalipun. Pembayaran gaji saya tidak pernah terlambat, bahkan bonus saya dibayarkan penush sesuai kontrak. Lagi pula cerita-cerita di atas saya itu kebanyakan hanya dengar saja. Banyak juga florist yang dipecat karena mereka kerjanya ga bagus. Saya kerja dari tahun 2008 sampai 2012 dan hasil kerja disana saya bisa membeli rumah dan bahkan bisa melanjutkan studi S2.

    ReplyDelete
    Replies
    1. I think you miss the point...."bukan denger saja gan" mereka curhat pengalaman pribadi. Personal experience bukan gosip belaka.

      Tapi yang bikin heran adalah, seberapa susah kah "merangkai bunga" sampai banyak yang dipecat karena kinerja nggak bagus?

      Delete
  8. Thanks for sharing the post.. parents are worlds best person in each lives of individual..they need or must succeed to sustain needs of the family. condolences flowers

    ReplyDelete