Join 1000+ subscribers

Facebook Me

Orang Kampung Belakang Komplek

memang nasib dapet rumah yang nempel sama perkampungan, kadang saya ngerasa gimana getuh sama orang-orang kampung belakang komplek ini. Sulit bagi saya buat bisa mengerti orang-orang kampung belakang komplek, lebih sering lagi mereka bikin kesal dengan semua budayanya. Ada banyak hal yang bikin kepala saya geleng-geleng kalau melihat tingkah laku mereka semua.

Pada Nggak Kerja Apa?
Kalau pagi-pagi orang komplek pasti sudah sibuk bahkan, ada yang subuh keluar buat ngejar kereta paling pagi sementara orang-orang kampung belakang komplek saban pagi kerjanya ngumpul di warung terus ngobrol dengan suara keras, jam 09:00 pun mereka masih juga nongkrong di warung. Saya bingung dengan mereka ini, kerjanya apa sih?

Kenapa Sih Orang Kampung Demen Banget Ribut?
Kalau orang komplek adem ayem, kita nggak pernah bikin keributan. Beda sama orang kampung belakang komplek, ada aja yang bikin kepala pusing sama ngerusak kuping. Mulai dari kawinan yang pastinya pake dangdutan dan bisa dua hari, mulai dari Sabtu sampai Minggu. Hello, itukan waktu istirahat! Gimana nggak kesel hidup berdampingan sama mereka. Terus suka ada, petasan tiba-tiba dan saya baru tahu, kalau itu budaya mereka pas lagi ada yang disunat, mending kalau petasan receh, ini mah petasan yang suara bisa kedengeran sampai berkilo-kilo, sakit nggak tuh. Masih ada lagi, kalau Jumat mereka suka pengajian dan itu pengajian pake toa aka speaker yang kendengeran sampai ujung komplek? Emak-emak komplek juga ada pengajian tapi, mereka nggak pernah pake speaker tuh?  

Sering kali anak-anak kampung belakang komplek, pada main di sekitaran komplek dan lagi-lagi bikin ribut misalkan, rumah yang ada anjing pasti mereka ganggu sampai anjing terus aja menggonggong terus, mobil yang lagi parkir alarmnya sengaja dibunyikan lalu mereka serempak kabur. 

Kita-kita yang tinggal di komplek memang nggak berani komplain sih, takutnya mereka tersinggung padahal mereka sendiri yang sebenernya amat sangat mengganggu. 

No comments:

Post a Comment

Follow by Email Untuk Ebook Novel Gratis

VIVA ID

statistics

Blog Archive

Powered by Blogger.

.

.