Google+

Facebook Me

Review Zyrex Sky 232 All Series Laptop Yang Nanggung Banget

Review Zyrex Sky / Celeron N3350/ Ultrabook / Harga Rp 3.000.000 - Zyrek Sky merupakan sebuah line laptop keluaran brand lokal Zyrex, yang menarik perhatian saya adalah bentuknya yang sebelas dua belas dengan Macbook Air namun, dengan harga jual yang tentu saja jauh di bawah Apple. Bentuk mewah dan harga murah sangat menggiurkan saya untuk meminang Zyrex Sky ini namun, setelah riset mendalam  terpaksa mengurungkan niat untuk membeli dari brand lokal ini.


Ada banyak series dari Zyrex Sky ini, sebuat saja Zyrex Sky 323,  Zyrex Sky 323 S,  Zyrex Sky Extreme dan Zyrex Sky Plus. Semua memiliki desain yang sama yakni ultrabook type namun, memiliki perbedaan pada build in material dan RAM. 


RAM Pas-Pasan
Salah hal major yang membuat saya mengurungkan niat membeli Zyrex Sky adalah, kapasitas RAM yang pas-pasan. Pada seri awal Zyrex Sky hanya dibekali RAM 2GB yang sudah pasti tidak akan mampu untuk mengesekusi beragam program Windows 10 lalu, muncul seri Zyrex Sky S dan Extreme yang mengalami peningkatan RAM menjadi 3GB namun, tetap nggak terlalu mumpuni untuk Windows 10 jangan heran akhirnya, Zyrex Sky kembali meluncurkan varian terbaru mereka yakni, Zyrex Sky Plus dengan RAM 4GB yang merupakan kapasitas RAM paling minimal untuk menjalankan Windows 10. Parahnya, semua seri Zyrex Sky nggak ada yang bisa untuk upgrade RAM bahkan, kalau anda tetap nekat untuk membuka body super tipis Zyrex Sky ini, hanya akan menemukan kekecewaan sebab RAM onboard. 


Kapasitas Hardisk Sekarat  
  
Demi desain ultrabook, Zyrex Sky ini nggak menggunakan hardisk tapi SSD. Memang SSD jauh lebih cepat dari pada hardisk namun, Zyrex Sky hanya memberi slot SSD pada seri terbaru Zyrex Sky sementara seri sebelumnya harus puas dengan slot micro sd dan kapasitas storage eMMC 32GB itupun setelah diinstal Windows 10 hanya akan tersisa 19-15GB saja. Selain seri Plus, mau nggak mau anda harus pintar-pintar untuk menyimpan data di hardisk eksternal ataupun sd card.  


Suara Kecil

Semua seri Zyrex Sky nampaknya menggunakan speaker audio yang sama sebab, dibanding dengan laptop seri lain di rentang harga yang sama, suara keluaran Zyrex Sky ini lemah sekali. Dalam volume penuh pun terasa nggak puas bahkan sember. Mau nggak mau harus colok speaker eksternal biar puas dan kedengaran berkelas.

Overall
Dari sini saya berinisiatif untuk mengambil Zyrex Sky Plus saja, Ram 4GBnya paling mulus untuk menjalankan Windows 10 namun, storage eMMC yang hanya 32GB ini cukup memberatkan sekalipun saya membeli ssd, sisa storage yang sekarat sungguh tidak masuk akal. Bayangkan sisa 19-15GB setelah instal dan upgrade Windows 10 bisa apa? Belum lagi kalau saya download apps lain di Windows store seperti facebook, whatsapp, apps editing foto bahkan, untuk windows office saja digantikan oleh WPS office? 

Memang kita bisa memindahkan instalan OS ke SSD sehingga storage internalnya tetap lega namun, lagi-lagi setelah saya lihat caranya yang lumayan rumit, saya langsung mengurungkan niat sebab, untuk apa beli laptop ultrabook yang portable dan seharusnya memudahkan dalam segara urusan tapi, ujung-ujung mau pakai saja harus pusing dulu? 

Terus terang saya nggak ngerti dengan pola pikir orang-orang dibalik Zyrex Sky ini, kasih RAM minimal 4GB dan storage 128 atau 250GB saja, dengan desain super mewah dijamin brand Zyrex Sky ini laris manis sebab, secara build in material Zyrex Sky sama sekali nggak mengecewakan, terlebih seri extreme yang full metal. Bahkan dibandrol 4 jutaan pun masih mampu bersaing dengan brand-brand global, dari pada hanya mengejar murah tapi hasilnya nanggung begini?  

No comments:

Post a Comment