Facebook Me

Manusia-Manusia Kampungan di Tempat Kerja

Dari zaman pertama kali saya kerja pasti, selalu ribut sama manusia kampungan seperti ini. Maksudnya manusia kampungan gimana? Ya itu, orang-orang kampung yang berasal dari daerah terpencil dan SES C-D ke bawah. Manusia-manusia kampungan seperti ini semenjak dulu kala, memang gemar sekali cari ribut. Mereka dengan mindset dan kultur kampungan mereka, siap sedia menerjang siapa saja yang gak sesuai dengan pandangan hidup, adat istiadat dan mindset kampungan mereka.

Fahdi Kasmiri dan Hafiz Wibowo

Gemar Cari Ribut

Manusia kampungan seperti ini gemar cari ribut gimana sih? Mereka kalau lihat sesuatu yang gak sesuai sama pandangan hidup, adat istiadat dan mindset kampungan mereka pasti sewot. Misalkan, wallpaper saya Tom Cruise yang Top Gun, manusia kampungan pasti protes kok wallpapernya cowok? Itu Top Gun kampung! Kalau wallpapernya gambar cowok telanjang baru tuh aneh!  Bukan cuma wallpaper, apapun yang mereka lihat gak sesuai pandangan hidup, adat istiadat dan mindset kampungan mereka, pasti langsung diprotes sama manusia kampungan ini. 

Manusia kampungan gak pernah lihat toys collector atau cats rescuer! Ini juga diprotes sama mereka, ngapain sih koleksi mainan? Ngapain miara kucing sampai segitu banyak? Yup, this happened to me ada orang kampung merasa gerah ngeliat modelan orang seperti saya, punya hobi  toys collector dan  cats rescuer!

Bahkan, dulu pernah ketemu sama orang kampung yang marah gegara, saya makan sambil kerja? Jadi harus habisin makan dulu baru kerja, padahal lagi buru-buru kena dateline. Duh, banyak dah. Pernah kena juga waktu habis makan saya gak minum, terus manusia kampungan protes dong! "Masa sih lo habis makan gak minum?" Eh buset! Tapi, kenyataan banyak manusia kampungan seperti ini, bakal protes kalau lihat hal yang gak sesuai sama pandangan hidup, adat istiadat dan mindset kampungan mereka. 

Mindset Manusia |Kampungan Kek Apa Sih?

Kalau ditanya  pandangan hidup, adat istiadat dan mindset kampungan mereka seperti apa? Jawabnya cuma satu, manusia kampungan itu kerjanya cuma berkembang biak kek anjing di pinggir jalan. Obrolan manusia kampungan gak bakalan jauh dari anak dan istri aka keluarga karena, prestise pandangan hidup, adat istiadat dan mindset manusia kampungan cuma dikawin saja. Jangan harap mereka ngomongin bisnis, hobi atau hal lain, setiap makan siang yang diomongin hal-hal yang berhubungan sama anak dan istri.

Karena  pandangan hidup, adat istiadat dan mindset manusia kampungan cuma berkembang biak aka kawin. Mereka ini kaya orang kesurupan kalau nemu orang single, ini yang terjadi di tempat kerja. Bayangkan saya dirongrong sama manusia kampungan seperti ini, setiap hari tanya "kok belum kawin?" saya sih biarin saja, fokus kerja yang bener tapi, semakin hari manusia kampungan ini semakin menjadi-jadi! Dari awal tanya, "kok belum kawin?" sampai menjadi "Lo bisa ngaceng gak sih?" dan pertanyaan aneh lainnya yang setiap hari harus saya hadapi, dari manusia kampungan ini.  

Baca Juga : Hidup di Lingkungan Bermindset Rendah

Ujungnya manusia kampungan ini, malah menawarkan seorang hijabers dari lingkunganya. Mending kalau cuma saya yang ditawarin, ini semua orang single di kantor jadi target utama. I was like, pantes ini manusia kampungan udah kek orang gila, kalau ngelihat orang yang belum nikah. 

Gak bisa bedain Urusan Kantor dan Pribadi

Selain itu, manusia kampungan ini gak bisa membedakan mana urusan kantor dan mana urusan personal, sering banget bawa-bawa masalah keluarga ke kantor. Kalau ada masalah di rumah, bad moodnya dibawa sampai kantor. Segala urusan rumah di up ke group kantor dari bantuin tetangga sampai lahiran anak di masukin ke group kantor. Yah mungkin sekalian cari muka sama atasan.  

Lah Kok Saya Kena Mulu Sama Manusia Kampungan?

Wajarlah, lawannya manusia kampungan pasti manusia modern seperti saya. Yang hidupnya serba modern, kalau laper yah makan gak ada rules apapun.  Gak pernah usik orang lain, mau mereka pakai baju apa? Mau wallpaper mereka apa? Mau gayanya kek apa? Itu urusan mereka. Orang single atau udah nikah pun, itu urusan pribadi mereka. Bukan malah kaya orang kesurupan ditanya "kenapa belum kawin?" 

Baca Juga : Pria-Pria Yang Tidak Bisa Mandiri

Saya juga bisa membalikan keadaan seperti, "Ih elo kampungan yah, gak pernah lihat toy collector?" atau "Jir elo kampungan banget sampai gak tahu TOP GUN?" Terus, "Istri lo gembrot kek babi dan burig yah, gue kira cantiek gimana getuh sampai lo tanya mulu kenapa belum kawin!" Tapikan saya bukan tipikal seperti itu kalau nemu manusia toxic, lebih baik dijauhi saja dan  perlu diketahui kalau manusia kampung itu gampang tersinggung, bayangkan bakal ribut seperti apa? Kalau saya counter itu manusia-manusia kampungan. Beruntung saya profesional, ogah ribut sama manusia kampungan seperti mereka, apa lagi ribut di kantor, idih jangan dah.   

Related Post

No comments:

Post a Comment

download untuk Gramedia digital best romance novel

Facebook

Blog Archive

Popular Artikel

Total Pageviews

VIVA ID

Ini Baru Loh

Dari mana Energi Negatif di Rumah Kamu Berasal?

  Disclaimer Kali ini saya mau bikin rangkaian artikel tentang energi negatif di rumah sebab, punya pengalaman tentang hal ini dan ini ada...

Powered by Blogger.

.

.
Protected by Copyscape Online Plagiarism Scanner

Subscribe Us

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *