Resensi : Spring In London, Novel Garing!

Gue nggak pernah sebosan ini dalam meresensi novel, awalnya memang iseng mau coba baca novel di tab. Jadi cari sana-sini ebook dan dapatlah novel karya Ilana Tan yang berjudul Spring In London, memang novel ini sudah lama malang-melintang dan Ilana Tan sendiri brand holder.  Sampai gue putusin buat coba baca Spring In London.

Mulai cerita:

Danny Jo model Korea yang tinggi dan ganteng (so tipikal) merasa sudah bosan dengan kariernya dan coba dibidang lain jadi asistant sutrada sebuah video klip, singkat cerita di proses shooting inilah Danny Jo cinlok sama perempuan Jepang keturunan Indonesia bernama Naomi. Dari sini tarik ulur yang sama sekali nggak jelas terjadi, sampai gue pengen muntah bacanya.

Titik konfliknya secara tiba-tiba Naomi memutuskan untuk pergi meninggalkan Danny Jo dan si  Jo ini juga melepaskan Naomi tanpa ada penjelasan. Setelah dua tahun Danny Jo berangkat ke Jepang buat cari si Naomi lagi dan lo semua tahu apa? Ternyata kenapa si Danny Jo biarin Naomi pergi karena pernah liat Naomi jalan mesra sama pria lain. Pas ketemu di Jepang si Naomi bilang "itu adik kembar aku" dan Danny Jo lupa kalau Naomi punya adik kembar. Dalam sekejap cinta kembali bersemi dan mereka disorakin oleh semua orang sekitar. (Apa sih? Anti  klimak!)



 Overall

Tokoh standar jalan cerita garing dan mudah ditebak, plotingan linear datar sekalipun pake epilog dan prolog cerita udah hambar dari lima lembar pertama! Plus anti klimak! Nyaris nggak ada konflik berarti.

Nilai jual background Korea dan London sama sekali gagal! Sebab  Hyde Park, Serpentine Lake, London West End, Mayfair, London Eye, sama Covent Garden semuanya hasil searchingan di google, jadi tidak terasa personal.

Jadi overall penutup seri season Ilana Tan ini memang bikin ngantuk banget, mungkin karena gue seorang lelaki jadi rada-rada gimana getuh bacanya. But today cerita semacam ini sudah banyak bertebaran di FTV, so what new?





5 comments:

  1. Minat orang itu beda beda, kesukaannya pun beda beda, cara berpikir nya juga beda beda. Yang pasti itu hak masing masing orang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama aja review juga adalah hak dan selera masing-masing orang.

      Delete
  2. dasar mulut sampah ! kaga bs nulis pake menghina org segala. kaya karya lu masuk standar aja, di bawah standar aja gua rasa kurang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear abg ababil, kalau orang ngeluarin produk pasti ada yang review baik itu buruk atau bukan. Silahkan main ke goodreads dan baca review pembaca yang lebih ahli, anda menyedihkannya gue bingung karya apa? Udah gituh anonymous kaga pake nama asli. Walaupun kedetec proxynya, and yes i know your adress anda perempuan menyedihkan. Get a life.

      Delete
  3. kyaknya anda ga baca dengan cermat dan ga jelasin dengan benar. Danny Jo pisah sama Naomi karna skandal di masa lalu Naomi, yaitu kakak Danny Jo pernah memperkosa Naomi. Karna Danny Jo ga mau maksain perasaannya dia kasih waktu ke Naomi buat sendiri, tapi setelah 2 tahun berlalu Danny Jo datang ke Jepang dan salah paham soal saudara kembar Naomi. Jadi yg anda jelasin itu cuma konflik kecilnya bukan masalah intinya. Kalau mau resensi tolong dibaca yang baik dan dijelaskan yang benar suapaya org ga salah paham. JBU

    ReplyDelete